
Pelayanan Pangkas Rambut Gratis GMAHK Jemaat Bahtera Pulau Gangga Disambut Antusias Warga
MINUT.hopechannel.id || Salah satu program unik dilaksanakan GMAHK Jemaat Bahtera Pulau Gangga, di Daerah Misi Minahasa Utara dan Kota Bitung (DMMUB).
Salah satu program unik yang diadakan oleh GMAHK Jemaat Bahtera Pulau Gangga, di Daerah Misi Minahasa Utara dan Kota Bitung (DMMUB), adalah kegiatan pangkas rambut gratis yang dipimpin langsung oleh Pdt Frengky Lampeang. Melalui program ini, jemaat memberikan layanan pangkas rambut tanpa memungut biaya sepeser pun. "Kita menyadari bahwa Jemaat Bahtera Pulau Gangga terisolasi dari daratan besar (Kabupaten Minahasa Utara), dan untuk memotong rambut, penduduk di sini harus menyeberangi lautan.
Minahasa Utara, North Sulawesi, IndonesiaApr 30, 2024, 4:52 AM
Salah satu program unik dilaksanakan GMAHK Jemaat Bahtera Pulau Gangga, di Daerah Misi Minahasa Utara dan Kota Bitung (DMMUB). Adalah kegiatan pangkas rambut gratis yang dipimpin langsung Pdt Frengky Lampeang. Lewat program ini, jemaat melayani pangkas rambut tanpa dipungut biaya sepeser pun. “Kita tahu bersama bahwa Jemaat Bahtera Pulau Gangga ini terpisah dengan daratan besar (Kabupaten Minahasa Utara), dan untuk potong rambut, masyarakat di sini harus menyeberangi lautan.

Nah, bertepatan kita punya kemampuan untuk potong rambut, maka kita buatlah program potong rambut gratis,” kata Pdt Frengky, Minggu (28/4/2024). Dikatakannya lagi, masyarakat setempat sangat welcome dengan kegiatan ini. Ini nampak dari antusias warga yang ingin potong rambut. “Daripada mereka harus seberangi lautan, siapkan biaya lebih dari dua kali lipat untuk potong rambut, maka kita buatlah program ini,” ujarnya. Ia berharap, lewat program ini akan semakin memperkuat kebersamaan antara masyarakat pulau Gangga dengan GMAHK Jemaat Bahtera Pulau Gangga.
(**/RED/ein/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









