
Kepedulian sosial diwujudkan melalui kegiatan Khitanan Massal kolaborasi Advent Respon Cepat Indonesia (ARC) dan Jakarta Banten Conference (JBC) yang digelar pada Minggu, 14 Desember 2025, di Aula GMAHK Jemaat Petukangan Selatan, diikuti 28 anak tanpa biaya. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mendapat dukungan tokoh setempat, serta menjadi wujud toleransi dan komitmen ARC dan JBC untuk terus melayani masyarakat.
Banten, IndonesiaDec 17, 2025, 6:00 AM
Kegiatan ini diikuti oleh 28 anak, tanpa dipungut biaya apapun. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, dilanjutkan doa pembukaan oleh Pdt. Jusak Hutapea, Gembala Jemaat Petukangan Selatan. Penjelasan medis mengenai proses khitan disampaikan oleh dr. Fandy bersama tim dari Lembaga Sunat 123, yang telah bekerja sama dengan ARC dalam berbagai kegiatan serupa. Acara ini juga dihadiri dan mendapat sambutan dari Ketua RT setempat, Bapak Sulino, serta perwakilan Kelurahan Petukangan Selatan, Ibu Tri Wahyuni, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kemanusiaan ini.

Khitanan Massal berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Pdt. Hemat Sibuea, Direktur SS/PP/Pelmas JBC, menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya toleransi dan kerja sama yang baik di lingkungan Petukangan Selatan. Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi panitia dan ungkapan syukur atas dukungan masyarakat, cuaca yang cerah, serta komitmen bersama ARC dan JBC untuk melanjutkan pelayanan kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

(**/RED/Danang/HCI
ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Jemaat Distrik Aceh Tenggara A menggelar Pawai Kesehatan di Desa Muara Situlen dengan membagikan buah jeruk, traktat kesehatan, dan buku rohani. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kesehatan jasmani dan pertumbuhan rohani.
Outreach Ministry mengadakan kegiatan berbagi di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan pembelajaran “Peran Nabi” oleh Pdt. James Situmorang yang diikuti 50 peserta. Kegiatan dilanjutkan pembagian lunch box, sementara di Jakarta Barat juga dibagikan buku Kemenangan Akhir dan booklet New Start kepada warga.
Temukan makna merdeka rohani menurut Alkitab melalui kebebasan dari dosa, pembaruan hati, hidup dalam kebenaran, kasih yang melayani, dan pengharapan kekal di dalam Kristus. Sebuah renungan yang mengajak kita mengalami kebebasan sejati yang mengubah hidup setiap hari.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres menggelar pelayanan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Bertema “Jadilah Tuhan: Kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga”, ibadah diikuti 70 warga binaan serta diakhiri dengan pembagian 70 paket makan siang.
GMAHK Anna Maria Leiwakabessy Medan bersama BWA berbagi tali kasih ke Panti Asuhan YAPI pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian, kasih Kristus, dan dukungan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta kebersamaan.
Pelayanan Jehovah Rapha kembali melayani 60 warga binaan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 6 Agustus 2026. Melalui khotbah “Meluruskan Jalan”, kesaksian iman, doa, dan pembagian makan siang, ibadah ini menguatkan harapan serta mengajak jemaat untuk percaya penuh kepada Tuhan.
Hope Channel Indonesia meresmikan studio baru di Gedung Pertemuan Advent DKI Jakarta pada 4 Agustus 2026. Acara ini dihadiri pimpinan Hope Channel International, SSD, dan gereja Advent se-Indonesia sebagai langkah memperkuat produksi tayangan yang berkualitas dan berdampak positif.
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.