
Pelayanan di Gereja Yabes Rutan Wanita Pondok Bambu oleh GMAHK Jemaat Salemba
JAKARTA. hopechannel. id|| GMAHK Jemaat Salemba kembali melayani ibadah di Gereja Yabes Rumah Tahanan (Rutan) Wanita Pondok Bambu pada Senin, 4 November 2024.
Pada Senin, 4 November 2024 GMAHK Jemaat Salemba kembali melayani ibadah di Gereja Yabes Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, yang rutin dilaksanakan setiap pekan pertama setiap bulannya. Kegiatan ini, yang bekerja sama dengan Departemen BWA GMAHK Salemba, dihadiri oleh sekitar 50 warga Rutan, meskipun masih banyak yang ingin ikut namun terhalang keterbatasan tempat. Tim yang melayani, dipimpin oleh Nikho Pangaribuan sebagai koordinator acara, berharap ibadah ini dapat memberikan edukasi dan siraman rohani yang membimbing para penghuni Rutan untuk bersikap lebih baik dan memiliki harapan baru untuk masa depan mereka.
Jakarta, IndonesiaNov 12, 2024, 11:00 AM
GMAHK Jemaat Salemba kembali melayani ibadah di Gereja Yabes Rumah Tahanan (Rutan) Wanita Pondok Bambu pada Senin, 4 November 2024.

Kegiatan yang rutin dilakukan setiap hari Senin pada pekan pertama setiap bulannya ini bekerjasama dengan Departemen BWA GMAHK Salemba, dan dihadiri oleh sekitar 50 orang warga Rutan. Sebetulnya masih ada yang ingin mengikuti ibadah tersebut, namun karena tempat sangat terbatas, hanya 50 orang warga binaan yang diperbolehkan masuk. Tim dari Jemaat Salemba yang melayani, didampingi oleh petugas Rutan sekaligus koordinator acara Gereja Yabes yaitu Nikho Pangaribuan.

Pimpinan Rutan berharap agar setiap pelayanan membawa edukasi dan siraman rohani yang bisa membuat para penghuni Rutan bersikap baik dan nantinya bisa bebas dan tidak kembali lagi ke Rutan.

Biarlah melalui pelayanan ini, warga Rutan yang hadir boleh memiliki harapan yang lebih akan masa depan mereka.
(/RED/Teddy Gwan/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









