
Himpunan Mahasiswa PTASN Lakukan Pelayanan Masyarakat Di Desa Parhundalian Tanah Jawa.
SIANTAR.Hopechannel.id|| Menempuh jarak kurang lebih 50 km, para Dosen dan Himpunan Mahasiswa Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara (PTASN) siap melakukan pelayanan masyarakat di Desa Parhundalian, Tanah Jawa.
Para Dosen dan Himpunan Mahasiswa dari Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara mengadakan pelayanan masyarakat di desa Parhaundalian, Tanah Jawa. Kegiatan ini dilangsungkan pada 12-15 April 2023.
Apr 17, 2023, 6:00 AM
Semangat melayani masyarakat Desa ditunjukkan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara (PTASN) di Desa Parhundalian, Tanah Jawa, Sumatera Utara dilangsungkan pada 12-15 April 2023.
Diawali dengan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, kegiatan ini di senangi para penduduk desa. Kemudian dilanjutkan dengan Seminar Kesehatan dan ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dengan Tema "Yesus Adalah Jawaban", pada malam hari. Terlihat mulai dari anak kecil, remaja, orang tua, hingga lansia turut hadir dalam setiap kegiatan yang ada terlebih ibadah KKR setiap malamnya.
Tidak hanya sampai disitu, beberapa kegiatan kepemudaan juga turut diberikan kepada masyarakat Desa hingga pada kebaktian hari Sabat . Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) PTASN berharap melalui kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan dampak yang positif.
"Semoga kegiatan ini bisa membawa satu dampak yang positif bagi Mahasiswa dan juga menjadi wadah untuk melatih keberanian dalam melayani terkhusus kepada saudara-saudara yang belum mengenal injil. Saya juga berharap agar kedepannya kegiatan ini bisa terus berlanjut di generasi HIMA Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara dimasa yang akan datang dan tentunya akan semakin lebih baik lagi". Ujarnya. (**red/Juli Sagala-Wartawan HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









