
Penunjukan Pastor Ritus Keni sebagai pemimpin Misi Timor-Leste berlangsung di kantor SSD, menggantikan Pastor Chris Anderson yang kini bertugas di Adventist Mission. Berpengalaman dalam memimpin konferens, menggerakkan program penginjilan di Indonesia Timur, serta mengembangkan pelayanan digital Flower Mix Manado bersama istrinya, Pastor Keni dikenal aktif memperkuat jemaat dan pendidikan Advent. Dengan rekam jejak pelayanan yang luas, ia kini melangkah ke tugas barunya untuk memperkuat pemuridan dan keterlibatan komunitas di Timor-Leste.
PhilippinesDec 11, 2025, 9:57 AM
Komite Eksekutif Divisi Asia-Pasifik Selatan (SSD) telah memilih Pastor Ritus Keni dari Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur sebagai presiden Misi Timor-Leste, menggantikan Pastor Chris Anderson.
Seperti yang diketahui beberapa waktu yang lalu dalam sidang konstituensi yang diadakan di Muaklek, Thailand, para delegasi dari Southeastern Asia Union Mission memilih Anderson untuk menjabat sebagai Associate Executive Decretary untuk Adventist Mission dan Global Mission, dengan tanggung jawab termasuk direktur Center for Adventist-Buddhist Relations, Gospel Outreach, Mission Refocus, serta Public Affairs and Religious Liberty.
Pastor Keni sebelumnya melayani sebagai presiden Konferens Manado dan Maluku Utara, serta memegang berbagai tanggung jawab kepemimpinan dan pastoral di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Tugas-tugasnya termasuk menjadi Koordinator Penginjilan Kota dan Refocus on Mission untuk Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur, di mana ia mendukung berbagai inisiatif penginjilan dan memperkuat pelayanan jemaat.
Sepanjang pelayanannya, Pastor Keni tetap aktif terlibat dalam kegiatan misi di seluruh Indonesia. Kunjungannya ke institusi pendidikan seperti Tobelo Adventist Academy menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan Advent dan mendorong anak muda dalam pertumbuhan rohani serta perkembangan pribadi mereka. Ia juga kerap diundang berbicara dalam pertemuan ibadah tingkat distrik, termasuk program vesper gabungan yang menyatukan jemaat untuk bersekutu dan memperoleh inspirasi.
Selama masa lockdown pandemi, Pastor Keni dan istrinya, Olifia, meluncurkan kanal YouTube bernama Flower Mix Manado. Apa yang dimulai sebagai hobi berkebun sederhana selama masa isolasi berkembang menjadi pelayanan digital yang menjangkau ribuan orang. Melalui video-video singkat tentang tanaman rumah, renungan, dan pesan pengharapan, pasangan ini menemukan cara tak terduga untuk membagikan iman dan penghiburan. Proyek ini terus menginspirasi para penonton dan menjadi contoh nyata dari penginjilan digital yang kreatif di wilayah tersebut.
Pengalaman kepemimpinan Pastor Keni di Indonesia dan keterlibatannya dalam pelayanan lintas batas, termasuk di Filipina, memberikan landasan yang kuat saat ia memasuki tugas barunya di Timor-Leste. Gereja Advent di wilayah tersebut terus bertumbuh, dan penunjukannya datang pada saat yang penting ketika para pemimpin lokal berupaya memperkuat pemuridan, memperluas keterlibatan komunitas, serta mendukung anggota di wilayah yang sedang berkembang ini.
Saat memulai tanggung jawab barunya, Pastor Keni membawa pengalaman pastoral selama bertahun-tahun, hati yang berfokus pada misi, dan pendekatan pelayanan yang praktis yang menjangkau jemaat lokal maupun audiens digital. Pemilihannya menandai babak baru bagi Misi Timor-Leste dalam melanjutkan karya membagikan harapan dan melayani komunitas di seluruh bangsa.
Ralat: Penunjukan berlangsung di kantor SSD yang sebelumnya ditulis di Muaklek, Thailand
ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Jemaat Distrik Aceh Tenggara A menggelar Pawai Kesehatan di Desa Muara Situlen dengan membagikan buah jeruk, traktat kesehatan, dan buku rohani. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kesehatan jasmani dan pertumbuhan rohani.
Outreach Ministry mengadakan kegiatan berbagi di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan pembelajaran “Peran Nabi” oleh Pdt. James Situmorang yang diikuti 50 peserta. Kegiatan dilanjutkan pembagian lunch box, sementara di Jakarta Barat juga dibagikan buku Kemenangan Akhir dan booklet New Start kepada warga.
Temukan makna merdeka rohani menurut Alkitab melalui kebebasan dari dosa, pembaruan hati, hidup dalam kebenaran, kasih yang melayani, dan pengharapan kekal di dalam Kristus. Sebuah renungan yang mengajak kita mengalami kebebasan sejati yang mengubah hidup setiap hari.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres menggelar pelayanan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Bertema “Jadilah Tuhan: Kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga”, ibadah diikuti 70 warga binaan serta diakhiri dengan pembagian 70 paket makan siang.
GMAHK Anna Maria Leiwakabessy Medan bersama BWA berbagi tali kasih ke Panti Asuhan YAPI pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian, kasih Kristus, dan dukungan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta kebersamaan.
Pelayanan Jehovah Rapha kembali melayani 60 warga binaan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 6 Agustus 2026. Melalui khotbah “Meluruskan Jalan”, kesaksian iman, doa, dan pembagian makan siang, ibadah ini menguatkan harapan serta mengajak jemaat untuk percaya penuh kepada Tuhan.
Hope Channel Indonesia meresmikan studio baru di Gedung Pertemuan Advent DKI Jakarta pada 4 Agustus 2026. Acara ini dihadiri pimpinan Hope Channel International, SSD, dan gereja Advent se-Indonesia sebagai langkah memperkuat produksi tayangan yang berkualitas dan berdampak positif.
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.