Sekolah Bawah Pohon Di Pedalaman Tana Toraja Dapat Bantuan  Dari Manna Berkat Sejati Foundation, Simak di Sini
14 September Sekolah Bawah Pohon

Sekolah Bawah Pohon Di Pedalaman Tana Toraja Dapat Bantuan Dari Manna Berkat Sejati Foundation, Simak di Sini

Sep 14, 2021, 4:15 AM

TANA TORAJA. hopechannel.id || Kantor Daerah Misi Luwu Tana Toraja bersama Manna Berkat Sejati Foundation lakukan mission Trip ke Pedalaman Tosik Simbuang pada tanggal 8 - 10 September 2021 guna menyerahkan bantuan untuk sekolah bawah pohon Tosik, berupa tenaga surya, renovasi dua ruangan sekolah, membangun MCK dan juga membagikan buku-buku sekolah dan buku-buku rohani serta membagikan seragam sekolah bagi anak anak yang bersekolah di Sekolah Bawah Pohon Tosik tersebut.

Pdt. Imanuel Lisupadang, M.Min, Ketua Daerah Misi Luwu Tana Toraja kepada media mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan di sana adalah sebuah kegiatan mendistribusikan bantuan yang diberikan oleh Founder PT. Manna Berkat Sejati yang menjadi sponsor adalah keluarga besar Bapak Yanse Darussa. Dengan memberi bantuan kepada sekolah bawah pohon yang berada di Tosik.

“Kita ke sana untuk mendistribusikan bantuan dari Founder PT Manna Berkat Sejati yang menjadi sponsor itu dari keluarga besar Bpk. Yanse Darussa mereka kasi bantuan untuk sekolah Advent bawah pohon Tosik jadi bantuannya itu berupa tenaga surya, renovasi dua ruang belajar lalu ada juga pembuatan mck ada juga buku-buku rohani dan buku pelajaran dan juga ada seragam sekolah yang dikasih baju dan celana pokoknya kebutuhan anak-anak yang sekolah di sana” Jelasnya.

Lanjutnya bahwa lokasi atau daerah Tosik adalah sebuah daerah yang berada di perkampungan yang sangat terpencil dengan keadaan masyarakat yang masih menganut animisme. Dikatakan bahwa lokasi tersebut dapat ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 4-5 Jam perjalanan.

“Jadi memang situasinya sangat memprihatinkan karena memang daerah Tosik itu daerah atau perkampungan yang sangat terpencil dan terisolasi jadi kesana itu kita harus jalan kaki kurang lebih 4 atau 5 jam baru sampai itu harus naik gunung turun gunung dan lewat lembah” Ungkapnya.

Dikatakan pula bahwa dengan adanya bantuan tersebut, disambut dengan kebahagiaan. Hal ini dapat dilihat dengan antusiasme masyarakat untuk menjemput bantuan yang diberikan.

“Mereka senang sekali dengan bantuan yang diberikan bahkan mereka datang jemput bantuannya. di lokasi di mana mobil atau motor bisa jangkau.. Jadi mereka sangat senang. melihat pelayanan yang diberikan selama ini sangat peduli dengan keberadaan sekolah saat itu”. Lanjutnya.

Daerah Misi Luwu Tana Toraja sering memeperhatikan pelayanan di daerah tersebut dengan setiap tahun Daerah Misi Luwu Tana Toraja mengirimkan para misionaris untuk ditempatkan di daerah tersebut. Sehingga sejak sekolah tersebut didirikan, sejak tahun 2007 sudah 22 misionaris yang melayani di tempat itu, dan juga sekolah bawah pohon yang ada.

“Sejak sekolah itu berdiri tahun 2007 selalu kita kasih misionaris ke sana tiap tahun jadi sudah ada 22 misionaris yang pernah melayani di sana sampai hari ini”.Ungkapnya.

Sejak sekolah itu didirikan hingga saat ini, sudah banyak anak-anak yang ditamatkan dan telah melanjutkan pendidikan di tingkat yang lebih tinggi hingga perguruan tinggi.

“Jadi mereka sangat senang melihat gereja Advent melalui sarana pendidikan” Ungkapnya.

Harapannya dengan adanya sekolah tersebut ada banyak anak-anak yang dibimbing untuk lebih dekat mengenal Tuhan sehingga nantinya melalui anak-anak tersebut akan memberi pengaruh yang baik di tengah masyarakat dengan apa yang didapat saat melanjutkan pendidikan di luar.

“Dengan keberadaan sekolah kita ini, anak-anak bisa dibimbing pelan-pelan untuk mengenal Tuhan lebih baik, dan juga harapan kita dengan anak-anak nantinya boleh berhasil di luar dan mereka boleh kembali untuk membangun kampung mereka” Jelasnya.

Sekolah bawah pohon tersebut masih sangat membutuhkan bantuan dari siapa saja yang ingin berdonasi, masih ada banyak yang harus dilakukan di tempat tersebut, Ungkapnya.

