
Dua Pendeta Muda di Palopo Tana Toraja Di Urapi, Ini Pesan Ketua Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur
Aug 9, 2022, 7:35 AM
LUWU TANA TORAJA. Hopechannel.id || Pengurapan dua pendeta muda yakni Pdtm. Oktavianus Rantin dan Pdtm. Daud Palondongan berlangsung di GMAHK Jemaat Palopo pada 6 agustus 2022
Acara ini dipimpin langsung oleh Pdt. Samuel Yotam Bindosano selaku Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT) didampingi oleh Pdt. Ronald Rantung selaku Sekretaris Eksekutif, Bpk. Jeffry Ismail selaku Bendahara, Pemimpin Departemen UKIKT, dan Pdt. Imanuel Lisupadang selaku Ketua GMAHK Daerah Misi Luwu Tana Toraja.
Dalam khotbahnya Pdt. Samuel Yotam Bindosano mengingatkan kepada kedua pendeta untuk terus lebih giat dalam memberitakan kebenaran. “Menjadi pendeta penuh itu adalah sebuah otorisasi dari Tuhan dan bukan sebuah pemberian atau hadiah dari pimpinan Gereja. Seorang pendeta diurapi dengan tujuan untuk menambah jumlah dari orang-orang percaya, mengorganisir jemaat, membuka wilayah baru dan jemaat-jemaat baru.”
Lanjutnya, “Tugas yang lain adalah menggembalakan umat-umat Tuhan yang dipercayakan kepadanya dan penggembalaan adalah sebuah tanggung jawab kepada Tuhan”. Ia juga menjelaskan kepada kedua pendeta dan anggota jemaat yang hadir tentang sucinya tugas seorang pendeta diurapi melalui pengalaman hidup nabi Elisa yang diurapi oleh Elia dalam (1 Raja-raja 19:15-21).
Melalui acara ini kiranya kedua pendeta yang telah diurapi dapat berdedikasi penuh dalam pelayanan pekerjaan Tuhan sehingga bertambahnya jumlah orang-orang percaya dan dapat membuka ladang baru. (**red/tim/ artikel ini telah di tayang di sdaeiuc.org)
Bagikan berita ini...
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres mengadakan Perjamuan Suci di Rutan Pondok Bambu pada 2 April 2026, diikuti 60 warga binaan dengan pembasuhan kaki, firman Tuhan oleh Pdt. James Situmorang, kesaksian Dewi Ariesta, serta pembagian makan siang, berlangsung penuh berkat dan sukacita.









