
Jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan Lakukan Pelmas Saat Retreat
SIMALUNGUN.hopechannel.id|| Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan lakukan pelayanan masyarakat saat retreat di Pantai Batu Hoda, Tigaras pada hari Minggu (7/9/2025).
Dalam rangka retret di Pantai Batu Hoda, Jemaat Anna Maria Leiwakabessy pada 7 September 2025 membagikan 44 paket makanan ringan dan buku rohani kepada warga sekitar, sementara Pdt. Rimon Simanjuntak dan tim berdoa di beberapa rumah. Warga menyambut dengan sukacita, dan sang gembala berharap pelayanan ini menolong mereka mengenal Yesus dan menemukan kebenaran.
Simalungun, North Sumatra, IndonesiaSep 10, 2025, 7:58 AM
Jemaat Anaa Maria Leiwakabessy yang sedang melakukan retret di Pantai Batu Hoda mulai tanggal 5-7 September 2025, melakukan pelayanan kepada masyarakat sekitar area. Pada Minggu, 7 September 2025 sebanyak 20 orang di utus untuk membagikan makanan ringan dan buku rohani kepada masyarakat sekitar Pantai Batu Hoda, Tigaras. Dengan sukacita para utusan berpencar dan mendatangi masyarakat, baik yang sedang beraktifitas diluar ataupun di dalam rumah.

Sementara buku rohani dibagikan, Pdt.Rimon Simanjuntak dan tim, mengunjungi beberapa rumah untuk berdoa. Masyarakat tampak senang dengan kunjungan yang baik ini. Sebagai informasi tambahan, sebanyak 44 paket makanan ringan dan buku rohani habis dibagikan kepada masyarakat.

Pdt. Rimon Simanjuntak selaku Gembala Jemaat Anna Maria Leiwakabessy berharap melalui pelayanan masyarakat yang telah dilakukan, maka masyarakat akan mengenal Tuhan dan menemukan kebenaran melalui buku rohani yang dibagikan.

"Ketika kita membagikan buku, kita memperkenalkan Yesus. Dan melalui buku itu kiranya suatu saat mereka menemukan kebenaran", ungkapnya.
(/RED/Juli_Sagala/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









