Hope Channel Indonesia
  • Live
  • Shows
  • News
  • Articles
  • Hope Storage
    • Hope Asset ABC
    • Hope Asset DE
Network
Donate
  • Live
  • Shows
  • News
  • Articles
  • Hope Storage
    • Hope Asset ABC
    • Hope Asset DE
Network

Explore

  • Articles
  • Live
  • News
  • Schedule
  • Shows

About

  • Donate
  • Team
  • Ways to Watch

Contact

Cookies preferences

Gedung Pertemuan Advent Jln. M.T. Haryono, Blok A, Kav 4-5, Jakarta Selatan, Indonesia

©2026 - Hope Channel Indonesia - Televisi yang mengubah hidup Anda.

We use cookies

We use cookies and other technologies to improve your browsing experience on our website, to show you personalized content and to analyze our website traffic to understand where our visitors are coming from.

These cookies are essential to provide you with services available through our website and to enable you to use certain features of our website. Without these cookies, we cannot provide you certain services on our website.

These cookies are used to provide you with a more personalized experience on our website and to remember choices you make when you use our website. For example, we may use functionality cookies to remember your language preferences or remember your login details.

These cookies are used to collect information to analyze the traffic to our website and how visitors are using our website. For example, these cookies may track things such as how long you spend on the website or the pages you visit which helps us to understand how we can improve our website site for you. The information collected through these tracking and performance cookies do not identify any individual visitor.

Cookies

YouTube

Video playback via YouTube embeds

These cookies are used to show advertising that is likely to be of interest to you based on your browsing habits. These cookies, as served by our content and/or advertising providers, may combine information they collected from our website with other information they have independently collected relating to your web browser's activities across their network of websites. If you choose to remove or disable these targeting or advertising cookies, you will still see adverts but they may not be relevant to you.

Home
Articles
Wanita Pekerja di Alkitab: Dalam Pemerintahan
Wanita Pekerja di Alkitab: Dalam Pemerintahan
Wanita pekerja dalam pemerintahan

Wanita Pekerja di Alkitab: Dalam Pemerintahan

Wanita yang bekerja di luar rumah merasa dihakimi karena dikira telah kehilangan panggilan keibuan-nya. Wanita yang bekerja di dalam rumah merasa gelisah melihat pencapaian temannya yang bekerja di luar rumah. Jadi, di mana titik idealnya?

Feb 9, 2023, 7:44 AM

Salah satu pertanyaan yang dapat membuat wanita merasa campur aduk: gelisah, malu, bangga, atau dihakimi, adalah “Kamu kerja?.”

Di antara orang Kristen, seharusnya tidak demikian, tetapi sayangnya, banyak yang dapat membuktikannya. Wanita lajang mungkin merasa bahwa mereka kehilangan panggilan keibuannya jika bekerja dan berpikir, “Apa harusnya tidak bekerja saja, ya?.” Wanita lain mungkin dikira senang melupakan suami dan anak-anak, dan, sudah terlalu senang berkarier. Namun, sebenarnya seorang ibu yang bekerja full-time di rumah pun, bisa juga cenderung merasakan penghakiman, apakah itu sebuah kenyataan atau imajinasi saja, oleh para wanita lain yang bekerja. Jadi lebih tepatnya, kedua tipe wanita ini bisa saja merasakan dilema untuk bekerja di rumah atau luar rumah.

Dalam artikel ini, kita akan kembali mengingat kisah dua wanita dalam posisi kepemimpinan dalam pemerintahan dan prinsip-prinsip yang bisa kita terapkan dalam pekerjaan atau rumah tangga kita.

Wanita Pekerja Dalam Pemerintahan

1. Ester

Pelayanan Ester di istana dapat berkenaan dengan tempat kerja saat ini dalam beberapa hal:

  1. Tuhan menggunakan keadaan hidup kita. Posisi Ester memberinya kesempatan unik untuk melayani Tuhan. Posisi Mordekhai memberinya kesempatan berbeda. Kita harus merangkul peluang khusus yang kita miliki. Daripada mengatakan, "Saya akan melakukan sesuatu yang hebat untuk Tuhan, andai saja saya memiliki kesempatan," kita harus mengatakan, "Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini [saya] beroleh kedudukan” (Ester 4:14).

