
Puji Tuhan, Perkumpulan Bukit Harapan Gemeh Mulai Beribadah di Gedung Gereja yang Baru
TALAUD hopechannel.id || Anggota perkumpulan Bukit Harapan Gemeh di Kabupaten Talaud, DMNU, kini beribadah di tempat yang lebih layak setelah perjuangan panjang. "Sukacita tak terhingga saat pengorbanan kita berbuah hasil," kata Pdt. Sulivan Harimisa, Sabtu (9/3/2024).
Akhirnya, anggota perkumpulan Bukit Harapan Gemeh di Kabupaten Talaud, DMNU, dapat bersukacita di tempat ibadah yang lebih layak setelah melalui perjuangan panjang.
IndonesiaMar 14, 2024, 6:10 AM
Setelah sekian lama menempati tempat ibadah seadanya, kini anggota perkumpulan Bukit Harapan Gemeh, di Kabupaten Talaud, Daerah Misi Nusa Utara (DMNU) sudah boleh beribadah di tempat yang lebih representatif.

Meski masih dalam tahap pembangunan, namun paling tidak gereja ini sudah terbilang layak untuk dijadikan tempat ibadah. “Satu sukacita yang tak terhingga ketika semua pengorbanan waktu, tenaga, uang dan banyak lagi telah dipersembahkan bagi kemajuan pekerjaan Tuhan boleh membuahkan hasil,” kata Pdt Sulivan Harimisa, selaku gembala jemaat, Sabtu (9/3/2024) sore.

Dikatakannya lagi, Sabat tanggal 9 Maret akan jadi momentum bersejarah di mana Perkumpulan Bukit Harapan Gemeh karena untuk pertama kalinya beribadah di gedung gereja yang baru. “Walaupun belum sempurna tapi pelayanan resmi gereja telah dimulai di gedung gereja ini,” tuturnya. Ia berharap, dengan ditempatinya gedung gereja ini, semangat para anggota akan semakin terpacu dalam menopang pekerjaan Tuhan.

“Kiranya dari tempat ini akan terus mengalir berkat rohani bagi semua orang, sehingga terang kemuliaan Kristus terus terpancar,” harapnya. Di samping itu juga pihaknya tetap berharap topangan doa serta dana dari orang-orang yang tergerak hati membantu dalam perampungan gereja ini. “Masih banyak yang harus dikerjakan, semoga ada pihak-pihak yang tergerak untuk membantu kami,” kuncinya.

(**/red/ein-wartawan hci)
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









