Tahun Baru 'Mindfulness' Baru
Melatih Mindfulness

Tahun Baru 'Mindfulness' Baru

Pada dasarnya ketika tahun baru, kita akan memiliki banyak resolusi salah satunya Mindfulness. Pada artikel ini akan membahas bagaimana manfaat Mindfulness di tahun yang baru.

Jan 9, 2023, 10:26 AM

Siapa yang sudah menetapkan resolusi tahun baru? Atau, siapa yang sudah lama menyerah dalam membuat resolusi tahun baru karena cenderung gagal? 

Resolusi tahun baru biasanya berpusat pada kesehatan fisik — berolahraga lebih banyak, makan lebih baik, minum lebih banyak air dan lain-lain. Dan, hal-hal tersebut masih merupakan tujuan yang bagus untuk tahun 2023! Namun, mengingat tantangan-tantangan yang kita lewati tahun lalu dan fokus dunia yang meningkat pada kesehatan mental, mungkin ini saat yang tepat untuk akhirnya memberikan ruang bagi mindfulness (kesadaran; kewaspadaan; kehati-hatian). Penelitian menunjukkan bahwa selain manfaat mindfulness bagi individu, organisasi yang mendorong praktik mindfulness di antara karyawannya juga menuai manfaat.

Manfaat Mindfulness

Mindfulness, atau meditasi, adalah memperhatikan dengan saksama apa yang terjadi pada saat ini dan hadir dalam momen tersebut. Mindfulness memaksa otak kita untuk tenang serta membuat otak kita istirahat. Ada begitu banyak daftar hal-hal yang harus dilakukan di kepala kita dan kita juga mencatat hal-hal yang tidak boleh dilupakan di sana. Jadi, ketika kita melatih mindfulness, kita memberi otak kita sedikit “liburan”, meski hanya sesaat.

Selain manfaat mental untuk mengurangi stres dan mengurangi kecemasan, mindfulness juga memiliki manfaat fisik. Studi menunjukkan bahwa mindfulness dapat mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar dan migrain. Latihan mindfulness juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, gula darah, kesehatan jantung yang lebih baik, dan bahkan dapat meningkatkan kualitas tidur.

Manfaat Mindfulness
Manfaat Mindfulness

Mengapa Upaya Mindfulness Kita Sering Gagal? 

Dalam masyarakat kita sekarang ini, kita tertarik pada kepuasan instan. Saat kita berolahraga secara fisik, kita merasa lelah dan otot kita terasa sakit, lalu kita melihat hal-hal ini sebagai tanda langsung bahwa kita semakin kuat. Mindfulness, bagaimanapun, membutuhkan waktu dan komitmen berkelanjutan untuk melihat hasil dalam jangka panjang. Orang mungkin menyerah karena mereka tidak langsung melihat dampak positifnya.

Pada awalnya, mungkin sulit untuk duduk diam dan tidak terganggu oleh pikiran yang mengalir di kepala Anda atau kebisingan di sekitar Anda. Namun, para ahli mengatakan ini menunjukkan bahwa Anda berada di jalur yang benar dan pikiran Anda sedang dalam proses mempelajari cara menenangkan diri.

Dalam artikel Ulasan Bisnis Harvard, pakar mindfulness Matthias Birk menyarankan : “Anda harus melakukannya. Dan Anda harus melakukannya secara teratur, termasuk saat Anda sedang tidak ingin melakukannya, sehingga seiring waktu pikiran Anda yang mudah teralihkan belajar untuk beristirahat dalam kesadaran terbuka, tanpa terus-menerus terikat pada pemikiran berikutnya yang muncul.”

Kiat-kiat untuk Membuat Kebiasaan Mindfulness Melekat:

1. Kenali Alasan Anda

Penting untuk menanyakan “mengapa” Anda ingin melatih mindfulness. Hal ini membantu untuk menentukan satu alasan mengapa Anda memilih untuk berhati-hati. Mungkin Anda ingin merasa lebih bahagia, lebih tenang, lebih fokus, atau tidak stres. Ingkatkan diri Anda “mengapa” mindfulness dapat membantu Anda dan alasan itu akan menjaga komitmen tetap berjalan.

2. Sisihkan dan Tentukan Waktu

Seperti kebanyakan kebiasaan baru, kita perlu berkomitmen pada waktu tertentu untuk terlibat dalam latihan ini. Sama seperti kebugaran fisik, ada baiknya memblokir waktu Anda di kalender. 

3. Tidak Perlu Sempurna

Sekali lagi, menjadi lebih sadar tidak terjadi dalam semalam. Saat pertama kali memulai, Anda harus menduga pikiran Anda akan sibuk dan mudah teralihkan. Pikiran itu akan berkurang seiring waktu.

4. Cobalah untuk Tidak Menghakimi

Tidak ada meditasi yang baik atau buruk, berhasil atau gagal. Bahkan sesi yang Anda rasa "tidak berjalan dengan baik" pun sedang membantu Anda menuju tujuan.

5. Sabar

Meditasi adalah sebuah perjalanan, bukan sprint (lari cepat). Manfaatnya akan terwujud secara bertahap seiring berjalannya waktu.

Bagaimana Organisasi dapat Memperoleh Manfaat dari Mindfulness?

