Hope Channel Indonesia
  • Live
  • Shows
  • News
  • Articles
  • Hope Storage
    • Hope Asset ABC
    • Hope Asset DE
Network
Donate
  • Live
  • Shows
  • News
  • Articles
  • Hope Storage
    • Hope Asset ABC
    • Hope Asset DE
Network

Explore

  • Articles
  • Live
  • News
  • Schedule
  • Shows

About

  • Donate
  • Team
  • Ways to Watch

Contact

Cookies preferences

Gedung Pertemuan Advent Jln. M.T. Haryono, Blok A, Kav 4-5, Jakarta Selatan, Indonesia

©2026 - Hope Channel Indonesia - Televisi yang mengubah hidup Anda.

We use cookies

We use cookies and other technologies to improve your browsing experience on our website, to show you personalized content and to analyze our website traffic to understand where our visitors are coming from.

These cookies are essential to provide you with services available through our website and to enable you to use certain features of our website. Without these cookies, we cannot provide you certain services on our website.

These cookies are used to provide you with a more personalized experience on our website and to remember choices you make when you use our website. For example, we may use functionality cookies to remember your language preferences or remember your login details.

These cookies are used to collect information to analyze the traffic to our website and how visitors are using our website. For example, these cookies may track things such as how long you spend on the website or the pages you visit which helps us to understand how we can improve our website site for you. The information collected through these tracking and performance cookies do not identify any individual visitor.

Cookies

YouTube

Video playback via YouTube embeds

These cookies are used to show advertising that is likely to be of interest to you based on your browsing habits. These cookies, as served by our content and/or advertising providers, may combine information they collected from our website with other information they have independently collected relating to your web browser's activities across their network of websites. If you choose to remove or disable these targeting or advertising cookies, you will still see adverts but they may not be relevant to you.

Home
Articles
Yesus dan Pelayanan-Nya di Perkotaan
Yesus dan Pelayanan-Nya di Perkotaan
Pelayanan Yesus

Yesus dan Pelayanan-Nya di Perkotaan

Apakah Yesus selalu melayani di pedesaan? Bagaimana Ia menjangkau perkotaan? Apa metodenya masih relevan bagi kita sekrang ini? Semuanya dikupas dari firman Tuhan di dalam Alkitab.

Jan 10, 2023, 11:00 AM

Banyak orang Kristen mengatakan bahwa pelayanan di perkotaan itu sulit. Tidak bisa dipungkiri penginjilan di perkotaan memiliki tantangannya sendiri: (1) Laju kehidupan yang begitu cepat sehingga kita mempertanyakan, “Apakah mereka akan ada waktu untuk mengikuti kegiatan ini?”; (2) Beragam kelompok dan identitas masyarakat yang sepertinya membutuhkan kita untuk mempelajari metode pendekatan yang berbeda-beda; dan (3) Krisis kebutuhan yang bermacam-macam yang dapat membuat kita merasa putus asa dalam membantu. Apakah hal-hal ini pernah Anda pikirkan atau alami? 

Mari kita belajar dari Pelayanan Yesus, Juruselamat kita, sendiri. Apakah Yesus selalu melayani di pedesaan? Bagaimana Ia menjangkau perkotaan? Apa metodenya masih relevan bagi kita sekrang ini? Semuanya dikupas dari firman Tuhan di dalam Alkitab. 

Awal Pelayanan Yesus

Beberapa orang membayangkan Yesus menghabiskan seluruh hidupnya di kota-kota kecil dan berjalan-jalan di padang gurun. Tetapi, gambaran Yesus dan dunia-Nya yang seperti ini sama sekali tidak benar.

Memang pada awal pelayanan-Nya Yesus banyak menghabiskan waktu di daerah Galilea di mana perumpamaan-perumpamaan dengan tema pedesaan sering dikabarkan: sang penabur dan benih, gandum dan ilalang, dan bunga bakung di ladang. 

Yesus dan Murid-murid-Nya
Yesus dan Murid-murid-Nya

Pelayanan Yesus di Kota-kota

Namun, pelayanan Yesus lebih banyak difokuskan di kota-kota di Palestina. Para cendekiawan modern percaya bahwa Kota Yerusalem di kala itu sedang berkembang pesat dan berpenduduk antara 55,000 sampai 90,000 orang.

Matius 9:35. Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Matius 11:1. Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka.

Lukas 13:22. Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.

