
Erton Köhler, mantan pemimpin Divisi Amerika Selatan dan sekretaris eksekutif GC, terpilih sebagai Presiden GC dengan dukungan lebih dari 90%, menjadi presiden pertama asal Brasil. Ia dikenal dengan gaya kepemimpinan sentralistik dan penolakan terhadap budaya populer, namun juga menghadapi kritik atas penurunan keanggotaan muda dan isu pengelolaan gereja. Dalam sambutannya, ia mengajak gereja untuk maju bersama dalam kesatuan.
St. Louis, Missouri, United StatesJul 5, 2025, 1:29 AM
Ketua komite nominasi mengajukan mosi untuk memilih Köhler, yang berusia 55 tahun dan telah menjabat sebagai sekretaris eksekutif GC sejak 2021. Köhler terpilih dengan 1.721 suara “YES” dan 188 suara “NO”.
Pada tahun 2022, Presiden GC sebelumnya, Ted N. C. Wilson, terpilih kembali dengan sekitar 75% suara delegasi. Tiga tahun kemudian, Köhler yang menjadi presiden pertama dari Brasil dalam denominasi ini memperoleh dukungan sebesar 90,15%.
Köhler sebelumnya menjabat sebagai presiden Divisi Amerika Selatan (South America Division/SAD) dari tahun 2007 hingga 2021 dan selama 14 tahun itu, ia memusatkan struktur teologis dan birokrasi Advent di benua tersebut. Status dari uni di bawah SAD mencerminkan gaya kepemimpinannya: 12 di antaranya adalah "union missions" yang berada langsung di bawah kendali divisi, sedangkan hanya empat yang merupakan "union conferences" yang utamanya bertanggung jawab kepada konstituen masing-masing.
Köhler juga dikenal sebagai tokoh yang secara terbuka menentang pentahbisan perempuan dan menyuarakan pandangan yang menolak budaya populer dalam gaya hidup Advent. Ia menulis kritik terhadap berbagai bentuk hiburan seperti olahraga, musik, dan video game.
Masa jabatan Köhler yang panjang di SAD menghasilkan hasil yang kontroversial. Pertumbuhan keanggotaan tergolong moderat angka baptisan yang tinggi diimbangi oleh tingkat keluar yang meningkat, menghasilkan pertumbuhan bersih sekitar 30 persen, namun keanggotaan anak muda mengalami penurunan. Menurut laporan sekretaris eksekutif SAD tahun 2021, antara tahun 2011 dan 2020, sekitar 674.000 orang berusia 17 hingga 30 tahun meninggalkan gereja di Amerika Selatan, sementara hanya 534.000 orang usia tersebut yang bergabung dalam periode yang sama. Ini membuat gereja di Amerika Selatan mengalami pertumbuhan negatif sebesar 26,3 persen di kalangan anak muda selama satu dekade terakhir.
Selain itu, berbagai strategi Köhler untuk memastikan kontrol terpusat atas gereja di Amerika Selatan melalui SAD—seperti sentralisasi dana kepercayaan uni dan kampanye distribusi buku dapat dikatakan telah memicu skandal korupsi dan pemborosan sumber daya gereja lokal. Di sisi lain, di bawah kepemimpinan Köhler, SAD menolak beberapa pelayanan ultra-konservatif yang bersifat mandiri yang belakangan aktif di Brasil.
Dalam sambutannya yang singkat setelah terpilih sebagai presiden, Köhler berkata, “Mari kita maju bersama.” Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pendahulunya, mengungkapkan penghargaan terhadap tulisan-tulisan Ellen White, dan menekankan pentingnya gereja Advent untuk mengintegrasikan beragam umat dan ide. Setelah konferensi pers pada hari Jumat pukul 17.00, pernyataan publik selanjutnya dari Köhler akan disampaikan dalam khotbah Sabat pada tanggal 5 Juli.
Sumber : https://spectrummagazine.org/
ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Jemaat Distrik Aceh Tenggara A menggelar Pawai Kesehatan di Desa Muara Situlen dengan membagikan buah jeruk, traktat kesehatan, dan buku rohani. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kesehatan jasmani dan pertumbuhan rohani.
Outreach Ministry mengadakan kegiatan berbagi di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan pembelajaran “Peran Nabi” oleh Pdt. James Situmorang yang diikuti 50 peserta. Kegiatan dilanjutkan pembagian lunch box, sementara di Jakarta Barat juga dibagikan buku Kemenangan Akhir dan booklet New Start kepada warga.
Temukan makna merdeka rohani menurut Alkitab melalui kebebasan dari dosa, pembaruan hati, hidup dalam kebenaran, kasih yang melayani, dan pengharapan kekal di dalam Kristus. Sebuah renungan yang mengajak kita mengalami kebebasan sejati yang mengubah hidup setiap hari.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres menggelar pelayanan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Bertema “Jadilah Tuhan: Kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga”, ibadah diikuti 70 warga binaan serta diakhiri dengan pembagian 70 paket makan siang.
GMAHK Anna Maria Leiwakabessy Medan bersama BWA berbagi tali kasih ke Panti Asuhan YAPI pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian, kasih Kristus, dan dukungan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta kebersamaan.
Pelayanan Jehovah Rapha kembali melayani 60 warga binaan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 6 Agustus 2026. Melalui khotbah “Meluruskan Jalan”, kesaksian iman, doa, dan pembagian makan siang, ibadah ini menguatkan harapan serta mengajak jemaat untuk percaya penuh kepada Tuhan.
Hope Channel Indonesia meresmikan studio baru di Gedung Pertemuan Advent DKI Jakarta pada 4 Agustus 2026. Acara ini dihadiri pimpinan Hope Channel International, SSD, dan gereja Advent se-Indonesia sebagai langkah memperkuat produksi tayangan yang berkualitas dan berdampak positif.
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
GMAHK Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Perempuan Pondok Bambu melalui ibadah bertema “Doa adalah Iman”, pendalaman Alkitab, dan pembagian makan siang. Kegiatan ini menguatkan iman, pengharapan, serta semangat berserah kepada Tuhan.