  2. Posisi kita dapat membahayakan kerohanian kita. Kita mungkin mengambil nilai dan keberadaan kita dari posisi pekerjaan kita. Semakin tinggi posisi kita, semakin besar bahayanya. Jika menjadi CEO atau mendapatkan posisi permanen atau mempertahankan pekerjaan yang baik menjadi begitu penting sehingga kita melupakan identitas diri kita yang lain, maka kita telah kehilangan diri kita sendiri. 

Terlepas dari posisinya sebagai ratu, Ester diingatkan mengenai identitas asli dirinya sebagai seorang Yahudi oleh pamannya, Mordekhai. Saat itulah kita dapat melihat praktik keimanan Yahudi dalam diri Ester dalam berdoa dan berpuasa ketika menghadapi masalah dan merindukan campur tangan Tuhan dalam kehidupan bangsanya.

Ester 4:13-17. Maka Mordekhai menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Ester: ”Jangan kira, karena engkau di dalam istana raja, hanya engkau yang akan terluput dari antara semua orang Yahudi. Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.” Maka Ester menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Mordekhai: ”Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” Maka pergilah Mordekhai dan diperbuatnyalah tepat seperti yang dipesankan Ester kepadanya.

  1. Melayani Tuhan membutuhkan pertaruhan posisi. Kasus Esther sangat ekstrim. Dia mungkin dibunuh jika dia mempertaruhkan posisinya dengan ikut campur, dan dia akan dibunuh jika dia tidak ikut campur. Apakah posisi kita benar-benar lebih aman daripada Ester? Jangan sampai kita kehilangan hal yang kekal demi mempertaruhkan sesuatu yang tidak dapat Anda pertahankan. Percayalah bahwa pekerjaan yang dilakukan dalam pelayanan Tuhan tidak akan sia-sia.

Ester
Ester

2. Ratu Syeba

Wanita berikutnya juga terkenal, tetapi detail dalam Alkitab sebenarnya agak sedikit. Ratu Syeba adalah wanita paling eksotis dan penuh teka-teki; sangat berbeda dari wanita pada zamannya. Dia adalah penguasa wanita dari negeri yang jauh, dia kaya, dan dia tampaknya benar-benar independen dari siapa pun. Tetapi yang benar-benar membedakannya adalah dia mengadakan sebuah perjalan untuk memenuhi rasa keingintahuan intelektual. Dia adalah wanita yang mencintai kebijaksanaan dan rela berkeliling dunia untuk mencarinya.

2 Tawarikh 9:1. Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, maka dengan pasukan pengiring yang sangat besar dan dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal datanglah ia ke Yerusalem hendak menguji Salomo dengan teka-teki. Setelah ia sampai kepada Salomo, dipercakapkannyalah segala yang ada dalam hatinya dengan dia. 

1 Raja-raja 10:3. Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu.

Sang Ratu memiliki beberapa keraguan, namun dia bersedia mencari kebenaran. Dia mencari kebenaran dari Allah Israel. Kita perlu datang kepada Tuhan dan firman-Nya ketika kita juga ragu.

Kapan terakhir kali Anda memiliki pertanyaan atau keragu-raguan yang sulit untuk dijawab? Lalu Kapan terakhir kali rasa keingintahuan Anda mendorong Anda untuk belajar dan belajar terus? Kapan terakhir kali Anda datang kepada Tuhan untuk mencari pencerahan yang didapatkan dalam firman Tuhan?

1 Tesalonika 5:21. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Kisah Para Rasul 17:11. Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Ratu Syeba terkesan dengan kecerdasan, kebijaksanaan, dan kekayaan Salomo dan ini membuatnya berbalik untuk memuji Tuhan dari semua yang dia lihat:

1 Raja-raja 10:9. Terpujilah Tuhan, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel! Karena Tuhan mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran.

Ratu Syeba
Ratu Syeba

Kehidupan sehari-hari wanita Kristen tidak akan terlihat sama. Namun hati kita sebenarnya berusaha untuk dengan setia menjalani kehidupan yang Tuhan telah berikan kepada kita, bukan kehidupan yang kita harapkan atau inginkan.

