
Gempa Mengguncang Kepulauan Salomon Gedung Sekolah Runtuh
Oct 29, 2021, 9:19 AM
JAKARTA.hopechannel.id || Gempa bumi menyebabkan kerusakan signifikan pada Sekolah Menengah Komunitas Advent Bekabeka pada Jumat sore, 15 Oktober, di Provinsi Barat Kepulauan Solomon di sebelah timur Pulau Ngatokae.
Pusat gempa berada antara 25 hingga 30 kilometer dari titik terdekat di daratan dan berdampak besar pada masyarakat.
Direktur ADRA Kepulauan Solomon Stephen Tasker mengirim Raynick Jack, koordinator manajemen darurat ADRA SI, di MV Mariner untuk menemukan kerusakan yang terjadi di sekolah dan masyarakat sekitar dan menyusun laporan.
23 dari 28 rumah di kampus rusak , dua bangunan runtuh total, termasuk rumah kepala sekolah dan kantin, dan tujuh rusak parah—lima keluarga staf harus tinggal di ruang makan, satu kelompok di ruang kelas dan kepala sekolah tinggal di flat transit.
Asrama mengalami beberapa kerusakan tetapi masih layak huni, namun enam toilet dan enam kamar mandi juga rusak sehingga menimbulkan masalah sanitasi.
ADRA telah meminjamkan lima terpal dan berbagai macam tali kepada sekolah untuk membantu membuat tempat berteduh jika diperlukan.
Sebuah tim dari perguruan tinggi kejuruan Batuna terdekat hadir dan memberi bantuan dan memperbaiki saluran air yang dapat diperbaiki.
“Pemerintah mengucapkan terima kasih atas doanya dan terutama ADRA Solomons yang menjadi yang pertama merespon positif dengan mengirimkan petugas untuk melihat situasi yang ada.” kata Kepala Sekolah Bekabeka Encie Dionie.
“Kami juga berterima kasih kepada Tuhan bahwa tidak ada korban jiwa dimana sebuah mahasiswa dan sfaf pendidik dalam keadaan baik.’ Jelasnya
Setidaknya dua rumah perlu dibangun kembali dan lainnya diperbaiki.
Bekabeka adalah sebuah sekolah menengah berasrama dengan 249 siswa, 18 staf pengajar dan sembilan staf pendukung.
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara membantu Bekabeka, Anda dapat menghubungi kepala sekolah di edionie@gmail.com. (**/red/tim R.A
Bagikan berita ini...
Dengan semangat melayani, Pathfinder Jemaat Siparmahan Sihotang membersihkan kawasan wisata Bukit Holbung, Samosir, pada 16 Mei 2026. Mereka mengumpulkan berbagai jenis sampah yang ditemukan di area wisata serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Rumah Sakit Advent Medan membagikan paket sembako gratis berupa beras 5 kg dan minyak goreng 2 liter kepada 448 karyawan pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi karyawan sekaligus wujud kepedulian pimpinan dalam membantu menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Perguruan Advent 2 Medan meraih prestasi gemilang pada Olimpiade Sains Hardiknas se-Sumatera Utara 2026. Frederika Lovenberg Siahaan, siswi kelas IX SMP Advent 2 Medan, berhasil meraih Medali Emas Bahasa Inggris tingkat SMP/MTs, mengharumkan nama sekolah dan membuktikan kualitas pendidikan Advent.
Jemaat Distrik Toba Barat mengadakan pelayanan masyarakat serentak se-DSKU di Desa Silaen, Huta Lumban Toba dengan membagikan traktat kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta membantu membersihkan rumah lansia sebagai wujud kasih dan pelayanan kepada sesama yang membutuhkan.
Jemaat Sarfat Alur Baning, Aceh Tenggara, menggelar pelayanan masyarakat dengan membagikan 40 gelas bubur kacang hijau, traktat kesehatan, dan buku rohani gratis. Kegiatan ini menjadi wujud kasih Tuhan sekaligus mempererat toleransi antarumat beragama di Desa Alur Baning pada Mei 2026.
Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.
PA Shine RSAM mengunjungi pasien rawat inap di Rumah Sakit Advent Medan pada Sabtu (16/5/2026) melalui pelayanan bertema “Jalan Bersama Tuhan”. Anak-anak Adventurer mendoakan pasien dan membagikan berkat sebagai wujud kasih, sekaligus belajar melayani, peduli, serta bertumbuh dalam iman kepada Tuhan.
BWA Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur, melalui ibadah bertema “Mengerti Waktunya Tuhan” pada 18 Mei 2026. Pelayanan penuh kasih ini menghadirkan penguatan rohani, pujian haru, doa, serta pembagian 70 lunch box bagi seluruh peserta.
Dalam rangka Hari Pathfinder Sedunia 2026, Pathfinder dan Adventurer jemaat Maranatha Martoba membagikan 30 buah pir dan buku rohani “Harapan” kepada masyarakat di Bukit Maratur, Pematang Siantar. Kegiatan ini menjadi sarana belajar melayani, berbagi, dan menunjukkan kasih Kristus kepada sesama.
Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.









