
Pelayanan GMAHK Jemaat Jehovah Rapha ke Lapas Salemba
JAKARTA. hopechannel. id|| GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres mengawali pelayanan kepada warga Lembaga Pemasyarakatan Salemba pada Selasa, 5 November 2024, pukul 09.00-11.00 WIB.
Pada Selasa, 5 November 2024, GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba dengan memberikan siraman rohani dan membawa 60 kotak makan siang. Dipimpin oleh Parlin Pasaribu dan Pdt. James Situmorang, kegiatan kebaktian berlangsung di Gereja Immanuel Lapas Salemba dan dihadiri oleh 60 warga Lapas serta Kepala Kerohanian, Stella Soraya Leonard, S.H. Parlin Pasaribu menyampaikan Firman Tuhan berjudul "Yesus Yang Mengubah Hidupmu" dan membuka forum tanya jawab untuk mendiskusikan pelajaran Alkitab. Semoga kegiatan ini menjadi sumber kekuatan dan membawa perubahan karakter bagi para warga Lapas di masa yang akan datang.
Jakarta, IndonesiaNov 5, 2024, 7:42 AM
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres kembali melayani warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), yang kali ini berlokasi di Lapas Salemba, pada Selasa, 5 November 2024, pukul 09.00-11.00 WIB.

Dipimpin oleh Parlin Pasaribu bersama dengan Pdt. James Situmorang, tim datang untuk melayani dalam memberikan siraman rohani dan juga membawa makan siang sebanyak 60 kotak. Kegiatan pelayanan kebaktian dilakukan di Gereja Immanuel Lapas Salemba. Tim hadir disambut oleh 60 warga Lapas dan juga Kepala Kerohanian Lapas Salemba, Stella Soraya Leonard, S.H.

Adapun Firman Tuhan yang dibawakan berjudul "Yesus Yang Mengubah Hidupmu" disampaikan oleh Parlin Pasaribu, dan setelah itu dibuka pula forum tanya jawab untuk menjawab pertanyaan warga Lapas terkait pelajaran Alkitab.

Semoga menjadi kekuatan bagi para warga Lapas, dan dapat membawa perubahan karakter untuk masa yang akan datang.
(/RED/Danang Priyadi/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









