
Dengan semangat yang tinggi, kegiatan perkemahan dimulai pada Jumat dan diisi dengan mendirikan tenda, memasak mandiri, serta mengikuti kelas keterampilan seperti PBB, pionering, dan semaphore. Ibadah Sabat berlangsung di alam terbuka dipimpin Pdt. B. Tambunan, dilanjutkan penampilan kreatif tiap kelompok. Minggu pagi diisi momen “Recommitment” dan tracking ke curug sebelum perkemahan ditutup dan peserta kembali ke rumah masing-masing.
Jakarta, IndonesiaJul 21, 2025, 6:16 AM
Kegiatan dimulai dengan perjalanan menuju bumi perkemahan pada hari Jumat dengan penuh semangat. Setibanya di lokasi semua peserta membangun tenda dan bersiap untuk upacara pembukaan.

Perkemahan kali ini tidak hanya mengajarkan keterampilan, namun juga menumbuhkan kemandirian. Setiap Pathfinder dilatih memasak sendiri, bekerja sama dalam kelompok masing-masing dengan pengawasan para pembina. Menariknya, dalam waktu 1,5 jam mereka harus mampu memasak dan menyantap hidangan hasil masakan mereka sendiri.

Beragam kelas keterampilan digelar untuk membekali Pathfinder dengan pengetahuan praktis yang bermanfaat, mulai dari peraturan baris berbaris (PBB), pionering (pembuatan rakit/ tali-temali), evakuasi darurat, semaphore (isyarat bendera), hingga mengenal tanaman liar yang bisa dimakan (edible plant).

Ibadah Sabat diadakan di alam terbuka, dan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. B. Tambunan. Keseruan berlanjut pada Sabtu malam, di mana masing-masing kelompok menampilkan 3 penampilan spesial, menonjolkan kreativitas dan kekompakan mereka.

Minggu pagi, kegiatan dimulai dengan acara “Recommitment”—momen yang mengingatkan kembali komitmen setiap Pathfinder kepada Tuhan. Pdt. Benny Tambunan menyampaikan, tujuan acara ini adalah melatih kemandirian, kerja sama, keterampilan hidup, serta menumbuhkan rasa syukur dan kepekaan terhadap alam. “Harapan kami, setelah mengikuti perkemahan ini, adik-adik Pathfinder menjadi pribadi yang lebih tangguh, lebih peduli terhadap sesama, mencintai alam, dan semakin berkomitmen untuk hidup setia kepada Tuhan melalui pelayanan kususnya di bidang kelas kemajuan,” tutupnya.

Sebelum perkemahan ditutup, peserta diajak menjelajah keindahan alam melalui tracking menuju curug yang menyegarkan. Perjalanan ditutup dengan makan bersama, pembersihan area perkemahan, dan pulang menuju rumah masing-masing pada siang Minggu siang.
(**/RED/Editor/HCI
ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Jemaat Distrik Aceh Tenggara A menggelar Pawai Kesehatan di Desa Muara Situlen dengan membagikan buah jeruk, traktat kesehatan, dan buku rohani. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kesehatan jasmani dan pertumbuhan rohani.
Outreach Ministry mengadakan kegiatan berbagi di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan pembelajaran “Peran Nabi” oleh Pdt. James Situmorang yang diikuti 50 peserta. Kegiatan dilanjutkan pembagian lunch box, sementara di Jakarta Barat juga dibagikan buku Kemenangan Akhir dan booklet New Start kepada warga.
Temukan makna merdeka rohani menurut Alkitab melalui kebebasan dari dosa, pembaruan hati, hidup dalam kebenaran, kasih yang melayani, dan pengharapan kekal di dalam Kristus. Sebuah renungan yang mengajak kita mengalami kebebasan sejati yang mengubah hidup setiap hari.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres menggelar pelayanan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Bertema “Jadilah Tuhan: Kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga”, ibadah diikuti 70 warga binaan serta diakhiri dengan pembagian 70 paket makan siang.
GMAHK Anna Maria Leiwakabessy Medan bersama BWA berbagi tali kasih ke Panti Asuhan YAPI pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian, kasih Kristus, dan dukungan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta kebersamaan.
Pelayanan Jehovah Rapha kembali melayani 60 warga binaan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 6 Agustus 2026. Melalui khotbah “Meluruskan Jalan”, kesaksian iman, doa, dan pembagian makan siang, ibadah ini menguatkan harapan serta mengajak jemaat untuk percaya penuh kepada Tuhan.
Hope Channel Indonesia meresmikan studio baru di Gedung Pertemuan Advent DKI Jakarta pada 4 Agustus 2026. Acara ini dihadiri pimpinan Hope Channel International, SSD, dan gereja Advent se-Indonesia sebagai langkah memperkuat produksi tayangan yang berkualitas dan berdampak positif.
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.