
Menyeberang Lautan, Pemuda GMAHK Jemaat Lansa dan Berea Gelar Pelayanan di Pulau Gangga
MINAHASA UTARA. hopechannel.id || Sebagai bagian dari saling menguatkan satu dengan yang lain, para pemuda GMAHK Jemaat Lansa dan Berea, di Daerah Misi Minut Bitung (DMMB) di Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT), menggelar pelayanan di pulau Gangga, Sabtu (20/5/2023).
Pemuda GMAHK jemaat Lansa melakukan kunjungan pelayanan ke perkumpulan jemaat di pulau Gangga. Besar harapan jemaat Gangga dengan kedatangan pemuda jemaat Lansa dapat tambah menguatkan iman dan kerohanian mereka.
May 24, 2023, 4:35 AM
Diketahui, di pulau Gangga sendiri, ada beberapa anggota Advent yang sampai hari ini masih tergabung dalam perkumpulan meski sudah menempati rumah ibadah semi permanen.
Pdtm Frengky Lampeang, yang dipercaya melayani di perkumpulan tersebut mengaku sangat senang dengan kunjungan pemuda GMAHK Jemaat Lansa dan Berea itu. “Terima kasih untuk pelayanan dari teman-teman orang muda dari (GMAHK) jemaat Lansa dan Berea,” ucap Pdt Frengky usai acara sabat siang.
Menurutnya, kedatangan rombongan orang muda telah menambah spirit baru bagi umat-umat TUHAN di pulau Gangga. “Besar harapan kami kunjungan hari ini akan menjadi awal untuk rangkaian kunjungan selanjutnya,” harapnya.
Senada, beberapa orang muda yang tergabung dalam rombongan itu juga mengaku senang boleh saling menguatkan dengan saudara seiman di pulau Gangga. “Semoga kita tetap berkomitmen dalam Tuhan hingga Dia datang kembali”. Harap mereka. (**/red/robert-wartawan hci)
Bagikan berita ini...
May 14, 2026
“PELAJARAN DARI MASA DAN MERIBA” (Keluaran 17)
Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.
Jemaat GMAHK Bintaro melalui program Bimbel GEMA menghadirkan bimbingan belajar gratis bagi sekitar 200 anak SD-SMP di Tangerang Selatan. Didukung Pemuda Advent Bintaro, kegiatan rutin ini menjadi wujud pelayanan pendidikan sekaligus pusat pengaruh gereja bagi masyarakat dan generasi muda.
Jemaat Distrik Dairi Pusat melaksanakan pelayanan masyarakat dengan membersihkan rumput liar di pinggir Jalan Sireccer dan Batu Ganda, Desa Pangguruan, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang dilakukan Jemaat Kanaan Balna dan Efesus Parsaoran Batu Ganda ini mendapat apresiasi warga sekitar.
Distrik Karo Selatan mengunjungi penyandang disabilitas dan warga yang baru dibaptis di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Minggu (10/5/2026). Melalui doa bersama dan pembagian 5 paket sembako, pelayanan ini dilakukan untuk menunjukkan kasih Tuhan serta menguatkan iman jemaat.
Jemaat GMAHK Korintus Bakara bersama Pdt. Paulsen Sitanggang melakukan pelayanan masyarakat di Desa Lumban Raja Bakara dengan membagikan 60 botol sabun cuci piring, 120 pembatas Alkitab, serta mendoakan warga. Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan jemaat dengan masyarakat.
Jemaat Maranatha Tambunan Distrik Toba Barat membagikan 100 gelas jus buah dan sekitar 200 traktat NEWSTART kepada masyarakat di sekitar GMAHK Maranatha Tambunan. Pelayanan yang melibatkan pemuda dan orangtua jemaat ini diharapkan memperkenalkan pola hidup sehat serta kasih Kristus.
RSA Medan bersama GMAHK Melati, Saudara, dan Pasir Putih menggelar pengobatan gratis di tiga titik di Pekanbaru pada 6–7 Mei 2026. Kegiatan yang melayani lebih dari 200 warga ini disambut antusias masyarakat dan mengedukasi pentingnya pola hidup sehat serta konsumsi air putih setiap hari.
Pelayanan kasih Jehovah Rapha Paspampres kembali digelar di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, dengan ibadah penuh sukacita yang dihadiri 60 warga binaan. Firman Tuhan bertema “Allah adalah Kasih” menguatkan iman melalui kesaksian, pujian, serta pembagian 60 nasi kotak sebagai wujud kasih dan kepedulian.
Anak-anak Adventurer Club GMAHK Melati Pekanbaru menyambut Adventurer Day ke-37 bertema “Walking with Jesus” dengan bakti sosial berbagi nasi bungkus kepada tunawisma dan warga berkekurangan. Kegiatan ini mengajarkan kasih, kepedulian, dan pelayanan nyata bagi sesama.
Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.









