
Anak-anak di GMAHK Jemaat Batusaiki Tutup Kegiatan Ten Days Prayer Dengan Mendoakan Orang Tua
MANADO hopechannel.id || Setelah mengikuti kegiatan 10 hari berdoa atau ten days prayer, anak-anak GMAHK Jemaat Batusaiki di Daerah Konfrens Manado dan Maluku Utara (DKMMU) mendoakan para orang tua.
Dalam menutup kegiatan 10 Hari Berdoa, anak-anak GMAHK Jemaat Batusaiki di Daerah Konfrens Manado dan Maluku Utara mendokan para orang tua.
Jan 31, 2024, 9:31 AM
Terpantau anak-anak yang terdiri dari 12 orang ini dibagi menjadi 4 regu kemudian mendatangi orang tua dan berdoa. “Kalau selama kegiatan 10 hari berdoa hanya anak-anak yang kita ajarkan untuk saling mendoakan, nah di hari terakhir mereka (anak-anak) kita tuntun untuk mendoakan para orang tua,” kata pemimpin anak-anak GMAHK Jemaat Batusaiki, Ztr Irawati Mewar.
Tidak hanya terbatas pada satu orang tua, sambung dia, anak-anak diberi kebebasan untuk berdoa kepada siapa saja. “Jadi, habis mendoakan orang tua masing-masing, kita arahkan juga mereka mencari orang tua yang lain untuk didoakan,” bebernya.

Diakuinya jika belum semua anak-anak mampu berdoa sendiri, namun ia bersyukur meski ada beberapa anak perlu dituntun, tapi mereka punya kemampuan.
“Semoga ini menjadi salah satu momen terbaik bagi anak-anak ini untuk terus berkembang di dalam kerohanian mereka,” tutupnya. Sementara itu, beberapa orang tua mengaku sangat senang melihat anak-anak mereka boleh mengikuti kegiatan yang digilir dari rumah ke rumah selama 10 hari itu. (**/red/ein-wartawan hci)
Bagikan berita ini...
Dialog antarumat beragama menjadi salah satu kunci menjaga persatuan Indonesia yang majemuk. Melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih dalam, masyarakat dapat membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai.
Pelajari makna mendalam kayu aras, hisop, dan kain kirmizi dalam Bilangan 19. Ketiga simbol ini menunjuk kepada pengorbanan Yesus Kristus yang menyucikan, menebus, dan memberikan hidup kekal bagi manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.
Ibu Bijak Ministry menyalurkan bantuan sosial ke Rumah Singgah Jatiasih dan Panti Jompo Jatiasih, Bekasi, serta melayani warga binaan Lapas Perempuan Pondok Bambu. Didukung donatur dari AS, pelayanan ini menghadirkan bantuan pangan, firman Tuhan, dan pengharapan bagi mereka yang membutuhkan.
Jehovah Rapha Paspampres mengadakan pelayanan Firman Tuhan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 4 Juni 2026. Dengan tema “Menjaga Api Tetap Menyala”, ibadah yang dihadiri 60 warga binaan menghadirkan penguatan iman, kesaksian penuh harapan, serta pembagian 60 lunch box sebagai wujud kasih.
Dengan semangat melayani, Pathfinder Jemaat Siparmahan Sihotang membersihkan kawasan wisata Bukit Holbung, Samosir, pada 16 Mei 2026. Mereka mengumpulkan berbagai jenis sampah yang ditemukan di area wisata serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Rumah Sakit Advent Medan membagikan paket sembako gratis berupa beras 5 kg dan minyak goreng 2 liter kepada 448 karyawan pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi karyawan sekaligus wujud kepedulian pimpinan dalam membantu menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Perguruan Advent 2 Medan meraih prestasi gemilang pada Olimpiade Sains Hardiknas se-Sumatera Utara 2026. Frederika Lovenberg Siahaan, siswi kelas IX SMP Advent 2 Medan, berhasil meraih Medali Emas Bahasa Inggris tingkat SMP/MTs, mengharumkan nama sekolah dan membuktikan kualitas pendidikan Advent.
Jemaat Distrik Toba Barat mengadakan pelayanan masyarakat serentak se-DSKU di Desa Silaen, Huta Lumban Toba dengan membagikan traktat kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta membantu membersihkan rumah lansia sebagai wujud kasih dan pelayanan kepada sesama yang membutuhkan.
Jemaat Sarfat Alur Baning, Aceh Tenggara, menggelar pelayanan masyarakat dengan membagikan 40 gelas bubur kacang hijau, traktat kesehatan, dan buku rohani gratis. Kegiatan ini menjadi wujud kasih Tuhan sekaligus mempererat toleransi antarumat beragama di Desa Alur Baning pada Mei 2026.
Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.









