
103 Siswa di SMP-SMA-SMK Swasta Advent Nusra Ditamatkan
NOELBAKI. Hopechannel || SLA Nusra SMP-SMA-SMK Swasta Advent Nusra melepaskan tamatan 103 siswa, yang terdiri dari SMP 29 orang, SMA 38 orang (19 MIA, 19 IS), dan SMK 36 orang (13 Keperawatan, 23 TKJ).
"Because His Blood I Am Saved" merupakan tema dari penamatan SMP-SMA-SMK Swasta Advent Nusra, Kupang. Sebanyak 102 siswa ditamatkan dari sekolah ini. Sebagai puncak pelepasan senior kelas sekolah, sebagai pembicara adalah Ketua GMAHK DNT, Pdt. Mesnick Ataupah lalu disambut dengan kata-kata sambutan dari pemerintah desa yang diwakilkan oleh sekretaris desa, Bapak Wilie Moe.
May 22, 2023, 8:37 AM
Kegiatan penamatan tersebut menghadirkan teman “Because of His Blood I Am Saved” dan menghadirkan pembicara di malam vesper Bapak Rukun Lay, pembicara Sabat oleh Direktur Pendidikan DNT, Pdt. Ishak M. Mnahonin, dan di acara puncak Minggu 14 Mei 2023 oleh Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Pdt. Mesnick W. Ataupah.
Dalam motivasi rohani malam vesper dibawakan oleh Bapak Rukun Lay selaku sponsor senior kelas. Ia menyampaikan pesan pelajar yang benar dan terampil bukan hanya pintar menyerap mata pelajaran, namun harus sering mengeksplorasi ilmu pengetahuan di bidang ilmu selain ilmu yang diimpikan. “Jangan puas disebut pintar namun jarang mengeksplorasi ilmu pengetahuan diluar minat dan bakatnya. Pelajar yang benar dan terampil bukan hanya pintar menyerap mata pelajaran, namun harus sering mengeksplorasi ilmu pengetahuan di bidang ilmu selain ilmu yang diimpikan. Pelajar yang cerdas dan cekatan harus mampu membuka diri dalam menggali potensi diri untuk menemukan sukses yang sesungguhnya di dalam takut akan Tuhan.” Ungkap Rukun Lay.
Pada acara puncak pelepasan senior kelas tamatan SMP-SMA-SMK (TKJ-Keperawatan) sebagai pembicara oleh Ketua GMAHK DNT, Pdt. Mesnick W. Ataupah.
Dalam khotbahnya ia mengatakan di zaman sekarang, pendidikan dianggap sebagai jalan penting untuk menuju sukses sehingga banyak orang tua menyekolahkan anaknya ke sekolah yang berlabel sekolah unggulan, bahkan orang tua yang berduit lebih memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah Internasional untuk mempersiapkan anaknya punya masa depan yang lebih baik. Ini baik, namun sekolah yang benar adalah sekolah yang mendahulukan Tuhan di dalam semua mata pelajarannya maka sekolah itu lebih dari sekolah internasional, dan sekolah yang seperti ini disebut sekolah Tuhan. Tujuan pendidikan menjadikan pandai, memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan semuanya itu diawali dari pengetahuan yang benar dari Tuhan. Sekolah yang benar, baik, dan setia adalah sekolah yang menghasilkan lulusan-lulusan yang setia menceritakan kasih Yesus, dan itu hanya didapatkan di sekolah yang menerapkan ilmu pengetahuan dunia serta menyelaraskan dengan pengetahuan surga.
Setelah khotbah diteruskan dengan kata sambutan oleh Pemerintah Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa Bapak Wilie Moe.
Di akhir kegiatan diserahkan ijazah simbolik kepada kelas tamatan SMA-SMK Advent Nusra sedangkan untuk SMP akan diserahkan pada tanggal 6 Juni sesuai waktu yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kab. Kupang. Juga ucapan terima kasih melalui sekuntum bunga yang diberikan oleh siswa kepada orang tua dan guru-guru.
Tetaplah jadi pelayan Tuhan dan saksi Tuhan dimanapun siswa sekalian berada, karena siswa sekalian merupakan tamatan dari sekolah Tuhan. (**/red/walkhot-wartawan hci/NTT Editor Eppy Manu
Bagikan berita ini...
Dialog antarumat beragama menjadi salah satu kunci menjaga persatuan Indonesia yang majemuk. Melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih dalam, masyarakat dapat membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai.
Pelajari makna mendalam kayu aras, hisop, dan kain kirmizi dalam Bilangan 19. Ketiga simbol ini menunjuk kepada pengorbanan Yesus Kristus yang menyucikan, menebus, dan memberikan hidup kekal bagi manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.
Ibu Bijak Ministry menyalurkan bantuan sosial ke Rumah Singgah Jatiasih dan Panti Jompo Jatiasih, Bekasi, serta melayani warga binaan Lapas Perempuan Pondok Bambu. Didukung donatur dari AS, pelayanan ini menghadirkan bantuan pangan, firman Tuhan, dan pengharapan bagi mereka yang membutuhkan.
Jehovah Rapha Paspampres mengadakan pelayanan Firman Tuhan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada 4 Juni 2026. Dengan tema “Menjaga Api Tetap Menyala”, ibadah yang dihadiri 60 warga binaan menghadirkan penguatan iman, kesaksian penuh harapan, serta pembagian 60 lunch box sebagai wujud kasih.
Dengan semangat melayani, Pathfinder Jemaat Siparmahan Sihotang membersihkan kawasan wisata Bukit Holbung, Samosir, pada 16 Mei 2026. Mereka mengumpulkan berbagai jenis sampah yang ditemukan di area wisata serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Rumah Sakit Advent Medan membagikan paket sembako gratis berupa beras 5 kg dan minyak goreng 2 liter kepada 448 karyawan pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi karyawan sekaligus wujud kepedulian pimpinan dalam membantu menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Perguruan Advent 2 Medan meraih prestasi gemilang pada Olimpiade Sains Hardiknas se-Sumatera Utara 2026. Frederika Lovenberg Siahaan, siswi kelas IX SMP Advent 2 Medan, berhasil meraih Medali Emas Bahasa Inggris tingkat SMP/MTs, mengharumkan nama sekolah dan membuktikan kualitas pendidikan Advent.
Jemaat Distrik Toba Barat mengadakan pelayanan masyarakat serentak se-DSKU di Desa Silaen, Huta Lumban Toba dengan membagikan traktat kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta membantu membersihkan rumah lansia sebagai wujud kasih dan pelayanan kepada sesama yang membutuhkan.
Jemaat Sarfat Alur Baning, Aceh Tenggara, menggelar pelayanan masyarakat dengan membagikan 40 gelas bubur kacang hijau, traktat kesehatan, dan buku rohani gratis. Kegiatan ini menjadi wujud kasih Tuhan sekaligus mempererat toleransi antarumat beragama di Desa Alur Baning pada Mei 2026.
Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.









