
Departemen Pemuda Advent Daerah Nusa Tenggara Selenggarakan Pelatihan Digital Ministry
KUPANG. Hopechannel.id || Departemen Pemuda Advent Daerah Nusa Tenggara mengadakan Pelatihan Digital Ministry di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Kosasih Kupang. Pelatihan dilakukan selama dua hari dari tanggal 14-15 April 2023.
Departemen Pemuda Advent dari Daerah Nusa Tenggara menyelenggarakan pelatihan Digital Ministry. Diharapkan kepada pemuda dalam kegiatan ini dapat membentuk tim pelayanan digital.
Apr 18, 2023, 2:39 AM
Pelatihan tersebut dibawakan oleh Direktur Pemuda Advent Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Indonesia Kawasan Barat Pdt. Ronny Wenas dan di dampingi oleh penggiat aktif media digital ministry. Bapak Lendhy Maramis melalui sambungan virtual.
Sukacita dalam mengembangkan potensi melalui media digital merupakan panggilan khusus kepada orang muda Advent se-distrik Kupang, Distrik Kupang Tengah, Distrik Kupang Timur dan Distrik Amarasi Raya.
Pada media ini, Direktur Pemuda Advent GMAHK Daerah Nusa Tenggara, Pdt, Robert Banggu mengungkapkan sukacita besar dimana setiap pemuda mendapatkan arahan dan firman yang hidup untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Adalah sukacita dimana orang muda pada malam ini mendapatkan arahan khusus dari Bapak Lendhy Maramis, dimana beliau adalah pengiat aktif layanan melalui media digital. Sekalipun dalam perkenalan ini beliau berbicara hanya 30 menit, namun disaat kita serius mendalami dan memahami serta mencoba untuk terlibat dalam pelayanan digital di jemaat masing-masing maka tiga puluh menit ini akan menjadi 30 jam ke depannya.” Jelasnya.
Pentingnya keterlibatan orang muda dalam pelayanan sebagai topik bahasa yang dibawakan oleh Pdt. Ronny Wenas selaku direktur Pemuda GMAHK Uni Indonesia Kawasan Barat, menekankan beberapa poin penting yang dapat diterapkan pada masing masing orang.
“Orang muda yang terpanggil untuk menyampaikan kabar baik (Injil) ini adalah orang muda yang meminta kuasa dan hikmat dari Allah melalui doa untuk layanan digital, Doa untuk pertumbuhan iman pribadi,doa untuk mendapatkan jiwa dan doa untuk mendapatkan petunjuk dari Allah agar apa yang ditampilkan menjadi berkat bagi semua pembaca layanan sosial digital.“ Jelasnya.
Sementara salah satu peserta dari Pemuda Advent Distrik Amarasi Raya Jenal Senge saat dijumpai media mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini ia menyadari bahwa selama ini tidak aktif dalam menggunakan media sosial sebagai sarana penyampaian kepada sahabat, saudara dan masyarakat luas tentang Yesus, sehingga dirinya bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini akan memberikan dampak yang baik untuk dapat menggunakan setiap media sosial yang ada guna menyampaikan kabar keselamatan.
“Saya bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini, dimana saya dan teman-teman dimotivasi untuk menggunakan tongkat (Hp, Komputer, Laptop) yang ada pada kami sebagai media digital rohani dalam pelayanan bagi Tuhan. Layaknya Musa,menjadi pusat pengaruh bagi bangsa Israel. Jelasnya.
Selain itu, Ketua Pemuda Advent Gabungan Distrik Kupang Okto Buli saat dijumpai media mengungkapkan jika pemuda harus terus dibekali dengan berbagai ilmu khususnya dalam menyampaikan kabar baik melalui media sosial.
“Pemuda Advent ini harus dibekali dengan berbagai ilmu khususnya menyampaikan kabar baik melalui media sosial dan menggunakan talenta yang dipercayakan Tuhan untuk menjadi berkat bagi dirinya dan orang lain.” Jelasnya
Harapannya setelah mengikuti kegiatan Youth City Evangelism, Orang muda Advent rata-rata memiliki akun IG, Facebook, Tiktok, WA. Mereka dapat membentuk tim pelayanan digital sesuai dengan konten walaupun singkat tapi penuh arti bagi pembaca. Tim yang terbentuk ini penuh sukacita dan konsisten untuk terlibat menjangkau kota kecamatan, kotamadya dan Kabupaten melalui layanan sosial dan sejenisnya. (**/red/Walkhot Silalahi-Wartawan HCI/editor Eppy Manu
Bagikan berita ini...
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.
Para Pathfinder Jemaat Pelita Sumbul Dairi mengadakan pelayanan masyarakat di RSUD Sidikalang dalam rangka Global Youth Day 2026 dengan membagikan 21 buku rohani serta mendoakan pasien dan keluarga, sebagai wujud nyata keberanian pemuda dalam membagikan iman dan menghadirkan pengharapan.
Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Lapas Salemba diisi dengan Perjamuan Suci yang dipimpin Pdt. James Situmorang pada 3 April 2026, mengangkat tema “Kerinduan Kristus.” Sebanyak 85 warga binaan mengikuti ibadah dengan khidmat, menerima simbol roti dan anggur, serta dikuatkan melalui pesan kasih, pengampunan, dan harapan baru.









