
Kementrian Agama Kristen Laksanakan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon di GMAHK Melati
PEKANBARU.hopechannel.id|| Kementerian Agama Kristen Kota Pekanbaru melaksanakan program Gerekan Penanaman Satu Juta Pohon di lingkungan GMAHK Melati pada Selasa (22/4/25).
Memperingati Hari Bumi ke-55, Kementerian Agama Kristen Pekanbaru mengadakan penanaman pohon bersama GMAHK Jemaat Melati dan Direktur PAP Nelson Panggabean sebagai wujud kepedulian lingkungan. Kegiatan ini menegaskan peran gereja dalam menjaga alam, mengurangi dampak perubahan iklim, dan melaksanakan tugas Tuhan untuk merawat bumi.
Pekanbaru, Riau, IndonesiaApr 23, 2025, 8:14 AM
Program ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Bumi yang ke-55. Di moment ini kita bisa melakukan berbagai kegiatan yang menunjukkan kepedulian dan rasa sayang terhadap bumi, salah satunya dengan cara menanam tanaman disekitar rumah, lingkunga dan gereja.

Penyelenggara Kementerian Agama Kristen kota Pekanbaru melalui penanaman bibit pohon menunjukan bahwa gereja harus turut berpartisipasi menjaga alam dan bumi lewat penghijauan dan meningkatkan kesadaran umat beragama dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dan melestarikan alam serta mengurangi dampak perubahan iklim.

Bersama penyuluh dan gembala GMAHK jemaat Melati, didampingi oleh Direktur Perguruan Advent Pekanbaru (PAP) Nelson Panggabean turut menamam 2 bibit pohon. Berharap pohon yang ditanam akan tumbuh subur dan menghasilkan buah yang terbaik.

Pemeliharaan bumi adalah bagian dari rencana dan tugas yang Tuhan berikan kepada manusia pertama. Dengan menjaga, maka kita akan diberkati dengan hidup bahagia diatas dunia yang dijadikan Tuhan. Mari bersama-sama menjaga bumi dengan membuat penghijauan disekitar lingkungan rumah kita.
(**/RED/Parsaoran Barutu/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









