
IMAMAT YANG RAJANI
Kata imam diambil dari kata imamat, yang dalam bahasa Ibrani disebut "wayizra", yang berarti “Tuhan memanggil”. Kata Yunani παπάς (papás), "priest", artinya, imamat adalah orang-orang yang dipanggil Tuhan, untuk menjadi kerajaan imam (royal priesthood).
Jan 22, 2022, 11:09 AM
Ya Tuhan, kami ingin tahu apakah yang dimaksud dengan imamat yang rajani?
Adalah tugas imam: memimpin ibadah untuk menyembah Tuhan, mempersembahkan persembahan rohani, dan juga mengajarkan firman Tuhan kepada umat-umat-Nya, serta membawa orang lain kepada Tuhan.
Kata imam diambil dari kata imamat, yang dalam bahasa Ibrani disebut "wayizra", yang berarti “Tuhan memanggil”. Kata Yunani παπάς (papás), "priest", artinya, imamat adalah orang-orang yang dipanggil Tuhan, untuk menjadi kerajaan imam (royal priesthood).
Karena kita semua memiliki kedudukan yang sama, kita pun memiliki tugas dan panggilan yang sama dalam Tuhan. Sebagai imam, kita bertugas untuk membawa orang-orang di sekeliling kita mengenal Allah. Sebagai raja, kita memerintah bersama dengan Allah sampai kerajaan-Nya didirikan di atas bumi.
Sebab itu sebagai imam yang rajani, kita harus menggunakan peran kita di mana pun kita berada, di rumah, tempat bekerja, gereja, dll. Yaitu, dengan melayani Tuhan dengan setia, membangun rumah rohani, sebagai imamat yang kudus dan rajani, untuk mempersembahkan persembahan rohani, yang berkenaan kepada Allah (1 Petrus 2:5).
Tuhan Yesus memberkati selalu
Nasihat dan janji Allah bagi kita minggu ini:
(Keluaran 19:6) Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus.
(1 Petrus 2:9) Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, ... supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
(Wahyu 1:6) dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya.
(Wahyu 5:10) Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.
May 21, 2026
“BEJANA PEMBASUHAN” (Keluaran 30)
Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.
Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.
Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.
Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.
Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.
Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.
Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.
Menghadirkan damai dan pengharapan baru di hati melalui 7 pilihan lagu penuh makna. Setiap lagu mengangkat kisah pengorbanan dan kebangkitan Kristus, menjadi teman refleksi iman yang menenangkan serta memperkuat hubungan rohani dalam suasana penuh sukacita.
Niat baik sering dianggap cukup, tetapi kisah Uza dalam Alkitab membuktikan sebaliknya. Pelanggaran terhadap ketetapan Ilahi, meskipun terlihat sepele, tetap membawa konsekuensi serius. Temukan makna ketaatan sejati dan pelajaran rohani dari peristiwa ini.









