
Peringati Hari Pendidikan Nasional, Perguruan SD-SMP-SMA Advent Sumbul Dairi Kenakan Ulos
DAIRI.Hopechannel.id || Memberi warna baru dalam upacara Hari Pendidikan Nasional, seluruh siswa-siswi SD-SMP-SMA Advent Sumbul Dairi beserta seluruh guru dan staff mengenakan ulos saat upacara berlangsung.
Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, seluruh guru, staff dan siswa-siswi Sekolah Advent Sumbul Dairi serentak menggunakan ulos di bahunya.
May 5, 2023, 5:33 AM
Hari Pendidikan Nasional, disingkat HARDIKNAS, adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa. Diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya, Perguruan SD-SMP-SMA Advent Dairi Sumbul tampil beda pada peringatan kali ini.
Lebih dari 150 orang siswa-siswi SD-SMP-SMA Advent Sumbul Dairi berbaris dengan mengenakan ulos pada bahunya. Bahkan para guru dan staff sekolah juga turut mengenakan ulos saat mengikuti upacara penaikan bendera merah-putih.

Mengusung tema “Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar”, pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dibacakan oleh Kepala Sekolah yaitu Bapak Jemson Togatorop menambah semangat para guru dan siswa.
Memeriahkan hari peringatan ini, para siswa memberikan penampilan dengan menyanyikan lagu-lagu hiburan. Salah seorang Guru Agama, Pdt. Erwin Tamba berharap dengan diadakannya Hardiknas dengan meriah, seluruh siswa dan tenaga pendidik akan lebih semangat untuk terus bergerak maju menuju masa depan yang cerah.
"Saya berharap dengan diadakannya Hardiknas yang meriah seperti saat ini, seluruh siswa SD-SMP-SMA Advent Pelita Sumbul dan seluruh tenaga pendidik akan lebih semangat untuk terus bergerak maju menuju masa depan yang cerah". (**/red/juli sagala-wartawan HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









