
Waspada Terhadap Media Sosial, Pdt.Stephen Salainti Sebut Bisa Menghancurkan
AIRMADIDI. hopechannel.id|| Bukan rahasia lagi jika media sosial (Medsos) di era saat ini sudah sangat melekat dengan kebanyakan orang. Bahkan, nyaris lebih dari separuh penduduk dunia lebih banyak menghabiskan waktu berinteraksi dengan media sosial.
Southern Asia Pacific Division (SSD) Vice President, Pr Stephen Salainti, menyentil soal bahaya Medsos di dalam organisasi gereja. Menurut dia, banyak program penginjilan yang hancur karena Media Sosial.
Apr 17, 2023, 6:09 AM
Tidak heran jika kemudian hal ini jadi atensi serius Southern Asia Pacific Division (SSD) Vice President, Pr Stephen Salainti. Di sela-sela menjawab pertanyaan peserta Kongres Sekolah Sabat se-Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT), Salainti menyentil soal bahaya Medsos di dalam organisasi gereja.
“Banyak program penginjilan kita hancur karena Medsos,” tegas Salainti, Sabtu (15/04/2023).
Ungkapnya, dari hasil penelusuran yang dilakukannya, banyak anggota jemaat salah menggunakan Medsos. Lebih khusus ia menyentil beberapa oknum yang kerap tidak terima ketika usulan atau kritiknya ditolak.
“Gunakan Medsos untuk memuliakan Tuhan. Bukannya ketika ada hal-hal yang mengecewakan di organisasi atau jemaat, kemudian meluapkan emosi dan rasa kesal di Medsos.” Pintanya.
Ditegaskannya, sifat mencari salah orang lain telah membawa seseorang tanpa disadari sudah menjadi tangan kanan setan. “Jadi, cukup beri tahu (jika ada yang keliru), kalau tidak dengar, itu urusan Tuhan. Saudara sudah lakukan bagianmu, di luar itu urusan Tuhan.” Sebutnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa, setiap anggota jemaat wajib belajar kepada Nabi Elia dan Nabi Natan. “Mereka hanya jalankan perintah Tuhan. (Nabi) Elia menegur Ahab, sedangkan Nabi Natan menegur Daud. Keduanya tidak melakukan yang lebih selain hanya menegur. Karena selebihnya itu adalah kewenangan yang di atas (Tuhan).” Urainya.
Menurutnya, ada banyak sikap yang salah dan tidak pantas dimiliki orang-orang yang mengaku pengikut Kristus yang menanti kedatangan Yesus kedua kali. “Jadi, sekali lagi saya tegaskan, ayo gunakan Medsos untuk memuliakan nama Tuhan,” kuncinya.
Untuk diketahui, Kongres Sekolah Sabat se-UKIKT digelar di kampus UNKLAB, Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari yakni tanggal 12-16 April 2023. Adapun peserta kurang lebih 2.000 orang. (**/red/lalenoh robert-wartawan hci)
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









