
Distrik Karo Selatan Berikan Pelmas Bagi Penyandang Disabilitas
TanahKaro.Hopechannel.id|| Distrik Karo Selatan melakukan pelayanan masyarakat kepada para penyandang disabilitas atau difabel pada Minggu (10/5/2026).
Distrik Karo Selatan mengunjungi penyandang disabilitas dan warga yang baru dibaptis di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Minggu (10/5/2026). Melalui doa bersama dan pembagian 5 paket sembako, pelayanan ini dilakukan untuk menunjukkan kasih Tuhan serta menguatkan iman jemaat.
Karo, North Sumatra, IndonesiaMay 12, 2026, 4:28 AM
Dengan mendatangi rumah ke rumah, Pdt.Tirsawaty Sinuhaji bersama dengan beberapa anggota jemaat setempat melakukan kunjungan kepada penyandang disabilitas yang berlokasi di Desa Kutambaru Kecamatan Tiganderket.
Disana mereka berdoa bersama dan memberikan sembako sebagai bentuk kasih.

Diketahui sebanyak 5 paket sembako habis dibagikan dalam kunjungan pelayanan masyarakat ini. Selain penyandang disabilitas atau difabel, beberapa orang yang baru menerima baptisan juga dikunjungi dan diberikan sembako.
Pdt.Tirsa Sinuhaji, Gembala Distrik Karo Selatan mengatakan tujuan pelayanan masyarakat ini adalah untuk menunjukkan kasih kepada sesama khususnya para penyandang disabilitas sehingga mereka merasa terberkati.

"Tujuannya yaitu agar mereka terberkati dengan berkat yang datang dari umat Tuhan", ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga beharap agar umat Tuhan yang telah menerima baptisan agar lebih semangat dan tetap setia dalam kebenaran.
(**/RED/Juli_Sagala/HCI
Bagikan berita ini...
Distrik Karo Selatan mengunjungi penyandang disabilitas dan warga yang baru dibaptis di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Minggu (10/5/2026). Melalui doa bersama dan pembagian 5 paket sembako, pelayanan ini dilakukan untuk menunjukkan kasih Tuhan serta menguatkan iman jemaat.
Jemaat GMAHK Korintus Bakara bersama Pdt. Paulsen Sitanggang melakukan pelayanan masyarakat di Desa Lumban Raja Bakara dengan membagikan 60 botol sabun cuci piring, 120 pembatas Alkitab, serta mendoakan warga. Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan jemaat dengan masyarakat.
Jemaat Maranatha Tambunan Distrik Toba Barat membagikan 100 gelas jus buah dan sekitar 200 traktat NEWSTART kepada masyarakat di sekitar GMAHK Maranatha Tambunan. Pelayanan yang melibatkan pemuda dan orangtua jemaat ini diharapkan memperkenalkan pola hidup sehat serta kasih Kristus.
RSA Medan bersama GMAHK Melati, Saudara, dan Pasir Putih menggelar pengobatan gratis di tiga titik di Pekanbaru pada 6–7 Mei 2026. Kegiatan yang melayani lebih dari 200 warga ini disambut antusias masyarakat dan mengedukasi pentingnya pola hidup sehat serta konsumsi air putih setiap hari.
Pelayanan kasih Jehovah Rapha Paspampres kembali digelar di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, dengan ibadah penuh sukacita yang dihadiri 60 warga binaan. Firman Tuhan bertema “Allah adalah Kasih” menguatkan iman melalui kesaksian, pujian, serta pembagian 60 nasi kotak sebagai wujud kasih dan kepedulian.
Anak-anak Adventurer Club GMAHK Melati Pekanbaru menyambut Adventurer Day ke-37 bertema “Walking with Jesus” dengan bakti sosial berbagi nasi bungkus kepada tunawisma dan warga berkekurangan. Kegiatan ini mengajarkan kasih, kepedulian, dan pelayanan nyata bagi sesama.
Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.
Peninjauan Pdt. Poltak Sihombing di SLA Nusra menindaklanjuti bantuan mesin cetak batako dari ASI. Program ini bertujuan menambah pendapatan sekolah, membuka peluang usaha, serta memberdayakan tim lokal dengan harapan berkembang dan berdampak bagi gereja dan masyarakat.
Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.
Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.








