
Aksi Sosial Ke Suku Samin, GMAHK Jemaat Blora dan Cepu Konferens Jawa Kawasan Tengah Lakukan Hal Ini
Aug 3, 2021, 9:25 AM
JAWA TENGAH. hopechannel.id || Gembala Gereja Masehi Advent Hari Ke Tujuh Jemaat Blora dan Cepu Konferens Jawa Kawasan Tengah Pdt.Edwin Sardiana bersama anggota jemaat melakukan pelayanan sosial kepada Suku Samin. (03/08/2021)
Hal ini diungkapkan Pdt.Edwin Sardiana kepada media melalui sambungan telepon.
ia menuturkan bahwa awal pelayanannya adalah di jemaat Blora dan Cepu. Dan kemudian di awal tahun 2021, saat ditempatkan di daerah tersebut ia memiliki pergumulan untuk melakukan pelayanan jangkauan keluar dan tepat di daerah tersebut terdapat kelompok masyarakat suku Samin.
Lanjutnya bahwa kemudian ia, mendekati kepala suku Samin dan di situlah akhirnya perkenalan dimulai dan dengan akrab komunikasi dilakukan.
“Jadi waktu saya disana saya melihat masyarakat suku samin kemudian saya mendekati kepala sukunya lalu kemudian di situ saya berkenalan” Ungkapnya.
Saat itulah dimulai pelayanan masyarakat berupa pelayanan bahasa Inggris yang awal mula dilakukan oleh Pdt.Edwin Sardiana beserta istrinya,namun pelayanan bahasa Inggris untuk saat ini sedang dihentikan mengingat pemberlakuan PPKM.
“Kami juga melakukan pelayanan bahasa Inggris istri saya kelas satu sampai kelas empat, saya mengajar kelas lima dan kelas enam lalu jemaat juga membantu dalam pelayanan yang kami buat. awalnya setiap selasa dan kamis, tapi karena PPMK ini kita sempat buat dua minggu sekali. kemudian satu bulan sekali namun karena PPKM maka kami berhenti sebentar” Jelas Pdt. Edwin Sardiana.
Adapun selain kegiatan yang dilakukan di sekolah oleh keluarga Pdt. Edwin Sardiana, melalui pembelajaran bahasa Inggris, anggota jemaat juga melakukan pelayanan potong rambut, cek kesehatan,membagikan obat-obatan, dan juga berbagai kegiatan sosial.
“Kami buat pelayanan potong rambut, cek kesehatan, kami berbagi sosial dan tentunya kita rindu suku ini bisa mengenal Allah suatu saat nanti” Jelasnya
Ia juga mengungkapkan bahwa pada Kamis,29 Juli 2021 telah dilakukan pembagian minuman sehat kepada Suku Samin Klopoduwur Blora Jawa Tengah. Pembagian minuman sehat tersebut dilakukan oleh keluarga Pdt.Edwin Sardiana
Mengenai rencana kedepan, dirinya menuturkan bahwa akan diadakan seminar kesehatan, yang mendatangkan klub sehat Solo dan kemudian rencananya akan mengundang tim dari Rumah Sakit Advent Bandung.
“Untuk rencana kedepan, nanti kita akan bawa seminar kesehatan kita juga sudah janjian dengan klub sehat Solo dan kemudian nanti dari RSA Bandung” Ungkap Pdt. Edwin Sardiana
Untuk diketahui, Samin adalah salah satu suku yang berdiam di Pulau Jawa, tepatnya di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pemukiman suku Samin ini berada di sekitar Pegunungan Kendeng yang memanjang dari Pati di Jawa Tengah, hingga Tuban di Jawa Timur.
Selain disebut Samin atau orang Samin, ada beberapa sebutan lain yang digunakan untuk merujuk pada para penganut Saminisme ini, seperti wong Samin (orang Samin), wong Sikep (orang Sikep) , Sedulur Sikep ataupun orang Kalang.
Sejarah Samin tidak dapat dipisahkan dari sepak terjang Raden Kohar. Tokoh politik dan intelektual yang hidup pada masa penjajahan Belanda di abad 18 tersebut adalah tokoh kunci dalam penyebaran ajaran Saminisme (red/catatannadi.com)
Dirinya berharap melalui kegiatan ini akan lebih mempererat komunikasi antara sesama, dan juga kedepan ini akan menjadi bagian dari pelayanan iman melalui belajar akan Firman Tuhan. (**/red
Bagikan berita ini...
Dengan semangat melayani, Pathfinder Jemaat Siparmahan Sihotang membersihkan kawasan wisata Bukit Holbung, Samosir, pada 16 Mei 2026. Mereka mengumpulkan berbagai jenis sampah yang ditemukan di area wisata serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Rumah Sakit Advent Medan membagikan paket sembako gratis berupa beras 5 kg dan minyak goreng 2 liter kepada 448 karyawan pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi karyawan sekaligus wujud kepedulian pimpinan dalam membantu menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Perguruan Advent 2 Medan meraih prestasi gemilang pada Olimpiade Sains Hardiknas se-Sumatera Utara 2026. Frederika Lovenberg Siahaan, siswi kelas IX SMP Advent 2 Medan, berhasil meraih Medali Emas Bahasa Inggris tingkat SMP/MTs, mengharumkan nama sekolah dan membuktikan kualitas pendidikan Advent.
Jemaat Distrik Toba Barat mengadakan pelayanan masyarakat serentak se-DSKU di Desa Silaen, Huta Lumban Toba dengan membagikan traktat kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta membantu membersihkan rumah lansia sebagai wujud kasih dan pelayanan kepada sesama yang membutuhkan.
Jemaat Sarfat Alur Baning, Aceh Tenggara, menggelar pelayanan masyarakat dengan membagikan 40 gelas bubur kacang hijau, traktat kesehatan, dan buku rohani gratis. Kegiatan ini menjadi wujud kasih Tuhan sekaligus mempererat toleransi antarumat beragama di Desa Alur Baning pada Mei 2026.
Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.
PA Shine RSAM mengunjungi pasien rawat inap di Rumah Sakit Advent Medan pada Sabtu (16/5/2026) melalui pelayanan bertema “Jalan Bersama Tuhan”. Anak-anak Adventurer mendoakan pasien dan membagikan berkat sebagai wujud kasih, sekaligus belajar melayani, peduli, serta bertumbuh dalam iman kepada Tuhan.
BWA Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 warga binaan di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur, melalui ibadah bertema “Mengerti Waktunya Tuhan” pada 18 Mei 2026. Pelayanan penuh kasih ini menghadirkan penguatan rohani, pujian haru, doa, serta pembagian 70 lunch box bagi seluruh peserta.
Dalam rangka Hari Pathfinder Sedunia 2026, Pathfinder dan Adventurer jemaat Maranatha Martoba membagikan 30 buah pir dan buku rohani “Harapan” kepada masyarakat di Bukit Maratur, Pematang Siantar. Kegiatan ini menjadi sarana belajar melayani, berbagi, dan menunjukkan kasih Kristus kepada sesama.
Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.









