
Polda Riau Lakukan Kunjungan Kasih ke GMAHK Melati
PEKANBARU.hopechannel.id|| Dalam rangka membangun hubungan dengan masyarakat Kota Pekanbaru, Polda Riau melakukan kunjungan sosial ke GMAHK Melati pada hari minggu (14/9/25).
AKBP Bainar, SH, M.H bersama jajaran Polda Riau dan Babinsa Sukjadi berkunjung ke jemaat GMAHK Melati Pekanbaru untuk bersilaturahmi serta menerima masukan demi terciptanya kota kondusif. Pertemuan yang juga dihadiri siswa PAP ini berlangsung akrab, dengan antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab dan harapan agar aspirasi jemaat dapat terwujud.
Pekanbaru, Riau, IndonesiaSep 18, 2025, 12:09 AM
Kepala Pelayananan Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia (KAYANMA POLRI) Polda Riau, AKBP. Bainar, SH, M.H memimpin kegiatan kunjungan sosial atau giat masyarakat bersama jajarannya dan didampingi Babinsa Sukjadi.
Dalam sambutannya, AKBP Bainar bersyukur dapat menjalin silahturami dengan warga jemaat GMAHK Melati untuk mendekatkan kepolisian dengan masyarakat dengan menerima masukan yang positif untuk kota pekanbaru yang kondusif.

Sehubungan maraknya peristiwa demonstrasi yang anarkis terjadi di Indonesia, berharap pertemuan dengan warga masyarakat melalui warga jemat GMAHK Melati dapat membangun situasi yang tenang ditengah kota Pekanbaru.
Dalam pertemuan ini, gereja juga menghadirkan anak-anak sekolah PAP dari tingkat SMP-SMA yang merupakan Gen Z sebagai generasi yang tumbuh di era teknologi yang sangat rentan terhadap pengaruh media sosial.

Saat sesi tanya jawab diberikan kepada peserta, siswa PAP dengan antusias memberikan pertanyaan yang dinilai sangat bermanfaat bagi mereka.
Selama pertemuan berlangsung, suasana keakraban terjalin dengan baik. Dan harapannya hal-hal yang dimohonkan warga jemaat dapat diwujudkan.
(/RED/Parsaoran Barutu/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









