
Begini Pesan Rektor UNAI Saat Melepas 452 Wisudawan Pada Sidang Terbuka Senat Universitas Advent Indonesia
Jun 7, 2022, 9:25 AM
BANDUNG. Hopechannel.id || Universitas Advent Indonesia (UNAI) melepas 452 wisudawan yang siap berkontribusi dalam pembangunan peradaban bangsa. Proses wisuda tersebut diselenggarakan di gedung Chapel Kampus Universitas Advent Indonesia.
Acara tersebut dilakukan selama tiga hari sejak tanggal 3 Juni hingga 5 Juni 2022, dimana terbagi dalam beberapa sesi. Di hari Jumat, adalah acara Consecration, dilanjutkan keesokan harinya dengan acara Sekolah Sabat, Baccalaureate, puncaknya di hari Minggu yaitu acara Alumni Golden Cord & Tribute to Parents, Sidang Terbuka Senat Universitas Advent Indonesia, dan diakhiri dengan pelantikan kelulusan.
Seperti yang diikuti media, pembukaan sidang senat dilakukan oleh ketua senat universitas, Dr. Horasdia Saragih., M.Si. dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor Universitas Advent Indonesia Pdt. Dr. Bartolomeus D. Nainggolan., M.P.S.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Advent Indonesia mengungkapkan bahwa dampak sosial dan ekonomi dari pandemi diduga lebih luas dari sebelumnya, telah mengubah banyak hal. Pada akhirnya kita dipaksa untuk menerima kebiasaan normal baru.
Lanjutnya dikatakan bahwa tahun ajaran 2021-2022 Universitas Advent Indonesia melepas 452 orang lulusan wisudawan yang berasal dari program sarjana maupun pascasarjana. “Saya informasikan kepada kita bahwa prosesi Wisuda Universitas Advent Indonesia tahun 2021-2022 melepas 452 orang lulusan yang berasal dari program sarjana S1 dan program pascasarjana S2. Dari 452 wisudawan hari ini, terdapat beberapa lulusan yang memperoleh predikat akademik terbaik dari masing-masing program studi menurut jenjang pendidikan yang ada,” jelasnya.
Rektor Universitas Advent Indonesia tersebut juga mengucapkan selamat kepada para lulusan, dan berharap semoga Tuhan selalu memberkati setiap langkah awal dalam kehidupan mereka. “Selamat atas kelulusanmu, semoga Tuhan memberkatimu saat mewakili awal yang baru dalam hidupmu. Semua jerih payah yang kamu proses selama kuliah kini sudah berakhir. Selamat berbahagia atas apa yang telah kamu capai,” ucap Dr. Bartolomeus D. Nainggolan., M.P.S.
“Setelah saudara-saudara meninggalkan Universitas Advent Indonesia, jagalah nama baik orang tua, jaga nama baik almamater dengan cara menunjukkan jati diri sebagai seorang sarjana dan magister yang beriman dan takut akan Tuhan, dan membuat Tuhan yang pertama dan utama dalam hidupmu,” tutupnya.
Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan oleh kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. M. Samsuri., S.Pd., M.T. Orasi Ilmiah Wisudawan Universitas Advent Indonesia “Akselerasi Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Melalui Pembangunan SDM yang Adaptif dan Berdaya Saing" oleh Suswijono Moegiarso (Sekretaris Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian RI), dan sambutan-sambutan lainnya.
Adapun daftar jumlah wisudawan per-fakultas yang dapat dihimpun media adalah
Ilmu Filsafaf (S2) : 38 orang
Ilmu Filsafat (S1) : 23 orang
Fakultas Ekonomi - Manajemen (S2) : 32 orang
Fakultas Ekonomi - Manajemen (S1) : 33 orang
Akuntansi (S1) : 131 orang
Fakultas Ilmu Keperawatan (Profesi Ners) : 52 orang
Ilmu Keperawatan (S1) : 74 orang
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Pendidikan Bahasa Inggris) : 17 orang
Pendidikan Matematika (S1) : 8 orang
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Biologi (S1) : 6 orang
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Farmasi (S1) : 12 orang
Fakultas Teknologi Informasi - Teknik Informatika (S1) : 13 orang
Fakultas Teknologi Informasi - Sistem Informasi (S1) : 13 orang
(**/red/TIM/HCI
Sekolah Sabat Remaja menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mengenal Firman Tuhan, membangun karakter, dan menemukan komunitas yang sehat. Dengan pendekatan dialogis dan relevan, Sekolah Sabat membantu remaja menghadapi tantangan hidup modern tanpa merasa dihakimi. Artikel ini membahas bagaimana Sekolah Sabat Remaja dapat membentuk iman, memperkuat karakter, dan menuntun mereka memiliki relasi yang hidup bersama Kristus.
