
Pelayanan Kasih di Rutan Pondok Bambu
JAKARTA.hopechannel.id|| GMAHK Jehovah Rapha mengadakan pelayanan kerohanian di Rutan Pondok Bambu pada Senin, 14 April 2025, pukul 14.00-15.30 WIB.
Pelayanan di Rutan Pondok Bambu oleh Lily Maringka, Diah Murti, dan Enny Ritonga disambut hangat dan diisi kotbah Danang Priyadi dari 2 Korintus 12:9–10 yang menguatkan warga binaan. Seorang peserta tersentuh hingga menangis merasakan kasih Tuhan. Tim berharap firman ini terus hidup dalam mereka setelah bebas. Kegiatan ditutup dengan pembagian 60 kotak makan siang.
Jakarta, IndonesiaApr 16, 2025, 5:39 AM
Selain Diah Murti dan Enny Ritonga dari Jehovah Rapha, Lily Maringka dari Kalibata City turut pula melayani. Kehadiran para pelayan Tuhan tersebut disambut dengan sukacita oleh Nikho Eliazar, Kepala Rohani Rutan Pondok Bambu. Kotbah disampaikan Danang Priyadi dengan judul "Sebab, jika aku lemah, maka aku kuat," yang diambil dari 2 Korintus 12: 9 - 10.

Warga Binaan sangat gembira dan merasa dikuatkan dengan Kotbah yang menyentuh hatinya, "Dalam kelemahan, justru menjadi kuat, karena Tuhan yang memberi kekuatan. Ada salah Satu warga binaan yang memberi kesaksian bahwa dia belum pernah membaca Alkitab dan jarang ke gereja. Tetapi, begitu mendengar Firman Tuhan, hatinya tersentuh dan menangis, karena kasih Tuhan begitu nyata dan hadir di hatinya.

Tim pelayanan berharap Firman Tuhan itu membawa kemajuan dan keimanan untuk tetap setia kepada Tuhan, hingga diterapkan dalam hidup di masyarakat, setelah tidak lama lagi, dia akan bebas menghirup udara segar di luar.
Sebagai penutup dari pelayanan di Rutan, dibagikan 60 kotak makan siang bagi warga binaan.
(**/RED/Danang Priyadi/HCI
Bagikan berita ini...
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres mengadakan Perjamuan Suci di Rutan Pondok Bambu pada 2 April 2026, diikuti 60 warga binaan dengan pembasuhan kaki, firman Tuhan oleh Pdt. James Situmorang, kesaksian Dewi Ariesta, serta pembagian makan siang, berlangsung penuh berkat dan sukacita.










