
Kantor GMAHK UIKB Bagikan Makan Siang Khusus Ojek Online di Jakarta
Eppy ManuJakartaMar 31, 2020, 3:49 AM
JAKARTA. HCI || Menyikapi persebaran Covid-19, di Jakarta yang akan berdampak pula pada pendapatan ekonomi para Ojek Online, (OJOL), maka Kantor Uni Indonesia Kawasan Barat lakukan pembagian makanan siang Khusus Para Ojek Online yang ada di Jakarta. Minggu (30/30/2020)
Kegiatan tersebut dilakukan di halaman depan kantor Pusat Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh (GMAHK) Uni Indonesia Kawasan Barat, Jl. Jl. Letjen M.T. Haryono Blok A Kav. 4-5, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan.
Ketika ditemui media, Direktur Departemen Komunikasi Uni Indonesia Kawasan Barat, Pdt. David Panjaitan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu saudara saudara yang terdampak wabah Covid-19.
"Ini dilakukan untuk membantu saudara saudara kita yang terdampak wabah Covid-19" ungkapnya.
Ia melanjutkan bahwa pembagian makan siang ini melibatkan sekitar 100 para pengemudi Ojek Online dan 100 nasi bungkus sehat dibagikan.
"Kami menyedaikan nasi bungkus sehat dan sederhana sebanyak 100 bungkus" lanjutnya.
dirinya berharap bahwa hal ini akan membantu mereka yang terdampak wabah Covid-19 khususnya para Ojek Online, dan secepatnya wabah ini dapat berakhir sehingga kehidupan ekonomi dapat berlangsung normal.
"Harapannya, semoga bisa membantu mereka yang terdampak, khsusunya driver OjOl atau Ojek Online' dan secepatnya ini berlalu sehingga ekonomi warga kembali normal" ungkapnya.
Kegiatan ini akan dilakukan setiap pukul 12.00 WIB dan dilakukan dari hari Minggu hingga hari Jumat serta dilangsungkan selama dua bulan kedepan. "kita akan melayani setiap jam 12.00 WIB dari hari minggu sampai jumat dan selama 1-2 bulan kedepan hingga wabah ini berkurang" tutupnya.
Bagikan berita ini...
Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.
Peninjauan Pdt. Poltak Sihombing di SLA Nusra menindaklanjuti bantuan mesin cetak batako dari ASI. Program ini bertujuan menambah pendapatan sekolah, membuka peluang usaha, serta memberdayakan tim lokal dengan harapan berkembang dan berdampak bagi gereja dan masyarakat.
Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.
Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.









