
Rekreasi Hingga Parade Budaya Ramaikan Malam Terakhir Kegiatan Perkemahan di Daerah Misi Nusa Utara
SANGIHE. hopechannel.id || Jelang berakhirnya semua rangkaian kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) “Hope For Indonesia” dan selebrasi Care Group yang digelar Daerah Misi Nusa Utara (DMNU), para peserta turut menampilkan parade budaya 3 daerah.
Daerah Misi Nusa Utara (DMNU) menggelar kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani "Hope For Indonesia" dan selebrasi Care Group dengan menampilkan parade budaya 3 daerah.
Nov 28, 2023, 3:28 AM
Diketahui, kegiatan KKR dan selebrasi kelompok peduli ini dipusatkan di kota Tahuna, Kabupaten Sangihe dengan melibatkan peserta dari 2 kabupaten yakni Sitaro dan Talaud.
Tidak heran jika kemudian sejumlah atraksi budaya turut ditampilkan di antaranya ialah tarian 4 wayer. Salah seorang peserta dari Kabupaten Talaud, Donal Lule, mengaku senang menghadiri kegiatan ini.
“Banyak pengalaman rohani yang saya dapat selama kurang lebih satu minggu mengikuti kegiatan ini. Dan pada malam ini juga semakin berkesan dengan tampilnya beberapa pertunjukan budaya,” aku lelaki yang belakangan diketahui merupakan salah satu anggota jemaat dari Distrik Talaud Utara ini.

Ia pun berharap kegiatan ini akan terus digelar secara rutin sehingga anggota jemaat di DMNU bisa lebih saling kenal.
“Akan lebih baik lagi jika ke depan diagendakan di saat libur sekolah sehingga lebih banyak lagi pesertanya,” usulnya sembari menegaskan jika pihaknya merasa sangat termotivasi serta terberkati dengan acara tersebut.

Adapun kegiatan yang digelar berupa KKR dengan pembicara Pdt Segondino Asoy, M. Min, dan selanjutnya pada hari Sabat 25 November 2023 dilaksanakan selebrasi kelompok peduli. Sedangkan malamnya diramaikan dengan parade budaya. Jumlah peserta kegiatan kurang lebih 750 orang yang merupakan utusan dari jemaat-jemaat di Kabupaten Sangihe, Talaud serta Sitaro. (**/red/wartawan hci).
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









