Article

5 Tahun Berjalan, Sekolah Alam Peduli Kasih GMAHK Jemaat Cililitan di Kebon Nanas Jakarta Timur. Banyak Yang Terberkati

JAKARTA. Hopechannel.id ||   Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh Jemaat Cililitan adakan kegiatan  Sekolah Alam Peduli Kasih  Central Of Influence (COI) di Kebon Nanas, Cipinang Besar, Jakarta  Timur. 

 

Berdasarkan telusuran media, sekolah alam peduli kasih yang diadakan oleh GMAHK Jemaat Cililitan telah dilaksanakan  selama 5 tahun dan kegiatan tersebut dilakukan setiap minggunya.  Kegiatan yang dilakukan  adalah dengan mengajar kepada anak-anak berupa kursus bahasa Inggris, membaca dan  pendidikan karakter yang lainnya. 

 

 

Pdt Andesh Pram Saragih gembala jemaat GMAHK Jemaat Cililitan ditemui media di sela-sela kegiatan mengungkapkan bahwa dirinya berterimakasih kepada Hope Channel Indonesia  yang telah datang untk meliput kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh jemaat Cililitan. 

“Terima Kasih untuk hope channel  yang telah datang meliput kegiatan-kegiatan di jemaat Cililitan  dengan kegiatan-kegiatan yang diprogramkan dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan” Jelasnya. 

 

Melalui kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan , jemaat semakin kompak dalam pelayanan dilihat dengan banyaknya anggota jemaat yang turut bekerja  dengan penuh tanggung jawab. 

“Dengan kegiatan-kegiatan ini membuat jemaat semakin kompak dalam pelayanan  dan banyak yang turut bekerja dengan sosialisasi program untuk menempatkan  tanggung jawab-tanggung jawab di bidang pelayanan ini” Lanjutnya.

 

Dikatakan  pula bahwa dengan kehadiran Hope Channel Indonesia membuat anggota jemaat lebih terberkati dan semangat dalam pelayanan kepada masyarakat. 

“Hari ini dengan kehadiran hope channel  tentu ini lebih menyemangati semua  bahwa program ini disambut baik oleh masyarakat, oleh jemaat dan juga banyak  partisipan-partisipan yang terlibat dalam program ini  dan semua boleh  berjalan dengan baik” Jelasnya

 

Sebagai gembala jemaat dirinya berharap  pelayanan yang telah dilakukan  oleh jemaat adalah sebuah tanggung jawab yang Tuhan berikan untuk dikerjakan  dengan baik dan penuh dengan ketulusan.  Dirinya berharap juga bahwa masyarakat yang terlayani  kelak akan terbentuk karakter yang baik.  

“Kita melihat  bagaimana potensi dan tanggung jawab  yang Tuhan berikan  kita kerjakan dengan baik dan kita tulus melayani.  Dan harapan bagi masyarakat yang dilayani, kelak mereka juga tidak hanya terbentuk karakternya, harapan  kita juga mereka  boleh mengenal hal-hal yang baik dan benar  untuk kehidupan mereka kedepan.” Tutupnya. (**/red/tim.

Kembali ke daftar