
Update Data Keanggotaan Jemaat, Daerah Misi Nusa Utara Gelar Pelatihan ACMS Selama 2 Hari
TAHUNA. hopechannel.id || Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Daerah Misi Nusa Utara (DMNU) di Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT), sukses menggelar kegiatan Pelatihan ACMS selama 2 hari yakni Rabu 18-19 April 2023. Pelatihan yang menghadirkan Sekretaris Eksekutif UKIKT, Pdt Ronald A Rantung kegiatan tersebut dipusatkan di kantor GMAHK DMNU, di Jl Tatehe, Kelurahan Apengsembeka, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Sangihe.
Daerah Misi Nusa Utara menggelarkan pelatihan ACMS selama 2 hari. Dalam kegiatan ini terdiri dari para pendeta yang melayani di Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), Kabupaten Sangihe, Kabupaten Talaud serta Sekertaris Jemaat.
Apr 26, 2023, 1:24 AM
Adapun peserta kegiatan ini terdiri dari para pendeta yang melayani di Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), Kabupaten Sangihe, Kabupaten Talaud serta Sekretaris Jemaat.
Ketua GMAHK Daerah Misi Nusa Utara, Pdt Warno Suleh, saat dikonfirmasi sehubungan dengan kegiatan ini di awal pernyataannya memberi apresiasi kepada pimpinan GMAHK khususnya Sekretaris Eksekutif UKIKT, Pdt Ronald A Rantung, yang telah menjadi narasumber.
“Ada banyak informasi penting yang sudah didapat selama dua hari berkegiatan. Untuk itu, atas nama jemaat beserta para pelayan jemaat di Daerah Misi Nusa Utara, saya sampaikan terima kasih kepada Hamba Tuhan, Pdt Ronald A Rantung yang telah menjadi Narasumber,” kata Suleh, Jumat (21/4/2023).
Ia pun berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini, boleh menunjang kemajuan pelayanan Tuhan, khususnya dalam hal update keanggotaan jemaat. “Dengan kata lain, setelah kegiatan ini saya berharap data keanggotaan di setiap jemaat akan lebih terstruktur,” harapnya sembari menyebutkan jika keanggotaan jemaat saat ini telah menggunakan sistem online.
Sementara itu, Sekretaris Eksekutif GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur Pdt Ronald A Rantung, mengingatkan para peserta kegiatan untuk tetap semangat dalam menjalankan pekerjaan Tuhan dengan mengutip Injil Matius 18:11 [Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.].
“Tuhan rindu semua orang diselamatkan, sebaliknya Dia tidak ingin ada jiwa-jiwa yang hilang. Oleh karena itu, mari kita ambil peran penuh dalam upaya penyelamatan jiwa,” seru Rantung sembari mengutip ayat dalam Injil Yohanes 3:16.
Terpisah, Pdt Hibert Tatengkeng, mengaku sangat terberkati dengan kegiatan ini. “Kita baru saja mengikuti kegiatan Kongres Sekolah Sabat, dan langsung disambung lagi dengan pelatihan ACMS, tentu ini akan semakin memperkuat komitmen dalam menunaikan pelayanan membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan,” aku Tatengkeng yang adalah pelayan Tuhan di distrik Tamako II.
Perlu diketahui, ACMS adalah suatu sistem yang mencatat dan menyimpan data anggota GMAHK sedunia. Program ini sangat penting untuk validitas catatan keanggotaan jemaat dalam mendukung:
1. PELAYANAN kepada anggota jemaat – data yang benar dan lengkap yang akan memberikan info yang tepat untuk mendukung pelayanan Gembala dan setiap departemen pelayanan jemaat.
2. PEMELIHARAAN keanggotaan aktif/tidak aktif/hilang/murtad; untuk tindak lanjut pelayanan dan pendekatan yang tepat.
3. ADMINISTRASI (baptisan, perpindahan, pernikahan, kematian, dll)
4. PELAPORAN jumlah dan data anggota jemaat yang terstruktur dan terkoordinasi secara Online, Cepat dan Tepat mencakup wilayah Konferensi/Daerah Misi tertentu, bahkan lebih luas lagi dalam wilayah Uni, Divisi dan sedunia. (**/red/robert-wartawan hci).
Bagikan berita ini...
Bali Health Outreach 2026 menghadirkan edukasi kesehatan fisik dan mental melalui seminar, diskusi komunitas, serta pengenalan konsep Blue Zone Church untuk mendorong penerapan kebiasaan hidup sehat dan membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesejahteraan bersama.
Pelayanan Jehovah Rapha Ajak Warga Binaan Lapas Pondok Bambu Mengalami Pertobatan dan Perubahan Hati
Pelayanan Jehovah Rapha Paspampres di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu diikuti 70 warga binaan melalui firman Tuhan, kegiatan Arisan Ayat Alkitab, doa, dan sesi tanya jawab. Pelayanan ini menjadi sarana penguatan iman, pertobatan, serta persiapan menyambut Natal 2026.
Jehovah Rapha Paspampres kembali melayani 60 warga binaan Rutan Pondok Bambu melalui khotbah, pujian, doa, pembagian makanan, Alkitab, dan tuntunan Follow The Bible 2026. Pelayanan ini menjadi penguatan iman sekaligus persiapan Charity Clinic dan Health Talk pada November 2026.
Dengan semangat kebersamaan, JBC Fun Run 2026 digelar di Pasar Seni Ancol, Jakarta, pada 27 September 2026. Sebanyak 1.309 peserta dari sembilan wilayah Jakarta Banten Conference dan masyarakat umum mengikuti kategori lari 5 dan 7 kilometer.
Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 WBP di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, melalui pelayanan rohani bertema “Kuasa dan Misi”. Kegiatan ini juga disertai pembagian 70 lunch box sebagai wujud kepedulian dan kasih kepada para WBP.
GMAHK Distrik Medan Barat bersama Gereja Advent Bahasa Penang mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis di Gereja Advent Maranatha Simalingkar. Melayani 100 peserta dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, serta konsultasi kesehatan dan gizi sebagai wujud kepedulian nyata kepada masyarakat.
Outreach Ministry melayani 95 warga binaan di Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat, dengan khotbah “Kedatangan Tuhan”. Pelayanan ini memberikan penguatan iman, pengharapan akan kedatangan Tuhan, serta berkat jasmani melalui makan siang.
Outreach Ministry melayani sekitar 70 peserta di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan Firman tentang kasih Allah dan kisah Daud dan Goliat. Pelayanan ini memberikan penguatan rohani serta 70 nasi kotak sebagai wujud kasih dan kepedulian kepada sesama.
Korwil 2 DSKTi menggelar Pawai Kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Tebing Tinggi. Kegiatan ini mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui edukasi, senam bersama, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi bahaya narkoba, serta pelayanan kepada masyarakat.
ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.