Strategi Yesus dalam Pelayanan di Perkotaan

  1. Yesus mengirim murid-murid-Nya untuk berkhotbah di kota-kota

Yesus selalu memulai misi-Nya dengan seberapa yang ada, tidak harus puluhan atau ratusan orang. Ia mengirim murid-murid-Nya berdua-dua untuk masuk ke mana saja: rumah orang atau tempat umum. Ia mengingatkan mereka untuk memperlihatkan karakter dan tata krama yang baik. Dan, pekabaran atau pelayanan mereka hanyalah berfokus pada Kerajaan Allah dan berbagi kasih. Jika pun mendapat penolakan, mereka harus bisa move on dan melanjutkan misi di tempat lain. 

Matius 10:5, 11-14. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: ”Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,...Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.

Lukas 10:1, 8-16. Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya…Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu. Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah: Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

  1. Yesus membentuk banyak komunitas Kristen kecil di seluruh kerajaan Roma

Kata "gereja" dalam Perjanjian Baru adalah ekklēsia, yang berarti pertemuan atau perkumpulan; sebuah komunitas dan bukan bangunan gereja  (Kisah 19:32-41). Tidak ada bukti keberadaan sebuah bangunan gereja sampai abad keempat.

Seperti di Antiokhia, orang-orang Kristen di sana menonjol dari budaya di sekitar mereka dalam keyakinan dan nilai-nilai hidup, namun mereka melibatkan budaya sekitar mereka dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari mereka.

Kisah 11:22,26; 13:1. Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia…Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen…Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus. 

Komunitas tersenyum
Komunitas tersenyum

Relevansi Masa Kini

  • Pelayanan Yesus dan murid-murid-Nya di perkotaan terbilang dinamis.

Mengambil kesempatan yang ada, di mana saja, sebentar atau lama, benih-benih kebenaran mengenai kasih dan Kerajaan Sorga harus bisa ditanamkan.

  • Lebih dari metode pelayanannya, orang yang melayani harus dapat memberi kesan yang baik bagi orang yang ditemuinya.

Orang yang berintegritas dan memiliki sopan santun lebih dicari dan dapat dipercaya. Lebih indah lagi jika ada banyak komunitas seperti itu yang bisa ditemukan di perkotaan, seperti pada jemaat di Antiokhia. 

Dapatkah kita menghidupkan kembali reputasi orang Kristen mula-mula di zaman ini? Strategi Yesus adalah sebuah pola yang patut kita ikuti. Pelayanan Yesus harusnya menjadi sebuah model keterlibatan kita dengan dunia.

Read more
Investasi Kekal: Menyimpan Harta di Surga Melalui Iman dan Kesetiaan

Jul 23, 2026

Investasi Kekal: Menyimpan Harta di Surga Melalui Iman dan Kesetiaan

Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.

Mengapa Salib Menjadi Kuasa bagi Orang yang Diselamatkan?

Mengapa Salib Menjadi Kuasa bagi Orang yang Diselamatkan?

Salib Kristus menjadi kuasa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pelajari mengapa pengorbanan Yesus di kayu salib membawa pendamaian, keselamatan, dan hidup baru, sekaligus menjadi pembeda antara mereka yang menerima dan menolak anugerah Allah.

Menumbuhkan Harmoni Melalui Ruang Dialog Antarumat Beragama di Indonesia

Menumbuhkan Harmoni Melalui Ruang Dialog Antarumat Beragama di Indonesia

Dialog antarumat beragama menjadi salah satu kunci menjaga persatuan Indonesia yang majemuk. Melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih dalam, masyarakat dapat membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai.

Kayu Aras, Hisop dan Kirmizi (Bilangan 19)

Kayu Aras, Hisop dan Kirmizi (Bilangan 19)

Pelajari makna mendalam kayu aras, hisop, dan kain kirmizi dalam Bilangan 19. Ketiga simbol ini menunjuk kepada pengorbanan Yesus Kristus yang menyucikan, menebus, dan memberikan hidup kekal bagi manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.

“BEJANA PEMBASUHAN” (Keluaran 30)

“BEJANA PEMBASUHAN” (Keluaran 30)

Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.

“PELAJARAN DARI MASA DAN MERIBA” (Keluaran 17)

“PELAJARAN DARI MASA DAN MERIBA” (Keluaran 17)

Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.

Manna dalam Keluaran 16: Pelajaran Hidup Secukupnya dan Iman di Tengah Kekurangan

Manna dalam Keluaran 16: Pelajaran Hidup Secukupnya dan Iman di Tengah Kekurangan

Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.

Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Hasil Belajar Siswa

Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Hasil Belajar Siswa

Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.

Scroll Tanpa Henti: Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Mengganggu Kesehatan Mental

Scroll Tanpa Henti: Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Mengganggu Kesehatan Mental

Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.

Terafim dalam Kejadian 31: Arti, Fungsi, dan Pelajaran Iman dari Kisah Rahel

Terafim dalam Kejadian 31: Arti, Fungsi, dan Pelajaran Iman dari Kisah Rahel

Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.

Loading…