Lahar Panas Gunung La Palma  Begini Nasib Gereja Advent di Sana? Simak Selengkapnya di Sini
03 September La Palma Lava

Lahar Panas Gunung La Palma Begini Nasib Gereja Advent di Sana? Simak Selengkapnya di Sini

Oct 3, 2021, 11:40 AM

JAKARTA. hopechannel.id || 19 September 2021, letusan gunung berapi di La Palma mengirim lava mengalir melalui jalan-jalan di daerah berpenduduk, membakar rumah dan menghancurkan segala yang ada. Sekitar 10.000 orang sedang dievakuasi dari pulau itu. Lalu bagaimana dengan Gereja Advent yang ada di sana?

Dilansir dari Adventist.news pendeta Advent di La Palma, Maicer Romero, menyebutkan letusan tersebut tidak mempengaruhi Gereja. karena jalur lahar, menuju pantai, dan hanya menyebabkan relokasi satu anggota gereja dan keluarganya.

“Rumah saudara kami tidak terpengaruh untuk saat ini, dan kami berdoa agar tetap demikian,” ungkap Romero. “Jika lahar mengikuti jalannya, bahaya akan berlalu. Namun, kami terus berdoa untuk perlindungan Tuhan karena para ilmuwan mengatakan bahwa mereka membutuhkan 48 jam untuk menghitung durasi dan perjalanan letusan. Kami juga berdoa untuk para korban.” Lanjutnya.

Pastor Romero berkomentar bahwa letusan La Palma mempengaruhi area rumah di sekitar kaki gunung. Dan tidak mempengaruhi kota-kota utama. Lava sedang menuju pantai dan diperkirakan akan mengikuti jalur ini, membebaskan Llanos dan El Paso dari bahaya.

“Tidak ada kerusakan materi, baik [untuk] gereja maupun [untuk] properti saudara-saudara,” lanjut Romero. Gereja Advent Sedang Mempersiapkan Rencana untuk Membantu Mereka yang Terkena Dampak

Pastor Romero tetap berhubungan dengan Noelia Garcia Leal, walikota Los Llanos de Aridane, dimana sebagian besar orang yang ditampung kembali berada. Menurut Romero, jika diperlukan, bantuan ADRA akan dioperasikan, namun pada prinsipnya tidak perlu karena bantuan langsung ditanggung oleh pemerintah.

Pastor Romero Meminta Doa dari Seluruh Gereja

“Ini masa yang sulit karena yang paling rugi adalah perkebunan pisang. Ini mengerikan karena mereka adalah mata pencaharian banyak orang di La Palma. Juga, daerah yang terkena lahar tidak akan bisa ditanami, ”kata Romero.

Untuk diketahui bahwa Aktivitas vulkanik di La Palma telah berhenti sejak letusan Teneguía pada tahun 1971 . Namun, pada tahun 2017, aktivitas seismik aktif kembali. Hingga kejadian terakhir yang paling intens ini, terjadi pada 11 September.

Mengenai durasi letusan, David Calvo, ahli geologi untuk Institut Vulkanologi Kepulauan Canary (Involcan), telah menunjukkan bahwa durasi letusan "benar-benar tidak dapat diprediksi" selama para ahli tidak jelas tentang energi yang ada. sedang dirilis. Sementara itu, direktur Involcan, Nemedio Perez, berkomentar bahwa letusan gunung berapi La Palma bisa berlangsung beberapa minggu, jika tidak beberapa bulan. (**/red

(** Artikel ini telah ditayang di adventist news dengan judul “Volcano erupts on Spain’s Canary Island, But Does Not Affect the Adventist Church so far”

Bagikan berita ini...

Pelayanan JRp di Lapas Pondok Bambu

GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.

Mengapa Salib Menjadi Kuasa bagi Orang yang Diselamatkan?

Salib Kristus menjadi kuasa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pelajari mengapa pengorbanan Yesus di kayu salib membawa pendamaian, keselamatan, dan hidup baru, sekaligus menjadi pembeda antara mereka yang menerima dan menolak anugerah Allah.

Jehovah Rapha Melayani di Rutan Pondok Bambu

Jehovah Rapha melayani ibadah di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 2 Juli 2026 dengan tema "Rut dan Boas". Melalui firman Tuhan, sekitar 60 warga binaan dikuatkan untuk hidup dalam kesetiaan kepada Tuhan, disertai pembagian makan siang dan kesaksian yang menguatkan iman peserta.

Jamahan Iman dan Outreach Ministry Layani Warga Binaan Lapas Salemba

Pelayanan Jamahan Iman bersama Outreach Ministry mengadakan ibadah di Lapas Salemba, Jakarta, yang menguatkan sekitar 90 warga binaan melalui firman bertema harapan dan percaya kepada Tuhan. Kegiatan ditutup dengan pembagian 90 nasi kotak sebagai wujud kasih dan kepedulian.

Rumah Sakit Advent Medan Lakukan Charity Clinic Di Desa Limbong, Kabupaten Samosir

Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar Charity Clinic atau pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Limbong, Kabupaten Samosir. Sebanyak sekitar 90 warga menerima pemeriksaan kesehatan, kacamata baca gratis, konseling, dan doa sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Pelayanan Ibu Bijak Ministry di Yayasan Rumah Roti Adeline

Ibu Bijak Ministry menggelar pelayanan kasih di Yayasan Rumah Roti Adeline, Bekasi, melalui ibadah bertema “Hati yang Gembira adalah Obat yang Manjur”, pemberian bantuan sosial, dan penguatan rohani bagi sekitar 70 lansia serta penyandang disabilitas yang diasuh yayasan.

Menumbuhkan Harmoni Melalui Ruang Dialog Antarumat Beragama di Indonesia

Dialog antarumat beragama menjadi salah satu kunci menjaga persatuan Indonesia yang majemuk. Melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih dalam, masyarakat dapat membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai.

Kayu Aras, Hisop dan Kirmizi (Bilangan 19)

Pelajari makna mendalam kayu aras, hisop, dan kain kirmizi dalam Bilangan 19. Ketiga simbol ini menunjuk kepada pengorbanan Yesus Kristus yang menyucikan, menebus, dan memberikan hidup kekal bagi manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.

Pelayanan Ibu Bijak Ministry di Rumah Singgah Jatiasih

Ibu Bijak Ministry menyalurkan bantuan sosial ke Rumah Singgah Jatiasih dan Panti Jompo Jatiasih, Bekasi, serta melayani warga binaan Lapas Perempuan Pondok Bambu. Didukung donatur dari AS, pelayanan ini menghadirkan bantuan pangan, firman Tuhan, dan pengharapan bagi mereka yang membutuhkan.

JRP Layani Warga Binaan Rutan Pondok Bambu

Jehovah Rapha Paspampres mengadakan pelayanan Firman Tuhan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 4 Juni 2026. Dengan tema “Menjaga Api Tetap Menyala”, ibadah yang dihadiri 60 warga binaan menghadirkan penguatan iman, kesaksian penuh harapan, serta pembagian 60 lunch box sebagai wujud kasih.