
Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara Kunjungi Kantor GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur, Selengkapnya Di Sini.
SULAWESI UTARA. hopechannel.id || Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara H. Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd.I kunjungi kantor pusat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT) dalam rangka menyelaraskan paham keagamaan dan kebangsaan di provinsi Sulawesi Utara. Jumat (13/01/2023).
Dalam Kunjungan Ke Kantor GMAHK Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur, Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara menyelaraskan paham keagamaan dan kebangsaan di Provinsi Sulawesi Utara dan mengajak seluruh tokoh agama untuk menjadikan agama sebagai instrumen bangsa untuk bersatu.
Jan 18, 2023, 2:05 AM
Kedatangan rombongan Kakanwil disambut baik pimpinan GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur, Ketua Pdt. Samuel Yotam Bindosano, Sekretaris Eksekutif Pdt. Ronald Rantung, Bendahara Bpk. Jeffry Ismail bersama seluruh jajaran dan staf kantor pusat GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur.

Kegiatan diawali dengan doa yang dilayangkan Pdt. Frangky Sepang selaku Sekretaris Asosiasi kependetaan GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur, dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan langsung oleh ketua GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur.
Dalam sambutannya Bindosano memberikan gambaran secara singkat tentang struktur organisasi gereja Advent secara umum "Gereja Advent adalah gereja sedunia yang tersebar di 202 negara yang berkantor pusat di Maryland, Amerika Serikat. Kami di Indonesia tergabung dalam wilayah pelayanan Divisi Asia Pasifik Selatan yang mencakup beberapa negara di Asia tenggara. Di Indonesia sendiri dibagi dalam dua bagian yaitu Uni Indonesia Kawasan Barat yang berkantor pusat di Jakarta dan Uni Indonesia Kawasan Timur yang berkantor pusat di tempat ini. Dalam wilayah pelayanan Uni Indonesia Kawasan Timur terdapat 11 sinode yang tersebar di berbagai kota di Indonesia bagian timur dengan jumlah keanggotaan (hanya orang dewasa) sebanyak 70.111 anggota gereja".
Selanjutnya dilansir dari Nusantara.com Kakanwil mengatakan bahwa gerakan moderasi beragama penting untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia "Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik kiri maupun kanan untuk mengejawantahkan esensi ajaran agama secara berimbang, adil, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," Ungkap Sarbin.
Adapun Kakanwil mengajak seluruh pendeta, tokoh gereja untuk menjadikan agama sebagai instrumen bangsa untuk bersatu dan bukan menjadi hal untuk dipertentangkan. "Jangan jadikan agama untuk menjadi penghalang atau dinding pemisah tapi jadikan agama sebagai instrumen untuk bersatu dengan saling menghargai, berinteraksi dan menghormati satu dengan yang lain" katanya.
Kakanwil juga memberikan pemahaman seperti pelangi yang terlihat begitu indah karena memiliki berbagai macam warna "kita boleh berbeda warna kulit tapi kita bisa berada dalam satu kapal untuk berlayar, kita boleh berbeda agama tapi kita berada dalam satu bangsa yaitu bangsa Indonesia" lanjutnya ia mengatakan "kita tidak mengenal soal mayoritas atau minoritas maka dari itu mari perkecil simbol-simbol perbedaan dan perbesar simbol-simbol kebersamaan" cetusnya.
Di akhir pertemuan Kakanwil didoakan secara khusus oleh Pdt. Ronald Rantung dalam tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan saat ini. (**red/tim/eiuc/Nusantara.com).
Bagikan berita ini...
Jul 10, 2026
Pelayanan JRp di Lapas Pondok Bambu
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.
Salib Kristus menjadi kuasa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pelajari mengapa pengorbanan Yesus di kayu salib membawa pendamaian, keselamatan, dan hidup baru, sekaligus menjadi pembeda antara mereka yang menerima dan menolak anugerah Allah.
Jehovah Rapha melayani ibadah di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 2 Juli 2026 dengan tema "Rut dan Boas". Melalui firman Tuhan, sekitar 60 warga binaan dikuatkan untuk hidup dalam kesetiaan kepada Tuhan, disertai pembagian makan siang dan kesaksian yang menguatkan iman peserta.
Pelayanan Jamahan Iman bersama Outreach Ministry mengadakan ibadah di Lapas Salemba, Jakarta, yang menguatkan sekitar 90 warga binaan melalui firman bertema harapan dan percaya kepada Tuhan. Kegiatan ditutup dengan pembagian 90 nasi kotak sebagai wujud kasih dan kepedulian.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar Charity Clinic atau pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Limbong, Kabupaten Samosir. Sebanyak sekitar 90 warga menerima pemeriksaan kesehatan, kacamata baca gratis, konseling, dan doa sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Ibu Bijak Ministry menggelar pelayanan kasih di Yayasan Rumah Roti Adeline, Bekasi, melalui ibadah bertema “Hati yang Gembira adalah Obat yang Manjur”, pemberian bantuan sosial, dan penguatan rohani bagi sekitar 70 lansia serta penyandang disabilitas yang diasuh yayasan.
Dialog antarumat beragama menjadi salah satu kunci menjaga persatuan Indonesia yang majemuk. Melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih dalam, masyarakat dapat membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai.
Pelajari makna mendalam kayu aras, hisop, dan kain kirmizi dalam Bilangan 19. Ketiga simbol ini menunjuk kepada pengorbanan Yesus Kristus yang menyucikan, menebus, dan memberikan hidup kekal bagi manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.
Ibu Bijak Ministry menyalurkan bantuan sosial ke Rumah Singgah Jatiasih dan Panti Jompo Jatiasih, Bekasi, serta melayani warga binaan Lapas Perempuan Pondok Bambu. Didukung donatur dari AS, pelayanan ini menghadirkan bantuan pangan, firman Tuhan, dan pengharapan bagi mereka yang membutuhkan.
Jehovah Rapha Paspampres mengadakan pelayanan Firman Tuhan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 4 Juni 2026. Dengan tema “Menjaga Api Tetap Menyala”, ibadah yang dihadiri 60 warga binaan menghadirkan penguatan iman, kesaksian penuh harapan, serta pembagian 60 lunch box sebagai wujud kasih.









