
Pelayanan rohani yang dipimpin Danang Priyadi bersama tim disambut hangat oleh Karoh Rutan Pondok Bambu dan 60 warga binaan. Dwi, yang akan segera bebas, bersaksi tentang kekuatan Firman Tuhan yang dibacanya setiap hari. Tim juga membagikan makan siang, buku Roh Nubuat, dan Alkitab kepada peserta Follow the Bible, dengan harapan kunjungan ini mendorong perubahan hidup bersama Tuhan.
Jakarta, IndonesiaJul 9, 2025, 3:47 AM
Firman Tuhan disampaikan oleh Danang Priyadi dan didampingi para pelayan Tuhan yang lain yaitu, Diah Murti, Enny Ritonga, dan Roosmini Situmorang. Mereka bersyukur mendengarkan kesaksian yang disampaiakn oleh Dwi, seorang warga binaan yang telah menyelesaikan masa tahanannya dan segera keluar menghirup udara bebas. Setiap hari membaca Firman Tuhan menjadi kekuatan baginya setiap hari.

Pelayanan ini disambut dengan sukacita pula oleh Nikho Kristyanto Eliazar, Kepala Kerohanian/Karoh Rutan Pondok Bambu dan 60 warga binaan. Selain Firman Tuhan, tim pelayanan juga membawakan 60 kotak makan siang untuk dibagikan kepada warga binaan. Dan juga, dibagikan 7 buah Alkitab kepada peserta Follow the Bible yang telah menyelesaikan membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu, dan dibagikan pula 49 buah buku Roh Nubuat.

Tim pelayanan berharap agar setiap kunjungan demi kunjungan dapat berdampak positif bagi warga binaan yang ingin berubah dari kehidupan lama ke kehidupan baru bersama Tuhan.
(**/RED/Danang Priyadi/HCI
ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Jemaat Distrik Aceh Tenggara A menggelar Pawai Kesehatan di Desa Muara Situlen dengan membagikan buah jeruk, traktat kesehatan, dan buku rohani. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kesehatan jasmani dan pertumbuhan rohani.
Outreach Ministry mengadakan kegiatan berbagi di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan pembelajaran “Peran Nabi” oleh Pdt. James Situmorang yang diikuti 50 peserta. Kegiatan dilanjutkan pembagian lunch box, sementara di Jakarta Barat juga dibagikan buku Kemenangan Akhir dan booklet New Start kepada warga.
Temukan makna merdeka rohani menurut Alkitab melalui kebebasan dari dosa, pembaruan hati, hidup dalam kebenaran, kasih yang melayani, dan pengharapan kekal di dalam Kristus. Sebuah renungan yang mengajak kita mengalami kebebasan sejati yang mengubah hidup setiap hari.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres menggelar pelayanan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Bertema “Jadilah Tuhan: Kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga”, ibadah diikuti 70 warga binaan serta diakhiri dengan pembagian 70 paket makan siang.
GMAHK Anna Maria Leiwakabessy Medan bersama BWA berbagi tali kasih ke Panti Asuhan YAPI pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian, kasih Kristus, dan dukungan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta kebersamaan.
Pelayanan Jehovah Rapha kembali melayani 60 warga binaan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 6 Agustus 2026. Melalui khotbah “Meluruskan Jalan”, kesaksian iman, doa, dan pembagian makan siang, ibadah ini menguatkan harapan serta mengajak jemaat untuk percaya penuh kepada Tuhan.
Hope Channel Indonesia meresmikan studio baru di Gedung Pertemuan Advent DKI Jakarta pada 4 Agustus 2026. Acara ini dihadiri pimpinan Hope Channel International, SSD, dan gereja Advent se-Indonesia sebagai langkah memperkuat produksi tayangan yang berkualitas dan berdampak positif.
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.