Article

Pdt. Samuel Saw Jadi Wakil Sekretaris General Konferens dan Istrinya Direktur Pelayanan Anak-Anak General Konferens, Simak Di Sini

JAKARTA. Hopechannel.id || Sesi General Konferens ke-61 Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Sedunia baru saja memilih Pdt. Samuel Saw sebagai salah satu Wakil Sekretaris General Konferens, dan istrinya, Dr. Orathai Chureson sebagai Direktur Pelayanan Anak-Anak General Konferens.

 

General Konferens dalam sesi pleno memilih Pdt. Samuel Saw dan Dr. Chureson pada tanggal 8 Juni, yaitu hari kedua Sesi GC. Pdt. Samuel Saw, yang saat ini melayani sebagai Ketua Divisi Asia-Pasifik Selatan, mengatakan dia memiliki beban khusus untuk membagikan Injil kepada orang-orang yang belum terjangkau dalam divisinya. Divisi Asia-Pasifik Selatan mencakup 14 negara dan memiliki populasi lebih dari satu miliar tetapi hanya memiliki 1.3 juta anggota gereja.  Sedangkan istrinya, Dr. Chureson, saat ini menjabat sebagai direktur Pelayanan Anak-Anak di divisi sejak tahun 2010.

 

Pdt. Samuel Saw merupakan orang Myanmar pertama yang melayani sebagai Ketua  Divisi Asia Pasifik Selatan, menyatakan visinya untuk Divisi Asia-Pasifik Selatan adalah untuk memobilisasi, menyatukan, dan menggunakan sumber daya yang diberikan Allah dari kaum muda, profesional, anggota gereja umum, serta media dan teknologi untuk menyebarkan Injil.

 

Komite Pemilih pada 8 Juni 2022, menominasikan Pdt. Samuel Saw sebagai salah satu dari tujuh wakil sekretaris General Konferens. Nama lain yang terpilih adalah Wakil Ketua petahana, Hensley Moorooven; Wakil Sekretaris, Gerson Santos; Wakil Sekretaris, Claude Richly; Wakil Sekretaris Asosiasi untuk Adventist Mission, Gary Krause; Wakil Sekretaris untuk Adventist Volunteer Services, Elbert Kuhn; dan Wakil Sekretaris untuk International Personnel Resources and Services, Karen Porter.

 

Pdt. Samuel Saw yang telah menjabat sebagai Ketua Divisi sejak 2015,  pertama kali terpilih sebagai Sekretaris Eksekutif Divisi Asia  Pasifik Selatan pada tahun 2010. Sebelumnya, ia adalah sekretaris Misi Uni Asia Tenggara di Singapura. Karirnya sebagai pendeta dan administrator berawal di Thailand, melayani sebagai sekretaris eksekutif Adventist Mission Thailand (2002-08); direktur program Leadership Education and Development (LEAD) dari Adventist Mission Thailand (2006-08); direktur pemuda Adventist Mission Thailand (2002-04); pendeta dari Gereja Rumah Sakit Advent Bangkok (2000-02); dan koordinator pendeta untuk Seventh-Day Adventist English Language Schools di Thailand (1998-99).

 

Pdt. Samuel Saw lulus dengan gelar Doctor in Ministry dari Adventist International Institute of Advanced Studies di Filipina. Ia menerima gelar sarjana dan master dalam bidang agama dari Spicer Memorial College (sekarang Spicer Adventist University) di Pune, India, masing-masing pada tahun 1995 dan 1997.

 

Istrinya, Dr. Orathai (Saw) Chureson adalah direktur Pelayanan Anak-Anak and Adventist Ministerial Spouses di Divisi Asia Pasifik Selatan saat ini. Dia adalah seorang pendidik yang berspesialisasi dalam Kurikulum dan Pengajaran Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL). Dia bertugas dalam berbagai kapasitas sebagai guru sekolah dasar, instruktur tersier, juru tulis, pustakawan, dan penerjemah materi anak-anak. Sebagai istri pendeta, ia terlibat dalam berbagai peran kepemimpinan di gereja setempat. Dia berasal dari Thailand. Samuel dan Chureson dikaruniai dua orang anak, Amanda, dan Paul.

 

Enam tahun pengalaman Saw sebagai sekretaris eksekutif dan tujuh tahun sebagai Ketua Divisi Asia-Pasifik Selatan memberinya kesempatan “untuk mengamati dan mempelajari banyak hal yang akan membantu kepemimpinannya di masa depan di bawah bimbingan Roh Kudus," komentar Pendeta Ted Wilson, Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ke Tujuh sedunia yang baru terpilih kembali.

"Dia adalah pemimpin dan pelayan yang sangat rohaniawan, hormat, rendah hati, dan berfokus pada misi, yang akan Tuhan gunakan dengan luar biasa dalam tim Sekretariat GC," katanya.

 

"Dia perlu bersandar pada Kristus setiap saat dan mengklaim janji Tuhan dalam Yakobus 1:5 setiap hari, seperti yang saya coba lakukan juga,” katanya. Ayat itu berbunyi: "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, -- yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit --, maka hal itu akan diberikan kepadanya." (TB).

 

"Hanya melalui kebijaksanaan Tuhan kita dapat dengan rendah hati dan efektif bekerja," kata Wilson.

 

Selain itu, kata Wilson, Saw dan istrinya perlu memastikan bahwa jadwal mereka menyediakan waktu keluarga yang cukup. (**/red/Edward Rodriguez, Departemen Komunikasi SSD.

Kembali ke daftar