
Follow The Bible Untuk Anak-anak Yatim
JAKARTA.hopechannel.id|| GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani anak-anak yatim di Yayasan Estetika Teras Ragam (ESTER) melalui Follow the Bible dan juga belajar bahasa isyarat pada Jumat, 28 Maret 2025, mulai pukul 12.00-14.00 WIB.
Sebagai tindak lanjut retreat Jehovah Rapha, kegiatan Follow the Bible bagi anak-anak yatim digelar di Yayasan Estetika Teras Ragam, disertai pembelajaran bahasa isyarat. Acara ini diisi dengan cerita moral tentang menghormati orang tua, yang dibawakan oleh Pdt. James Situmorang, serta permainan dan pembagian hadiah oleh Danang Priyadi. Kegiatan tersebut disambut oleh pimpinan yayasan, Mita Mariska Gerung.
Jakarta, IndonesiaApr 3, 2025, 6:22 AM
Pdt. James Situmorang, Gembala Jemaat Jehovah Rapha beserta keluarga mendampingi Diah Murti dan Enny Ritonga, mencanangkan Follow the Bible bagi anak-anak yatim, ditambah juga belajar bahasa isyarat. Dalam kegiatan belajar ini, Pdt, James Situmorang membagikan cerita moral mengenai menghormati orangtua, seperti tertulis pada Alkitab, dan Danang Priyadi mengadakan games dan berbagi hadiah untuk anak-anak yang ada di sana.

Kedatangan para pelayan Tuhan disambut oleh Mita Mariska Gerung, pimpinan Yayasan Estetika Teras Ragam, dan Silvia Sevan yang merupakan koordinator lapangan. Yayasan ini berdiri 1 April 2022, mulai dari 5 anak dari Timika, Papua, perlahan bertambah menjadi 7, 9, 13, 15, dan sekarang menjadi 18 anak, dari usia 3 sampai 11 tahun, dengan 6 orang pengasuh.
Acara ini diadakan sebagai tindak lanjut kegiatan retreat Jehovah Rapha di Citra Cikopo Hotel, pada 21-23 Maret 2025, dengan berdasarkan pada tulisan dalam Kitab Yesaya 1:17, "Berbuat baiklah, belalah anak-anak yatim, dan perhatikanlah janda-janda.

(**/RED/Danang Priyadi/HCI
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.










