
UMAT YANG SISA
Jan 30, 2022, 10:10 AM
Ya Tuhan, apakah yang dimaksud dengan umat yang sisa?
Umat yang sisa artinya, umat yang tetap setia kepada Tuhan, sementara yang lain sudah berubah setia. Kata Yunani: το απομεινάρι (to apomeinári); the remnant; yang sisa atau yang lain. Umat sisa adalah sekelompok kecil orang dari banyaknya penduduk di seluruh dunia yang akan diselamatkan pada akhir zaman. Biasa disebut orang-orang pilihan atau orang-orang kudus.
“Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia" (Roma 11:5,6). Umat Sisa ini diselamatkan karena kasih karunia dan mereka akan masuk ke dalam kerajaan Sorga untuk bergabung dengan semua orang yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan; untuk menikmati kemuliaan ajaib yang telah disiapkan Tuhan bagi semua umat-Nya.
Ciri-ciri umat yang sisa (Wahyu 12:17):
Memiliki kesaksian atau beriman kepada Yesus. Pengikut Yesus Kristus yang sisa memiliki tabiat yang sama dengan yang dimiliki Yesus. Mereka memantulkan keyakinan Yesus yang kokoh kepada Allah dan juga otoritas Kitab Suci. Dan, Yohanes Kekasih mengatakan kesaksian Yesus adalah "Roh Nubuat" (Wah.19:10).
Menurut Hukum Allah. Khususnya sepuluh Sepuluh Hukum. Umat yang sisa itu, karena mengaku memiliki iman kepada Yesus Kristus, haruslah meneladani dan menurut hukum-Nya, termasuk hari Sabat. ”Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (1 Yohanes 2:6).
Kiranya kita sebagai pengikut-Nya di akhir zaman ini termasuk umat yang sisa, yang benar, beriman, dan menurut hukum Allah dengan setia, sehingga kita sedia dan siap masuk ke dalam kerajaan Allah.
Tuhan Yesus memberkati selalu
Temukan makna investasi kekal menurut Alkitab melalui iman, ketaatan, kesetiaan, dan kemurahan hati. Pelajari bagaimana setiap keputusan yang mengutamakan Tuhan menjadi harta di surga serta membawa berkat bagi kehidupan sekarang maupun kehidupan yang kekal.
Salib Kristus menjadi kuasa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pelajari mengapa pengorbanan Yesus di kayu salib membawa pendamaian, keselamatan, dan hidup baru, sekaligus menjadi pembeda antara mereka yang menerima dan menolak anugerah Allah.
Dialog antarumat beragama menjadi salah satu kunci menjaga persatuan Indonesia yang majemuk. Melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih dalam, masyarakat dapat membangun toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai.
Pelajari makna mendalam kayu aras, hisop, dan kain kirmizi dalam Bilangan 19. Ketiga simbol ini menunjuk kepada pengorbanan Yesus Kristus yang menyucikan, menebus, dan memberikan hidup kekal bagi manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.
Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.
Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.
Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.
Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.
Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.









