
Gary Keith Roberts, pilot misi untuk Adventist Aviation Indonesia, meninggal dunia setelah karier cemerlang yang melibatkan misi di berbagai negara seperti Filipina, Amerika Serikat, Angola, dan Amerika Selatan. Sejak kecil, ia membantu dokter di daerah terpencil dan berpartisipasi dalam lebih dari 1.500 operasi mata, yang memulihkan penglihatan banyak orang dan memotivasinya menjadi pilot, perawat, dan mekanik pesawat. Roberts menggantikan pesawat yang jatuh dan menewaskan ayahnya, Bob Roberts, sambil terus menyebarkan Injil melalui penerbangan misi. Ia dan istrinya, Wendy, pindah ke Indonesia untuk melanjutkan pekerjaan pelayanan, meninggalkan dampak abadi di ladang misi dan komunitas Advent di Asia-Pasifik Selatan.
Jakarta, IndonesiaJul 26, 2024, 5:57 AM
Gary Keith Roberts, seorang pilot misi untuk Adventist Aviation Indonesia, meninggal dunia. Roberts, yang dikenal karena dedikasi dan pelayanannya, memiliki karier yang cemerlang yang melibatkan misi penerbangan di seluruh dunia dengan tujuan utama menyebarkan kasih Yesus melalui pekerjaan misi dan belas kasih. Roberts bertugas di berbagai misi di Filipina, Amerika Serikat, Angola, dan Amerika Selatan. Roberts membantu para dokter yang dikirim ayahnya ke daerah-daerah terpencil selama masa kecilnya. Ia berpartisipasi dalam lebih dari 1.500 operasi mata, sehingga memulihkan penglihatan banyak orang yang telah mengalami gangguan selama lima hingga dua puluh tahun. Pengalaman ini memotivasinya untuk mengejar karier sebagai pilot profesional, perawat terdaftar, dan mekanik rangka pesawat serta pembangkit listrik.
Roberts menganggap kepergiannya dari Amerika ke daerah terpencil sebagai pengorbanan; namun, ia menganggapnya sebagai pengalaman yang berharga. Ia membantu banyak orang setiap hari dengan satu pesawat terbang. Pesawat terbang itu adalah satu-satunya sumber harapan bagi banyak orang, yang berfungsi sebagai penyelamat. Ia menemukan kepuasan yang luar biasa saat mengetahui bahwa ia telah memberikan dampak yang signifikan pada kehidupan seseorang dan sering kali memainkan peran penting dalam menyelamatkan nyawa.
Salah satu penerbangan Roberts yang paling penting melibatkan penggantian pesawat yang jatuh, yang mengakibatkan kematian ayahnya, pilot misi veteran Bob Roberts. Ia berdoa untuk negara-negara yang ia lalui selama pelayaran ini, yang banyak di antaranya terletak di wilayah yang terkenal karena tantangan sosial ekonominya dan akses terbatas terhadap Injil.
Gary berbagi pengalamannya menjadi pilot misionaris untuk Adventist Aviation Indonesia dalam salah satu wawancaranya dalam sebuah video Misi Advent. Ia menyatakan, "Kita telah diberi wewenang untuk menyebarkan Injil ke seluruh penjuru dunia, termasuk tetangga Anda, mereka yang tinggal di sebelah rumah, dan mereka yang tinggal di desa-desa terpencil. Anda mungkin akan segera bertanya-tanya, "Bagaimana mereka akan belajar tentang Yesus?" Dan itu akan tercapai melalui pengaruh operasi seperti ini, di mana Anda masuk dan menyediakan mereka dengan barang-barang yang diperlukan, serta membagikan Injil kepada mereka. Orang-orang yang siap untuk percaya kepada Tuhan, melepaskan kendali, dan mematuhi permintaan-Nya akan menerima manfaat yang besar.
Roberts sangat berdedikasi dalam memberikan bantuan kepada individu di daerah terpencil, termasuk pendeta, misionaris, dan tenaga medis, yang diangkut ke lokasi sulit di mana bantuan hampir mustahil diperoleh. Kegiatan keluarganya, bersama dengan kegiatannya sendiri, memiliki pengaruh besar pada masyarakat Papua dan daerah lain yang mendapat manfaat dari pelayanan penerbangan mereka.
Gary Roberts dan istrinya, Wendy, pindah ke Indonesia setelah meninggalnya Bob Roberts untuk melanjutkan pekerjaannya di Adventist Aviation Indonesia. Pelayanan dan iman Gary Keith Roberts telah memberikan dampak yang abadi di ladang misi, dan komunitas Advent di wilayah Asia-Pasifik Selatan
(**/red/TIM
Aug 21, 2026
Outreach Ministry mengadakan kegiatan berbagi di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan pembelajaran “Peran Nabi” oleh Pdt. James Situmorang yang diikuti 50 peserta. Kegiatan dilanjutkan pembagian lunch box, sementara di Jakarta Barat juga dibagikan buku Kemenangan Akhir dan booklet New Start kepada warga.
Temukan makna merdeka rohani menurut Alkitab melalui kebebasan dari dosa, pembaruan hati, hidup dalam kebenaran, kasih yang melayani, dan pengharapan kekal di dalam Kristus. Sebuah renungan yang mengajak kita mengalami kebebasan sejati yang mengubah hidup setiap hari.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres menggelar pelayanan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Bertema “Jadilah Tuhan: Kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga”, ibadah diikuti 70 warga binaan serta diakhiri dengan pembagian 70 paket makan siang.
GMAHK Anna Maria Leiwakabessy Medan bersama BWA berbagi tali kasih ke Panti Asuhan YAPI pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian, kasih Kristus, dan dukungan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta kebersamaan.
Pelayanan Jehovah Rapha kembali melayani 60 warga binaan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 6 Agustus 2026. Melalui khotbah “Meluruskan Jalan”, kesaksian iman, doa, dan pembagian makan siang, ibadah ini menguatkan harapan serta mengajak jemaat untuk percaya penuh kepada Tuhan.
Hope Channel Indonesia meresmikan studio baru di Gedung Pertemuan Advent DKI Jakarta pada 4 Agustus 2026. Acara ini dihadiri pimpinan Hope Channel International, SSD, dan gereja Advent se-Indonesia sebagai langkah memperkuat produksi tayangan yang berkualitas dan berdampak positif.
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.
Salib Kristus menjadi kuasa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pelajari mengapa pengorbanan Yesus di kayu salib membawa pendamaian, keselamatan, dan hidup baru, sekaligus menjadi pembeda antara mereka yang menerima dan menolak anugerah Allah.
Jehovah Rapha melayani ibadah di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 2 Juli 2026 dengan tema "Rut dan Boas". Melalui firman Tuhan, sekitar 60 warga binaan dikuatkan untuk hidup dalam kesetiaan kepada Tuhan, disertai pembagian makan siang dan kesaksian yang menguatkan iman peserta.