
Kelompok Outreach Ministry Pelayanan ke Lapas Salemba
JAKARTA.hopechannel.id|| Kelompok Outreach Ministry adakan pelayanan ke Lapas Salemba pada Selasa, 1 Juli 2025, pukul 09.00-10.30 WIB.
Outreach Ministry di Lapas Salemba menghadirkan firman dari Mazmur 90 oleh Danang Priyadi tentang Allah sebagai perlindungan kekal. Diah Murti dan Enny Rosita turut melayani, disambut Karoh Stella Soraya. Warga binaan David bersaksi tentang kasih Tuhan yang mengubah hidupnya. Acara ditutup dengan pembagian 95 nasi kotak dan sukacita bersama.
Jakarta, IndonesiaJul 2, 2025, 3:56 AM
Firman Tuhan yang membahas Mazmur 90 disampaikan oleh Danang Priyadi, berbicara tentang doa Musa yang memuji Allah sebagai perlindungan dan penghiburan. Allah Yang penuh kasih dan kesetiaanNya kekal selamanya. Sementara manusia seperti rumput yang pagi tumbuh segar, tetapi pada sore harinya sudah layu, kering, dan hilang lenyap.

Pelayanan Outreach Ministry ini diikuti juga oleh dua peserta lain yaitu Diah Murti Prasetyawati dan Enny Rosita Ritonga. Kehadiran Outreach Ministry disambut oleh Stella Soraya Leonard, selaku Kepala Kerohanian (Karoh) Lapas Salemba. David, salah satu warga binaan memberi kesaksian bahwa saat pertama datang tak diacuhkan oleh teman-teman satu bloknya. Tetapi dengan bersikap baik dan rendah hari, David akhirnya bisa berteman dan bahkan diberi pekerjaan untuk membersihkan taman, sehingga bisa mendapat penghasilan bulanan. David bersyukur atas perlindungan dan kasih Tuhan yang tiada henti.

Selain berkat rohani, Outreach Ministry juga memberi berkat jasmani berupa 95 nasi kotak untuk makan siang bersama. Ibadah siang ditutup dengan saling bersalaman dan berbagi berkat dengan penuh sukacita atas kemurahan Tuhan.

(**/RED/Danang Priyadi/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









