
Kegiatan berbagi kasih dilakukan oleh Yayasan Advent Peduli Indonesia (YAPI) Kupang di desa Tesi Ayofanu, Kab. Timor Tengah Selatan. Dua ratus orang anak-anak sekolah dasar dan puluhan orang tua hadir mengikuti acara.
Oct 10, 2023, 8:28 AM
Ketua rombongan Ibu Grace Loupaty dan di dampingi Ibu Vera Thene juga 15 orang muda membagikan kasih Kristus melalui buku-buku rohani, traktat, juga melawat dan berdoa di rumah-rumah warga. Karena kasih Yesus, jarak yang begitu jauh dari Kupang ke desa ini ditempuh dengan lancar, dan mengumpulkan saudara semua untuk berbagi kasih dengan masyarakat desa Tesiayofanu. Dua ratus orang anak-anak sekolah dasar dan puluhan orang tua hadir mengikuti acara. Hal luar biasa dapat membagikan berkat dengan hal-hal kecil.
Adapun tujuan kegiatan antara lain, menolong anak-anak menggunakan waktu Libur dengan bijaksana, menolong anak-anak untuk peduli kepada sesama, menolong anak-anak untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam memimpin, memadukan kegiatan penyegaran dari kepenatan rutinitas belajar dan bekerja dengan pelayanan, dan menolong anak-anak untuk terlibat aktif dalam menjalankan misi dan visi GMAHK dalam menyelesaikan pekerjaan Injil di seluruh dunia.
Acara didukung penuh oleh pemerintah desa. Dalam hal ini Kepala Desa karena ada kesibukan di pembukaan beliau tidak dapat menghadiri acara pembukaan tapi di acara penutupan beliau yang menutup kegiatan.

Tidak pernah terbayangkan perjalanan yang cukup melelahkan namun terbayarkan dengan sambutan hangat masyarakat desa untuk kegiatan Mission Trip Advent Peduli (MTAP). Begitu bahagianya anak-anak yang dilayani dengan lagu-lagu pujian, membaca Alkitab, mendengar cerita Alkitab. Memang cocok apa yang Yesus katakan, “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku karena mereka inilah yang akan mewarisi kerajaan Surga.” Banyak berkat untuk masyarakat yang hadir mulai dari 123 anak + 25 orang tua dan sampai hari terakhir 200 anak dan orang tua menghadiri acara tersebut.
Ibu Grace Loupaty menyampaikan kepada awak media, “Tidak pernah terbayangkan perjalanan yang cukup melelahkan namun terbayarkan dengan sambutan hangat masyarakat desa untuk kegiatan Mission Trip Advent Peduli (MTAP).” Adapun kegiatan yang dilakukan dimulai dengan anak-anak datang dan mengikuti pendaftaran, lagu-lagu anak-anak diputar setelah acara di mulai dengan doa belajar dan bernyanyi 3 lagu inti + 1 lagu tambahan ( Yesus cinta anak2, Yesus cinta yg kecil sperti saya, Anak-anaklah Permata yg bercahaya), dilanjutkan dengan mendengar cerita kesehatan( hari 1 ttg menjaga tubuh dan cuci tangan), lalu kegiatan menempel ( karena hari kegiatan hanya 2 hari dan jam mulai sudah jam 3 sore maka kegiatan di ramu dan lakukan sesuai waktu). Semua anak yg sudah selesai menempel gambar, digunting kukunya dan dicuci tangannya menggunakan alkohol (air sukar karena musim kemarau), lalu bernyanyi lagi memperdalam lagu untuk penamatan. Sementara anak2 berkegiatan, maka anak-anak SMK Kesehatan melakukan tindakan tensi darah kepada orangtua yg hadir. Setelah semua selesai makanan di bagikan untuk anak2, dan orang tua maka prasmanan sederhana. Kemudian semua pulang dengan bersukacita.”
Rasa syukur kepada Tuhan Yesus pelayanan bisa berjalan dengan baik walau sempat ada penolakan dari pihak tertentu, namun karena pemerintah desa sudah memberikan izin sehingga pelayanan berjalan sesuai dengan rencana.

Kesaksian dari Ibu Vera, “Rasa syukur kepada Tuhan Yesus pelayanan bisa berjalan dengan baik walau sempat ada penolakan dari pihak tertentu, namun karena pemerintah desa sudah memberikan izin sehingga pelayanan berjalan sesuai dengan rencana. Tuhan itu baik saya bisa bercerita tentang Yesus dan bernyanyi bersama-sama anak-anak desa.” Ibu Vera bercerita kepada awak media.
Bapak Kepala Desa di acara penutupan kegiatan menyampaikan kata sambutannya, “Karena kasih Yesus jarak yang begitu jauh dari Kupang ke desa kami ini menghantarkan basudara semua untuk berbagi kasih dengan masyarakat desa Tesiayofanu. Kasih Yesus terbawa dengan tulus dalam pelayanan (MTAP), saya selaku pemerintah desa Tesiayofanu mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu-Ibu dan orang muda membagikan berkat kepada masyarakat desa. Kami berharap pelayanan ini tidak hanya kali ini namun kami tunggu di acara berikutnya.”
Di saat tim pulang berpamitan, panitia mengucapkan terimakasih untuk kepala desa dengan memberikan hadiah berupa buku kesehatan dan buku Kemenangan Akhir, juga memberikan kepada ibu Pendeta dan keluarganya pakaian, juga sandal untuk anak-anaknya. Hasilnya hanya akan kita lihat di masa kekekalan. Kita hanya harus melakukan perintah Yesus dalam Roma 12: 20-21. (
***HCI-NTT/Walkhot Silalahi/
ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Jemaat Distrik Aceh Tenggara A menggelar Pawai Kesehatan di Desa Muara Situlen dengan membagikan buah jeruk, traktat kesehatan, dan buku rohani. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kesehatan jasmani dan pertumbuhan rohani.
Outreach Ministry mengadakan kegiatan berbagi di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan pembelajaran “Peran Nabi” oleh Pdt. James Situmorang yang diikuti 50 peserta. Kegiatan dilanjutkan pembagian lunch box, sementara di Jakarta Barat juga dibagikan buku Kemenangan Akhir dan booklet New Start kepada warga.
Temukan makna merdeka rohani menurut Alkitab melalui kebebasan dari dosa, pembaruan hati, hidup dalam kebenaran, kasih yang melayani, dan pengharapan kekal di dalam Kristus. Sebuah renungan yang mengajak kita mengalami kebebasan sejati yang mengubah hidup setiap hari.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres menggelar pelayanan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Bertema “Jadilah Tuhan: Kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga”, ibadah diikuti 70 warga binaan serta diakhiri dengan pembagian 70 paket makan siang.
GMAHK Anna Maria Leiwakabessy Medan bersama BWA berbagi tali kasih ke Panti Asuhan YAPI pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian, kasih Kristus, dan dukungan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta kebersamaan.
Pelayanan Jehovah Rapha kembali melayani 60 warga binaan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 6 Agustus 2026. Melalui khotbah “Meluruskan Jalan”, kesaksian iman, doa, dan pembagian makan siang, ibadah ini menguatkan harapan serta mengajak jemaat untuk percaya penuh kepada Tuhan.
Hope Channel Indonesia meresmikan studio baru di Gedung Pertemuan Advent DKI Jakarta pada 4 Agustus 2026. Acara ini dihadiri pimpinan Hope Channel International, SSD, dan gereja Advent se-Indonesia sebagai langkah memperkuat produksi tayangan yang berkualitas dan berdampak positif.
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.