
Di Sumba Barat Daya, Kelompok Pendalaman Alkitab Dibentuk dan Dipandu Penuh Oleh Pdt. Jefri Lomi
SUMBA BARAT DAYA. hopechannel.id || Desa Lalara Kab. Sumba Barat Daya membentuk Kelompok Pendalaman Alkitab (KPA)untuk memenuhi kerinduan anggota gereja mengenal Allah sebagai pencipta langit dan bumi, dengan topik “Benarkah hidup saya berarti bagi Allah” dipandu oleh Pdt. Jefri Lomi. M.Fil
Pdt. Jefri Lomi membentuk dan memandu kelompok pendalaman alkitab yang berada di Desa Lalara Kab. Sumba Barat Daya. Kegiatan ini diadakan untuk memenuhi kerinduan para anggota-anggota gereja.
Feb 23, 2023, 8:09 AM
Pendeta Jefri Lomi dengan semangat menyampaikan dalam setiap kesempatan kepada setiap anggota jemaat yang hadir dalam Kelompok Pendalaman Alkitab yang dibentuk. Dan untuk menambah pengetahuan Alkitab maka Pendeta menayangkan film rohani tentang menara Babel.
Salah satu peserta Umbu pada media mengungkapkan bahwa dirinya memang jarang membaca Alkitab dan bahkan tidak tahu tentang isi Alkitab, namun dengan penjelasan yang disampaikan oleh Pdt Jefri Lomi dirinya merasakan hal yang berbeda dan sadar akan pentingnya memahami apa yang diberitahukan oleh Allah melalui Alkitab.
"Jujur saya jarang membaca Alkitab dan kurang tahu isi Alkitab. Namun, dari apa yang disampaikan oleh Pak Pendeta saya akhirnya sadar bahwa saya sangat berarti bagi Allah. Saya tertarik untuk terus membaca Alkitab apalagi tentang Tuhan", ujar Umbu yang masih duduk di bangku SMP.
Pade media, Pdt. Jefri Lomi, M.Fil mengungkapkan bahwa dalam kehidupan manusia jika tiba pada sebuah tekanan dan merasa putus asa maka ketahuilah bahwa Allah ada di samping dan siap untuk menolong kehidupan kita. "Disaat kita mulai tertekan, dan merasa tidak ada jalan keluar dari masalah yang kita hadapi maka ketahuilah Allah ada disampingmu. Setelah belajar pendalaman Alkitab kita menonton film Rohani tentang menara Babel.” Tutupnya. (**/red/JL/Walkhot Silalahi-Wartawan HCI/Editor Eppy M)
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