Pekerjaan kita bukanlah tentang kita; bukan tentang membuat nama untuk diri kita sendiri dengan karier yang luar biasa atau menjadi superior karena segalanya berjalan baik, dilakukan dengan “benar” atau mencoba "memiliki semuanya". Kita harus ingat bahwa kita melayani Dia yang nama-Nya di atas segalanya. Dan jauh lebih baik daripada membuat nama untuk diri kita sendiri, Dia menuliskan nama kita di buku-Nya, bukan karena kita memiliki pekerjaan yang bagus, tetapi karena kita adalah anak-anak-Nya.

Jadi, bekerjalah sangat keras. Lakukan pekerjaan yang luar biasa bagus. Dukung satu sama lain karena wanita bukanlah pesaing satu sama lain. Wanita Kristen yang bersatu akan lebih hebat daripada kumpulan eksklusif wanita mana pun karena kemelekatan kita bersama kepada Kristus.

Faithbook : Ester
Faithbook : Ester

Referensi:

Dodds, Abigail. “Every Woman's Call to Work.” Desiring God, 13 Sept. 2016, https://www.desiringgod.org/articles/every-womans-call-to-work. 

Hayns, Clare. “The Queen of Sheba.” Consider the Lilies - Clare Hayns, 30 Mar. 2020, https://clarehayns.co.uk/2020/03/30/the-queen-of-sheba/. 

Roberts, Mark. “Esther and Work.” Theology of Work, Theology of Work Project, 29 Sept. 2010, https://www.theologyofwork.org/old-testament/ezra-nehemiah-esther/esther. 

Read more
Investasi Kekal: Menyimpan Harta di Surga Melalui Iman dan Kesetiaan

Jul 23, 2026

Investasi Kekal: Menyimpan Harta di Surga Melalui Iman dan Kesetiaan

Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.

Mengapa Salib Menjadi Kuasa bagi Orang yang Diselamatkan?

Mengapa Salib Menjadi Kuasa bagi Orang yang Diselamatkan?

Salib Kristus menjadi kuasa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pelajari mengapa pengorbanan Yesus di kayu salib membawa pendamaian, keselamatan, dan hidup baru, sekaligus menjadi pembeda antara mereka yang menerima dan menolak anugerah Allah.

Menumbuhkan Harmoni Melalui Ruang Dialog Antarumat Beragama di Indonesia

Menumbuhkan Harmoni Melalui Ruang Dialog Antarumat Beragama di Indonesia

Dialog antarumat beragama menjadi salah satu kunci menjaga persatuan Indonesia yang majemuk. Melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih dalam, masyarakat dapat membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai.

Kayu Aras, Hisop dan Kirmizi (Bilangan 19)

Kayu Aras, Hisop dan Kirmizi (Bilangan 19)

Pelajari makna mendalam kayu aras, hisop, dan kain kirmizi dalam Bilangan 19. Ketiga simbol ini menunjuk kepada pengorbanan Yesus Kristus yang menyucikan, menebus, dan memberikan hidup kekal bagi manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.

“BEJANA PEMBASUHAN” (Keluaran 30)

“BEJANA PEMBASUHAN” (Keluaran 30)

Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.

“PELAJARAN DARI MASA DAN MERIBA” (Keluaran 17)

“PELAJARAN DARI MASA DAN MERIBA” (Keluaran 17)

Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.

Manna dalam Keluaran 16: Pelajaran Hidup Secukupnya dan Iman di Tengah Kekurangan

Manna dalam Keluaran 16: Pelajaran Hidup Secukupnya dan Iman di Tengah Kekurangan

Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.

Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Hasil Belajar Siswa

Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Hasil Belajar Siswa

Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.

Scroll Tanpa Henti: Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Mengganggu Kesehatan Mental

Scroll Tanpa Henti: Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Mengganggu Kesehatan Mental

Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.

Terafim dalam Kejadian 31: Arti, Fungsi, dan Pelajaran Iman dari Kisah Rahel

Terafim dalam Kejadian 31: Arti, Fungsi, dan Pelajaran Iman dari Kisah Rahel

Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.

Loading…