
ARC dan Pelmas JC Gelar Sunatan Bocah
JAKTIM.hopechannel.id|| Advent Respon Cepat (ARC) bersama Dept. Pelayanan Masyarakat (Pelmas) Jakarta Conference (JC) gelar “Sunatan Bocah” di aula Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Taman Harapan, Cililitan, Jakarta Timur pada Kamis, 1 Mei 2025, pukul 08.00-12.00 WIB.
Dengan penuh antusias, kegiatan sunat massal diikuti 52 anak—termasuk 6 dari kolong jembatan Penjaringan—melebihi target awal 30 peserta. Acara dibuka dengan doa dan sambutan dari para pemimpin gereja dan komunitas. Sunat menggunakan metode laser modern oleh tim dokter Klinik Sunat 123 berlangsung cepat, aman, dan minim trauma.
Jakarta, IndonesiaMay 3, 2025, 12:11 AM
Acara dibuka oleh Atik dari Jemaat Taman Harapan, dilanjutkan doa buka oleh Pdt. Happy Butar-butar selaku Dir. Pelmas JC. Kata sambutan disampaikan oleh Pdt. Albertho Tulalessy selaku Dir. Pelmas Uni Indonesia Kawasan Barat (UIKB), dan kata sambutan juga disampaikan oleh Eko Kurniawan selaku Ketua ARC Indonesia.

Sebanyak 52 anak mengikuti kegiatan ini, dan 6 orang di antaranya adalah “Anak Kolong Jembatan Penjaringan,” dari Jakarta Utara, dan puji Tuhan kuota anak yang hadir melebihi yang ditargetkan sebanyak 30 orang.
Pdt. Glenn Matindas, Gembala Jemaat Taman Harapan menyambut dengan sukacita kehadiran anak-anak dan juga orangtua yang mendampingi peserta sunat. Victor Tampubolon, Ketua Pelaksana Sunatan Bocah berharap, anak-anak yang disunat menjadi lebih sehat, karena alat reproduksinya menjadi lebih bersih. Metode laser yang digunakan membuat anak bisa langsung mengenakan celana dan bermain kembali. Teknologi modern ini membuat sunat tidak lagi menakutkan.

Dalam pelaksanaan sunat, ada 3 Dokter pelaksana, yaitu dr. Junaidi, dr. Dimas, dan dr. Imam dari Klinik Sunat 123. Fandy, tim medis Klinik Sunat 123 memberi pengarahan sehingga semuanya berjalan dengan baik dan lancar.

(**/RED/Danang Priyadi/HCI
Bagikan berita ini...
Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.
Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Sebanyak 28 peserta SYL JC 2026 menghadiri Perayaan Paskah Pemprov DKI Jakarta di Kota Tua, sebagai bagian praktik pelayanan, sekaligus memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan iman di tengah masyarakat.
Pemuda jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan memperingati Global Youth Day 2026 dengan aksi unik menukar rokok dengan jus di sekitar Kampus USU, sekaligus membagikan traktat kesehatan dan buku rohani untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Tim Rumah Sakit Advent Medan menggelar charity clinic di Desa Ajijahe dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, melayani 100 pasien sekaligus memperkenalkan pelayanan RS kepada masyarakat.
Pemuda jemaat Germania menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Tanjung Kusta Medan dalam rangka Global Youth Day 2026, sebagai upaya nyata mencegah banjir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Bakti Wanita Advent (BWA) JRP melayani di Lapas Pondok Bambu pada 9 April 2026 melalui ibadah, kesaksian, dan pujian bertema “Undangan Menerima Yesus,” yang membawa sukacita rohani bagi sekitar 70 warga binaan.









