
Perkumpulan Shakina Lermatang Diorganisir, Jadi Jemaat ke-55 di Daerah Misi Maluku
TANIMBAR. hopechannel.id ||Pengorganisasian perkumpulan Shakina Lermatang menjadi Jemaat ke-55 Daerah Misi Maluku.
Daerah Misi Maluku mendapat jemaat baru yang ke 55 yaitu jemaat Shakina Lermatang. Pengorganisasian ini berlangsung di desa Lermatang yang dibuka oleh pendeta jemaat induk. Selain acara pengorganisasian, acara pemilihan jemaat Shakina Lermatang dan pengurapan ketua dan diakon diakones juga dilakukan.
Jul 24, 2023, 5:40 AM
Acara pengorganisasian ini berlangsung di desa Lermatang, kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dibuka oleh pendeta jemaat induk yang merupakan ibu dari perkumpulan Lermatang ini yaitu Pdt. Silas Luanmase S. Ag (pendeta jemaat Bukit Zaitun Latdalam) dilanjutkan dengan doa buka oleh (pendeta wilayah KKT ) yaitu Pdt. Polly Tamalsir S. Ag, dan pembacaan keputusan pengorganisasian gereja oleh ibu Charolin Wairata (bendahara Daerah Misi Maluku)
Pengorganisasian itu sendiri dipandu langsung oleh Pdt. Feri Macpal (Ketua Daerah Misi Maluku). Selain acara pengorganisasian ada juga acara pemilihan majelis jemaat Shakina Lermatang sekaligus pengurapan ketua dan diakon diakones yang di pimpin oleh Pdt. Polly Tamalsir. Dalam khotbah yang di bawakan oleh ketua Daerah Misi Maluku mengungkapkan "kita harus mengerti bahwa apa itu jemaat dan siapa itu batu karang kalu batu karang itu adalah Yesus sendiri dan jemaat adalah kita sebagai pengikut Yesus, sehingga jika kita membangun sebuah jemaat tanpa dasarnya adalah Yesus berarti kita pasti gagal" jelasnya.
Adapun acara tersebut dihadiri oleh semua jemaat kabupaten Kepulauan Tanimbar yaitu Jemaat Getsemani, Jemaat Laharoi, Jemaat Kanaan, dan Jemaat Zaitun Latdalam yang merupakan jemaat induk dari perkumpulan Shakina Lermatang yang baru saja diorganisir. (**/red/Surty-Wartawan HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









