5 Tips Keluarga Dalam Menghadapi Tekanan Covid-19
10 Januari Tips Keluarga Selama Pandemic

5 Tips Keluarga Dalam Menghadapi Tekanan Covid-19

Oleh Willie dan Elaine OliverJan 10, 2022, 8:22 AM

Terlepas dari tekanan luar biasa yang mana pandemi telah bebankan dalam keluarga, ada hal-hal yang dapat dilakukan orang tua untuk menjaga diri mereka dan anak-anak mereka dalam hal kesehatan emosional selama masa ketidakstabilan dan ketidakpastian ini:

1. Tanyakan kepada anak-anak Anda apa yang mereka pikirkan dan dengarkan mereka. Bahkan jika mereka mengatakan hal-hal yang mungkin membuat Anda khawatir karena itu bisa saja benar, jangan gusar atau jangan biarkan itu terlihat di wajah Anda. Anak-anak Anda membutuhkan tempat yang aman untuk berbicara dan kesempatan untuk mengekspresikan perasaan mereka, dan tergantung kepada Anda untuk menyediakannya.

2. Tetapkan teladan yang ingin Anda ikuti di rumah Anda. Jaga diri Anda secara spiritual, fisik, emosional dan sosial. Habiskan waktu pribadi dengan Tuhan setiap hari, makan makanan bergizi, olahraga teratur, minum banyak air, dapatkan sinar matahari setiap hari jika memungkinkan, berlatih kesederhanaan, hirup udara segar secara teratur dengan berjalan di luar jika memungkinkan (dengan tetap menjaga jarak sosial), istirahat yang cukup setiap hari (mencoba tidur minimal 7,5 jam per malam), percaya pada janji Tuhan, berlatih berpikir positif, dan terhubung dengan teman dan orang yang dicintai secara teratur melalui sarana elektronik (e-mail, telepon, WhatsApp atau Zoom).

3. Berlatihlah menjadi sabar dan baik hati setiap hari (1 Korintus 13:4).

4. Hidup oleh buah Roh (Galatia 5:22, 23).

5. Berdoalah bersama anak-anak Anda secara teratur (adakan ibadah keluarga setiap hari). Biarkan pikiran Anda diarahkan kepada Tuhan yang telah berjanji tidak pernah meninggalkan Anda (Matius 28:20), untuk menjaga Anda dalam kedamaian yang sempurna (Yesaya 26:3) dan menyediakan semua kebutuhan Anda (Filipi 4:19).

Willie Oliver, sosiolog keluarga, konselor pastoral dan pendidik kehidupan keluarga yang bersertifikat, ia adalah direktur Pelayanan Rumah Tangga di General Conference GMAHK.

Elaine P. Oliver, seorang konselor profesional klinis berlisensi dan pendidik kehidupan keluarga yang bersertifikat, ia adalah wakil direktur Pelayanan Rumah Tangga di General Conference GMAHK.

“BEJANA PEMBASUHAN” (Keluaran 30)

Makna rohani bejana pembasuhan dalam Keluaran 30:17-21 mengajarkan pentingnya refleksi diri dan penyucian sebelum datang kepada Tuhan. Melalui simbol cermin dan air, kita diingatkan untuk hidup kudus, meninggalkan dosa, dan siap masuk hadirat-Nya.

“PELAJARAN DARI MASA DAN MERIBA” (Keluaran 17)

Renungan dari Keluaran 17 tentang Masa dan Meriba mengajarkan bahwa Tuhan selalu bertanggung jawab atas setiap perintah-Nya. Belajar dari sikap Israel dan Musa, kita diajak mengandalkan Tuhan sebagai Gunung Batu yang memberi pertolongan di tengah pergumulan hidup.

Manna dalam Keluaran 16: Pelajaran Hidup Secukupnya dan Iman di Tengah Kekurangan

Kisah manna dalam Keluaran 16 mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, keluhan manusia, dan prinsip hidup secukupnya. Di tengah keterbatasan, Tuhan membentuk iman, kepercayaan harian, serta disiplin rohani yang relevan bagi kehidupan modern saat ini.

Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Hasil Belajar Siswa

Manajemen waktu menjadi kunci penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mengatur waktu secara efektif, siswa dapat lebih disiplin, mengurangi stres, menghindari prokrastinasi, dan mencapai prestasi akademik yang lebih optimal.

Scroll Tanpa Henti: Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Mengganggu Kesehatan Mental

Scrolling tanpa henti di media sosial sering dianggap sepele, padahal dapat memengaruhi kesehatan mental. Kebiasaan ini memicu overthinking, kecemasan, digital burnout, hingga gangguan tidur. Kenali dampaknya dan mulai atur penggunaan gadget dengan lebih bijak.

Terafim dalam Kejadian 31: Arti, Fungsi, dan Pelajaran Iman dari Kisah Rahel

Terafim dalam Kejadian 31 menyimpan makna penting tentang iman dan kepercayaan. Mengapa Rahel mencuri berhala ini? Apakah karena takut atau berharap berkat? Pelajari arti terafim, fungsinya, serta pelajaran rohani tentang ketergantungan kepada Tuhan.

Membangun Toleransi Antar Agama: Pentingnya Menghindari Prasangka terhadap Perbedaan Keyakinan

Membangun toleransi antar agama menjadi kunci penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Dengan menghindari prasangka terhadap agama lain dan menghargai perbedaan keyakinan, tercipta hubungan yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.

SHEMA dan PEMAHAMAN TRINITAS berdasarkan Ulangan 6

Makna Shema dalam Ulangan 6:4 menegaskan keesaan Allah dalam Kekristenan. Pelajari hubungan monoteisme dan doktrin Trinitas berdasarkan Alkitab, dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, serta perkembangan pemahamannya dalam sejarah gereja.

7 Lagu Menyentuh Hati di Momen Paskah dan Refleksi Iman

Menghadirkan damai dan pengharapan baru di hati melalui 7 pilihan lagu penuh makna. Setiap lagu mengangkat kisah pengorbanan dan kebangkitan Kristus, menjadi teman refleksi iman yang menenangkan serta memperkuat hubungan rohani dalam suasana penuh sukacita.

Niat Baik Tapi Salah - Uza dan Pelajaran Ketaatan yang Sering Diabaikan

Niat baik sering dianggap cukup, tetapi kisah Uza dalam Alkitab membuktikan sebaliknya. Pelanggaran terhadap ketetapan Ilahi, meskipun terlihat sepele, tetap membawa konsekuensi serius. Temukan makna ketaatan sejati dan pelajaran rohani dari peristiwa ini.