
ADRA Berada Di Garis Depan Tanggulangi Kebutuhan Krisis Kemanusiaan di Ukraina
Mar 18, 2022, 8:24 AM
JAKARTA. Hopechannel.id || Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari dua juta orang telah melarikan diri dari Ukraina. Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi menyebutnya sebagai eksodus, krisis pengungsi dengan pertumbuhan tercepat di Eropa sejak Perang Dunia II. Selain itu, diperkirakan ada 6,7 juta orang yang mengungsi di dalam negeri. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan memperkirakan bahwa 18 juta orang kemungkinan akan terkena dampak keadaan darurat ini.
Sebelum perkembangan terakhir, 2,9 juta orang di Ukraina timur bergantung pada bantuan kemanusiaan. Eskalasi saat ini menyebabkan migrasi massal ke negara-negara tetangga Polandia, Slovakia, Rumania, Hongaria, dan Moldova. Penduduk sipil lah yang menanggung konsekuensi dari perang ini, karena infrastruktur dan layanan publik runtuh.
ADRA dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Eropa menyatakan keprihatinan mendalam mereka terhadap orang-orang yang terkena dampak konflik bersenjata di Ukraina.
ADRA Eropa, yang didukung oleh otoritas nasional masing-masing, lembaga amal, gereja, dan donor individu, sangat tersentuh oleh penerbangan orang-orang yang penuh ketakutan. Ini terutama wanita dan anak-anak yang terpaksa meninggalkan rumah dan keluarga mereka, tergantung pada belas kasihan dan niat baik orang lain. Tidak diragukan lagi, mereka adalah tetangga kita.
Kehadiran ADRA di garis depan terus menanggapi kebutuhan orang-orang yang terlantar akibat perang. Dengan keterlibatan ratusan sukarelawan Advent, tim ADRA telah memberikan dukungan penuh terhadap kemanusiaan di Ukraina, negara-negara tetangga dan komunitas lainnya. (**/red/tim/ARDA
Bagikan berita ini...
Rumah Sakit Advent Medan menerima piagam penghargaan dari Rico Tri Putra Bayu Waas atas dukungan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bentuk sinergi dengan Pemerintah Kota Medan untuk pembangunan berkelanjutan.
Perawat RS Advent Medan meraih prestasi dalam lomba Hand Hygiene PERSI wilayah Sumatera Utara melalui peragaan Tarian Nusantara, sebagai pesan penting menjaga kebersihan tangan. Kemenangan ini menegaskan komitmen RS Advent Medan terhadap mutu pelayanan, profesionalisme, dan keselamatan pasien.
Pelayanan rohani Jamahan Iman Outreach Ministry di Lapas Salemba menguatkan iman 90 warga binaan melalui ibadah bertema “Melkisedek”, Firman Tuhan, pujian, kesaksian iman, serta pembagian berkat jasmani.
Kunjungan kasih SD–SMP Advent 4 Medan ke Panti Asuhan Jesyka Gloria sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak, diisi doa, pujian, nasihat, serta penyerahan bingkisan sembako untuk memberi semangat dan harapan baru.
Kunjungan edukasi SD Advent 1 Medan ke Sekolah Alam Gemari memperkenalkan pembelajaran luar ruang melalui eco enzyme, kokodama, dan aktivitas alam untuk mendukung pendidikan seimbang serta pengembangan mental dan minat bakat siswa.
KPA Keluaran RS Advent Medan menutup kegiatan 10 Hari Berdoa dengan menyalurkan donasi Rp4.550.000 kepada siswa-siswi Perguruan Advent 4 Medan sebagai wujud kepedulian dan kasih melalui pelayanan nyata.
Aksi donor darah RS Advent Medan bersama PMI bertema Sehat Bersama Berbagi Nyawa digelar di Gedung Serba Guna, diikuti puluhan peserta, dilengkapi mini MCU, serta bertujuan menolong sesama melalui setetes darah yang penuh harapan.
Penandatanganan PKS 2026 antara GMAHK Jehovah Rapha Paspampres dan Rutan Kelas I Pondok Bambu berlangsung penuh sukacita, meneguhkan kerja sama pembinaan, pelayanan rohani, serta peningkatan kualitas pemasyarakatan bagi warga binaan.
Kegiatan ARC Peduli Cisarua, Bandung oleh Advent Respon Cepat (ARC) Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi ratusan penyintas longsor melalui kolaborasi dengan GMAHK Jemaat Parongpong dan mahasiswa UNAI, sebagai wujud kepedulian dan penguatan bagi para korban.
JAKARTA.hopechannel.id || Dalam suasana penuh kekhidmatan dan doa, Andy Aaron Fina, SE., M.Ak., Ak., CA., ACPA resmi ditetapkan sebagai Bendahara Hope Channel Indonesia untuk masa jabatan 2026–2030.Penetapan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, sebagai bagian dari peresmian kepemimpinan pelayanan Hope Channel Indonesia.









