
Hope Channel Indonesia Lakukan Pelatihan di Timor Leste, Simak Selengkapnya di Sini
Apr 29, 2022, 6:13 AM
JAKARTA. Hopechannel.id || Hope Channel Indonesia melakukan kunjungan ke Negara Timor Leste guna melakukan pelatihan bagi orang-orang muda dan orang-orang yang tertarik dengan media di seluruh Timor Leste. Yang nantinya melalui pelatihan ini akan terbentuknya Hope Channel Timor Leste.
Kepada media ini, Manajer Produksi Jefri Siadari menuturkan bahwa Tim Hope Channel Indonesia yang hadir adalah Direktur Hope Channel Indonesia, Pdt Michael Palar, Manajer Broadcasting, Steven Mandey, dan Manajer Produksi Jefri Siadari. “Jadi yang melakukan perjalanan ke sana ada 3 orang ada Pdt Michael Palar, Manajer Broadcasting, dan Manajer Produksi” Jelas Jefri.
Perjalanan menuju Timor Leste tuturnya dilakukan menggunakan mobil dari Kota Kupang Nusa Tenggara Timur menuju perbatasan Atambua, setibanya di Atambua dilakukan pengurusan administrasi untuk penyebrangan kemudian melanjutkan perjalanan hingga pusat Kota Dili.
“ Perjalanannya karena kesana penerbangan dimulai dengan menuju Kupang NTT dan disambut dengan ketua daerah Nusa Tenggara, dan kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan mobil ke Atambua. Untuk mengurus administrasi kemudian melakukan penyebrangan dari Atambua dan disambut di sana oleh officers Timor Leste dan melakukan perjalanan ke Dili di Kantor Daerah di sana” Tutur Jefri
Lebih lanjut dikatakan bahwa setibanya di Timor Leste di hari pertama dilakukan pelatihan dengan memberi pemahaman kepada peserta tentang dampak dari media sosial berdasarkan perkembangan saat ini. “Hari pertama kita buat pelatihan yang pertama kita kasi intro dulu tentang dampak media supaya semangat mereka membara” Ungkapnya.
Selain itu untuk negara Timor Leste berdasarkan survei yang dilakukan StatCounter didapati bahwa sekitar 99,28% masyarakat Timor Leste menggunakan media sosial Facebook untuk berinteraksi.
Melihat akan potensi yang ada maka di hari kedua tim Hope Channel Indonesia melanjutkan dengan pembuatan konten yang baik dan benar mulai dari pra produksi, produksi dan pasca produksi. “Setelah itu hari berikutnya kita lanjut dengan bagaimana memproduksi konten yang baik bagaimana mengedit. Jadi mulai dari pra produksi, produksi, dan pasca produksi” Jelas Jefri.
Setelah itu, di hari berikutnya dilakukan pelatihan dengan langsung mempraktekan apa yang telah didapat di hari sebelumnya.
Dari hasil yang telah mereka lakukan, ungkapnya bahwa sudah bagus tinggal bagaimana mengembangkan setiap konten yang ada.
Antusiasme orang-orang muda untuk terlibat dalam pelatihan tersebut dilahat dari semangat mereka yang hadir, dengan hasil yang mereka lakukan. “Kalau kita lihat betapa antusiasnya mereka yang hadir dan hasil-hasil yang mereka lakukan itu sudah bagus mungkin ada beberapa yang perlu untuk ditingkatkan tapi untuk hal yang awal ini sudah sangat bagus”.Jelas Jefri
Puncak kegiatan di Timor leste adalah dengan dibentuknya Hope Channel Timor Leste Club yang diharapkan dengan Club ini akan terus semangat bekerja dalam membantu mission memproduksi konten yang meanrik dan mempersiapkan segala cara untuk membangun sebuah televisi. “Dan di sana juga telah dilakukan peresmian Hope Channel Timor Leste Club. yang diharapkan akan berpacu untuk membantu mission untuk mempersiapkan semua sehingga kedepan bisa menjadi sebuah TV dan mereka inilah yang akan membuat konten-kontennya juga” Tutup Jefri (**/red/HCI
Bagikan berita ini...
Apr 16, 2026
Membangun Toleransi Antar Agama: Pentingnya Menghindari Prasangka terhadap Perbedaan Keyakinan
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres mengadakan Perjamuan Suci di Rutan Pondok Bambu pada 2 April 2026, diikuti 60 warga binaan dengan pembasuhan kaki, firman Tuhan oleh Pdt. James Situmorang, kesaksian Dewi Ariesta, serta pembagian makan siang, berlangsung penuh berkat dan sukacita.
Pemuda Advent Distrik Simalungun Selatan 2 mengadakan pelayanan masyarakat dalam rangka Global Youth Day 2026 di Desa Panei Tongah dengan membagikan jamu dan sabun cuci piring gratis, sebagai wujud kasih dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.
Pemuda Jemaat Bukit Karmel Mandala mengadakan pelayanan masyarakat dengan membagikan 50 paket makanan, minuman, dan buku rohani kepada warga sekitar, sebagai wujud nyata kasih Kristus yang menyentuh kebutuhan jasmani dan rohani.