Di balik sosok dewasa yang tampak kuat, sering tersembunyi anak kecil yang masih membawa luka lama. Luka yang tak pernah disembuhkan itu dapat membentuk pola asuh beracun yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui proses berdamai dengan inner child, kita belajar memahami sumber rasa sakit, memaafkan masa lalu, dan menciptakan pola cinta yang baru. Inilah langkah awal untuk membebaskan diri dari rantai toxic parenting dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri dan anak-anak kita.
Temukan bagaimana Firman Tuhan menjadi pelita bagi hidup, menjawab doa, mengubah hati, dan menuntun langkah dalam kebersamaan rohani. Sebuah pembahasan mendalam yang mengajak setiap pembaca untuk mengenal hikmat Tuhan dan menemukan kekuatan di tengah kehidupan yang penuh tantangan.
Tujuh lagu rohani anak yang membantu menanamkan nilai iman dan kasih Tuhan sejak usia dini. Setiap lagu memiliki pesan rohani yang sederhana, mengajarkan anak-anak untuk percaya, bersyukur, dan hidup dekat dengan Yesus penuh sukacita. Melalui musik yang menyentuh hati, anak-anak belajar bahwa mereka dikasihi Tuhan dan dipanggil untuk hidup dalam terang-Nya setiap hari dengan hati yang penuh ucapan syukur dan damai.
Pelajari 10 sikap rohani yang benar saat membaca dan mempelajari Alkitab agar firman Tuhan berbicara nyata dalam hidup Anda. Temukan cara mendalami Kitab Suci dengan hati yang berdoa, rendah hati, dan penuh sukacita.
Di tengah tekanan dan penghancuran iman pada zaman ini, umat Tuhan dipanggil meneladani keberanian Yosua yang taat pada janji Allah. Iman yang teguh sanggup meruntuhkan setiap tembok kehidupan, meneguhkan hati yang lemah, dan membawa kemenangan rohani di tengah dunia yang gelap.
Pelajari 8 tips ampuh untuk memahami Alkitab dengan lebih mendalam dan mengalami pertumbuhan rohani sejati. Mulai dari menjadwalkan waktu khusus, mempersiapkan hati, berdoa meminta bimbingan Roh Kudus, hingga merenungkan dan menaati Firman Tuhan setiap hari. Dapatkan inspirasi praktis yang menolong Anda semakin dekat dengan Yesus dan hidup sesuai kehendak-Nya.
Di tengah persoalan bangsa yang penuh gejolak dengan ketidakpuasan rakyat yang tumpah di jalanan, politik yang penuh intrik, dan korupsi yang terus menggerogoti, masih ada alasan untuk percaya bahwa semua ’kan baik saja. Persatuan yang kokoh, harapan yang tidak padam, dan keteguhan yang berakar dalam hati rakyat adalah kekuatan yang akan menjaga bangsa ini tetap berdiri menuju masa depan yang lebih baik.
Menemukan damai sejati bukan berarti hidup tanpa ujian, melainkan hati yang tetap tenang meski keadaan tidak menentu. Tuhan mengingatkan bahwa setiap pergumulan adalah kesempatan untuk semakin dekat dengan-Nya. Dalam penyertaan-Nya, ada damai yang melampaui pengertian, memberi kekuatan baru untuk tetap melangkah dengan iman dan percaya bahwa kita tidak pernah berjalan sendirian.
Di tengah situasi bangsa yang penuh keresahan, suara lagu rohani dapat menjadi penghiburan yang menenangkan jiwa. Setiap lirik menghadirkan damai sejahtera, menguatkan iman, dan memberi harapan baru saat hati dipenuhi rasa cemas. Lagu-lagu ini menjadi sahabat doa, penopang iman, dan sumber ketenangan di tengah gejolak yang membuat banyak orang lelah.