“Kalau memang ada yang suka membantu ya sangat bagus karena memang disana hanya ada dua ruangan kelas jadi memang masih perlu ditambah lagi karena ruangan kelas yang sekarang itu masih kecil, dan juga fasilitas-fasilitas yang lain mungkin perlu ditambahkan” Jelasnya.

Ia juga berterimakasih kepada Hope Channel Indonesia yang telah mengangkat tentang pemberitaan-pemberitaan mengenai sekolah tersebut dan juga kepada keluarga besar Bapak Yanse Darussa melalui PT. Manna Berkat Sejati yang menjadi sponsor dalam memberikan bantuan kepada sekolah yang ada di lokasi tersebut.

Semoga melalui apa yang telah diberitakan ini akan memberi dampak yang luas kepada setiap orang untuk berdonasi membantu saudara-saudara yang sangat membutuhkan di pedalaman Pedalaman Tosik Simbuang Daerah Misi Luwu Tana Toraja (**/red

(**/ Anda juga dapat membaca berita sebelumnya di sini hopechannel.id/news/article/go/2021-08-27/ada-sekolah-bawah-pohon-di-pedalaman-tanah-toraja-cabang-sekolah-sabat-tosik-begini-kondisinya/

Bagikan berita ini...

BALI HEALTH OUTREACH 2026: EDUKASI KESEHATAN MENJANGKAU BERBAGAI KOMUNITAS DI BALI

Bali Health Outreach 2026 menghadirkan edukasi kesehatan fisik dan mental melalui seminar, diskusi komunitas, serta pengenalan konsep Blue Zone Church untuk mendorong penerapan kebiasaan hidup sehat dan membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesejahteraan bersama.

Pelayanan Jehovah Rapha Ajak Warga Binaan Lapas Pondok Bambu Mengalami Pertobatan dan Perubahan Hati

Pelayanan Jehovah Rapha Paspampres di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu diikuti 70 warga binaan melalui firman Tuhan, kegiatan Arisan Ayat Alkitab, doa, dan sesi tanya jawab. Pelayanan ini menjadi sarana penguatan iman, pertobatan, serta persiapan menyambut Natal 2026.

JRP Kembali Layani Warga Binaan di Rutan Pondok Bambu

Jehovah Rapha Paspampres kembali melayani 60 warga binaan Rutan Pondok Bambu melalui khotbah, pujian, doa, pembagian makanan, Alkitab, dan tuntunan Follow The Bible 2026. Pelayanan ini menjadi penguatan iman sekaligus persiapan Charity Clinic dan Health Talk pada November 2026.

JBC Fun Run 2026

Dengan semangat kebersamaan, JBC Fun Run 2026 digelar di Pasar Seni Ancol, Jakarta, pada 27 September 2026. Sebanyak 1.309 peserta dari sembilan wilayah Jakarta Banten Conference dan masyarakat umum mengikuti kategori lari 5 dan 7 kilometer.

Pelayanan JRP di Lapas Pondok Bambu

Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melayani 70 WBP di Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur, melalui pelayanan rohani bertema “Kuasa dan Misi”. Kegiatan ini juga disertai pembagian 70 lunch box sebagai wujud kepedulian dan kasih kepada para WBP.

GMAHK Distrik Medan Barat Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bersama Gereja Advent Bahasa Penang Malaysia

GMAHK Distrik Medan Barat bersama Gereja Advent Bahasa Penang mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis di Gereja Advent Maranatha Simalingkar. Melayani 100 peserta dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, serta konsultasi kesehatan dan gizi sebagai wujud kepedulian nyata kepada masyarakat.

Outreach Ministry Melayani Warga Binaan di Lapas Salemba

Outreach Ministry melayani 95 warga binaan di Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat, dengan khotbah “Kedatangan Tuhan”. Pelayanan ini memberikan penguatan iman, pengharapan akan kedatangan Tuhan, serta berkat jasmani melalui makan siang.

Outreach Ministry Kembali Melayani di TPU Pondok Kelapa

Outreach Ministry melayani sekitar 70 peserta di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan Firman tentang kasih Allah dan kisah Daud dan Goliat. Pelayanan ini memberikan penguatan rohani serta 70 nasi kotak sebagai wujud kasih dan kepedulian kepada sesama.

Korwil 2 DSKTi Lakukan Pawai Kesehatan di Kota Tebing Tinggi

Korwil 2 DSKTi menggelar Pawai Kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Tebing Tinggi. Kegiatan ini mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui edukasi, senam bersama, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi bahaya narkoba, serta pelayanan kepada masyarakat.

ARC Indonesia Salurkan Bantuan bagi Penyintas Gempa NTT

ARC Indonesia bersama GMAHK NTT menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi NTT pada 27 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan mendesak diperluas ke empat desa terdampak sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.