KETIKA MELAKUKAN SEGALANYA DENGAN BENAR TIDAKLAH CUKUP - Pdt. Dickson Simanungkalit | Ampera Eps. 44

Meskipun berusaha melakukan segalanya dengan benar, manusia memiliki keterbatasan. Keberhasilan atau kebahagiaan sejati tidak selalu tergantung pada kesempurnaan dalam perbuatan kita. Pentingnya menerima bahwa kegagalan adalah bagian dari proses pertumbuhan spiritual. Terkadang, dari kegagalan itulah kita belajar dan tumbuh menjadi lebih kuat. Untuk lebih jelasnya mari kita ikuti penjelasan dari Pdt. Dickson Simanungkalit

Online since
02/12/2024, 10:59 AM
Categories
Adventists, Bible, Faith, Sermon

Related Episodes

KOTA YANG DISEBUT KEKACAUAN

Ikuti renungan singkat dalam program ITU KEREN dengan judul "KOTA YANG DISEBUT KEKACUAN"

4 min
CAWE-CAWE DEMI TERPILIH YANG BENAR

Ikuti renungan singkat dalam program ITU KEREN dengan judul "CAWE-CAWE DEMI TERPILIH YANG BENAR"

6 min
PENYESATAN SETAN TERAKHIR

DAHSYATNYA PENYESATAN IBLIS Dua orang anggota TNI dijatuhi hukuman mati. Mereka terbukti melakukan kejahatan yang sebenarnya mereka sendiri tidak ingin lakukan.

5 min
Sekolah Sabat Dewasa | Alasan-Alasan Untuk Menghindari Misi - Pelajaran 05 Kuartal IV 2023

Tidak semua orang yang dipanggil dalam misi itu patuh seperti Abraham. Yunus adalah sebuah contoh (bacalah Yunus 1-4). Allah memanggil Yunus untuk berseru kepada Ninewe, ibu kota Asyur. Kota ini, terletak di Irak modern saat ini, berjarak 560 mil dari Yerusalem, dan memakan satu bulan perjalanan untuk tiba di sana. Yunus bukan hanya menolak untuk pergi—dia bahkan lari ke arah yang berlawanan. Ketika tiba di Yafo, dia membeli sebuah tiket kapal untuk ke Tarsis, yang sekarang adalah Spanyol bagian selatan. Berlayar sejauh 2.000 mil akan memakan waktu paling lambat satu bulan, tergantung pada cuaca. Karena tidak ingin berhadapan dengan Raja Asyur, Yunus menggunakan satu bulan untuk melarikan diri yang seharusnya waktu itu ditempuh untuk membawanya ke Niniwe. Mengapakah dia, sebagai seorang hambu Allah, melakukan hal tersebut? Orang-orang Niniwe benar-benar jahat, satu bangsa yang terkenal dengan kejahatan dan kekejaman mereka dan yang juga menyerang Israel dan Yehuda. Namun demikian, Allah memanggil Yunus untuk pergi ke Niniwe dan berseru melawan kefasikan negeri itu (Yun. 1:2). Kata-kata di ayat ini sangat mirip dengan kata-kata yang digunakan Allah ketika berbicara kepada Abraham tentang Sodom dan Gomora, dalam Kejadian 18:20, 21. Seperti yang kita akan lihat nanti, Yunus bukanlah Abraham. Apakah yang bisa kita pelajari tentang sikap Yunus sehubungan dengan alasan-alasan yang dapat kita buat untuk tidak melakukan misi? Saksikan PELAJARAN SEKOLAH SABAT KE 05 dengan judul "ALASAN-ALASAN UNTUK MENGHINDARI MISI"

80 min