
Begini Perayaan Hari Ibu GMAHK Daerah Misi Minahasa Utara Bitung
"Raja diatas tahta tidak mempunyai pekerjaan yang lebih tinggi daripada tugas seorang Ibu, Ibu adalah permaisuri rumah tangga dan anak-anak itulah rakyatnya."
Dec 14, 2022, 10:11 AM
MINAHASA UTARA. hopechannel.id || Bertempat di Pioneer Chapel Universitas Klabat yang terletak di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, pada hari Sabtu, 3 Desember 2022 diadakan kegiatan perayaan hari Ibu yang berlangsung hikmah dan meriah.
Kegiatan yang mengangkat Tema “Ibu Kau Sangat Berharga” diikuti oleh anggota-anggota Bakti Wanita Advent se-Daerah Misi Minahasa Utara Bitung (DMMUB) yang melibatkan kurang lebih 132 Jemaat yang tersebar di wilayah pelayanan DMMUB.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Minahasa Utara, Ibu Henny Tambani, S. Sos, M.Si yang di dampingi Camat Airmadidi dan Lurah Airmadidi Bawah dalam sambutannya mengajak para wanita untuk terus bekerja dan berkarya dalam jemaat dan masyarakat dan menjadi teladan dalam berbagai hal terlebih setelah menghadapi pandemi.
Selanjutnya sambutan mewakili organisasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) disampaikan oleh Ibu. Nouke Rantung Oroh.
Khotbah dibawakan oleh Ibu. Deybie Raranta Poluan, MM. M.E selaku Direktur Bakti Wanita Advent GMAHK DMMUB “Karunia terbesar yang diberikan Allah kepada manusia selain Karunia penebusan melalui Yesus ialah Karunia Ibu” Ungkap Ibu Raranta yang dikutip dalam buku Sarumpaet, Wanita Teladan, Hal. 22.
“Raja diatas tahta tidak mempunyai pekerjaan yang lebih tinggi daripada tugas seorang Ibu, Ibu adalah permaisuri rumah tangga dan anak-anak itulah rakyatnya. Ia harus memerintah rumah tangganya dengan bijaksana dalam derajat keibuannya”. Lanjutnya dalam khotbah yang disampaikan mengambil kutipan dari buku Rumah Tangga Advent Hal, 220 tulisan Ellen G White. (**red/tim/eiuc/Dirkom DMMUB).
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