Organisasi yang dimaksud bisa berarti tempat di mana Anda bekerja, kelompok ibadah, keluarga atau komunitas lainnya. Menurut studi, saat karyawan mempraktikkan mindfulness, diamati bahwa terdapat:

  • Kepemimpinan yang lebih empatik 

Dalam ulasan yang berjudul “Mengapa Pemimpin Membutuhkan Meditasi Sekarang Lebih Dari Sebelumnya,” Matthias Birk beralasan bahwa “salah satu keuntungan terpenting dari meditasi adalah memungkinkan kita untuk keluar dari pemikiran sentris demi kelangsungan hidup kita sendiri dan terhubung dengan orang lain secara empatik.” Ini sangat penting bagi para pemimpin saat ini.

  • Kesehatan mental yang lebih baik 

Lebih dari separuh populasi dunia melaporkan bahwa mereka sedang berjuang dengan kesehatan mental. Terutama saat ini. Jadi. apa pun yang dapat kita lakukan untuk mendukung kesehatan mental karyawan adalah sebuah kemenangan atau keuntungan bagi organisasi.

  • Peningkatan produktivitas dan kreativitas 

Mindfulness meningkatkan fokus, yang mengarah pada produktivitas yang lebih besar dan bahkan mungkin menginspirasi kreativitas.

  • Keterlibatan yang lebih besar

Mindfulness dikenal dapat menciptakan perasaan bahagia, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kepuasan yang lebih besar pada pekerjaan dan keterlibatan secara keseluruhan.

SHEMA dan PEMAHAMAN TRINITAS berdasarkan Ulangan 6

Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.

7 Lagu Menyentuh Hati di Momen Paskah dan Refleksi Iman

Menghadirkan damai dan pengharapan baru di hati melalui 7 pilihan lagu penuh makna. Setiap lagu mengangkat kisah pengorbanan dan kebangkitan Kristus, menjadi teman refleksi iman yang menenangkan serta memperkuat hubungan rohani dalam suasana penuh sukacita.

Niat Baik Tapi Salah - Uza dan Pelajaran Ketaatan yang Sering Diabaikan

Niat baik sering dianggap cukup, tetapi kisah Uza dalam Alkitab membuktikan sebaliknya. Pelanggaran terhadap ketetapan Ilahi, meskipun terlihat sepele, tetap membawa konsekuensi serius. Temukan makna ketaatan sejati dan pelajaran rohani dari peristiwa ini.

Peluang Bisnis Hampers Lebaran yang Selalu Laris Manis

Bisnis hampers Lebaran menjadi peluang usaha musiman yang menjanjikan. Dengan ide kemasan kreatif, pilihan produk yang tepat, dan strategi promosi yang efektif, hampers bisa menjadi sumber keuntungan menarik saat momen Hari Raya tiba.

Persahabatan di Tengah Perbedaan: Harmoni yang Menguatkan

Persahabatan di tengah perbedaan keyakinan menunjukkan bahwa toleransi, rasa hormat, dan sikap saling menghargai dapat membangun hubungan yang kuat. Dalam kehidupan yang penuh keberagaman, persahabatan mampu menjadi jembatan yang menyatukan orang-orang dari latar belakang iman yang berbeda sehingga tercipta keharmonisan, pengertian, dan kedamaian dalam kehidupan bersama.

Puasa Pertama Kali untuk Non-Muslim: Manfaat, Tantangan, dan Dampak Positif yang Menguatkan Diri

Puasa pertama kali bagi non-Muslim bisa menjadi pengalaman yang membuka wawasan, meningkatkan kesehatan, melatih ketahanan mental, serta menumbuhkan empati lintas keyakinan. Simak manfaat dan dampak positifnya secara lengkap di sini.

Imlek 2026: Makna, Harapan, dan Tradisi Menyambut Tahun Kuda Api

Imlek 2026 memasuki Tahun Kuda Api yang penuh semangat, perubahan, dan harapan baru. Dibahas makna Imlek 2026, simbol dan tradisi yang dijaga, refleksi menyambut tahun baru, serta ucapan Imlek yang umum digunakan di Indonesia lengkap dengan artinya, disajikan secara netral dan toleran.

7 Ayat Alkitab Penguat Iman di Tengah Permasalahan dan Pencobaan Kehidupan

Tujuh ayat Alkitab yang menguatkan iman di tengah permasalahan dan pencobaan hidup, menolong orang percaya menemukan pengharapan, kekuatan rohani, dan penyertaan Tuhan melalui Firman-Nya serta pembelajaran Kristen yang membangun iman.

Membangun Karakter Remaja Melalui Pelajaran Sekolah Sabat

Sekolah Sabat Remaja menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mengenal Firman Tuhan, membangun karakter, dan menemukan komunitas yang sehat. Dengan pendekatan dialogis dan relevan, Sekolah Sabat membantu remaja menghadapi tantangan hidup modern tanpa merasa dihakimi. Artikel ini membahas bagaimana Sekolah Sabat Remaja dapat membentuk iman, memperkuat karakter, dan menuntun mereka memiliki relasi yang hidup bersama Kristus.

Belajar Memaafkan Masa Lalu untuk Mengakhiri Toxic Parenting

Di balik sosok dewasa yang tampak kuat, sering tersembunyi anak kecil yang masih membawa luka lama. Luka yang tak pernah disembuhkan itu dapat membentuk pola asuh beracun yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui proses berdamai dengan inner child, kita belajar memahami sumber rasa sakit, memaafkan masa lalu, dan menciptakan pola cinta yang baru. Inilah langkah awal untuk membebaskan diri dari rantai toxic parenting dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri dan anak-anak kita.